Primadona School

Primadona School
Zera


__ADS_3

Hari ini adalah hari terakhir bagi kelas 12 merayakan kelulusan di bali,namun Arlan,Ara,Sofi,Denian,Zidan,Revan dan Aldi,masih tetap berada di Bali karna Rendi belum ada izin untuk keluar rumah sakit.


Buat kalian ada yang bertanya kenapa tidak ada keluarga Rendi yang datang menjenguk?ya itu karena permintaan Rendi sendiri,ia tak mau kedua orang tua nya khawatir terhadap diri nya.


Siang ini Alan,Ara dan yang lain nya sudah berada di rumah sakit untuk menjenguk Rendi.


Arlan,Ara berada di dalam ruang inap Rendi,sedangkan yang lain nya menunggu di luar,karena mereka sudah di peringatkan oleh dokter bahwa tidak boleh terlalu ramai masuk ke dalam ruang inap,itu bisa menganggu kesembuhan Rendi.


Krekkk....


Suara pintu di buka dari luar menampil seseorang dokter dan satu orang perawat yang ingin mengecek keadaan Rendi.


Ara dan Arlan terkejut ketika melihat wajah dokter itu.


"Dia"gumam Ara pelan


Ya dokter itu adalah Zera,hari ini Zera di tugaskan menggantikan dokter Arsel(dokter sebelum nya) karena dokter Arsel sudah di pindah tugas kan ke luar negeri


"Maaf Tuan dan Nona bisa tunggu di luar sebentar"Ujar perawat itu sopan


Ara masih berdiam diri sambil mengamati Zera.


Dia udah jadi dokter?itu arti nya Arlan jauh lebih muda di bandingkan dia,apa mungkin dia seumuran sama Anya?tapi jika iya kenapa Arlan bisa menyukai nya sedangkan Anya?Arlan sangat membenci Anya,Oh tuhan tolong Ara,Ara benar benar bingung.Batin Ara


"Ra,ayo keluar"Kata Arlan membuyarkan lamunan Ara.


"Ah iya apa?"Tanya Ara gelagapan


"Maaf Nona silahkan kluar sebentar,biarkan dokter memeriksa keadaan pasien"perintah perawat itu dengan tersenyum


Ara hanya mengangguk patuh kemudian mengikuti Arlan


Ada apa dengan Ara?kenapa wajah Ara langsung masam ketika dokter itu masuk,seperti nya ada yang tidak beres.batin Rendi bertanya tanya


____________________


Di luar ruangan wajah Ara terlihat muram,Arlan yang menyadari wajah pacarnya yang muram,segera meraih tangan Ara,dan mengatakan


"Sayang dia hanya masalalu ku bukan masa depan ku,masa depan ku hanya kamu Ara,cuma kamu satu satunya dan aku berjanji aku ga akan hianatin kamu"Janji Arlan kepada Ara

__ADS_1


Wajah muram Ara langsung berubah menjadi secerah matahari:)


Arlan mengelus rambut Ara,kemudian mengecup sekilas pipi kanan Ara.


"Oyyy di sini ada orang!!"Teriak Zidan yang tak sengaja melihat adengan tersebut


"Mangka nya cari pacar jangan buat moment romantis orang kacau mulu!"Ujar Sofi kepada Zidan


"Mau nya sih gitu,tapi ya kalian tau sendiri lah,gue belum dapetin yang cocok"Jawab Zidan dengan wajah cemberut


"Alah bacot!!bilang aja kalo ga ada yang mau hahahaha"Hina Denian kepada Zidan


"Wah songong bener lo,mentang mentang cewek lo banyak lo bi-----"


"Kamu selingkuh yang!!"Sela Sofi


"Kalian berisik ih,kan Arlan jarang jarang romantis begini,gangguin tau!!"Ujar Ara cemberut


"Ra lo die-----"


Pertengkaran mereka terhenti karena Dokter sudah keluar dari ruangan.Zera mendekat kepada Ara.


"Saya minta maaf sama kamu atas apa yang telah terjadi kemarin,saya harap kamu tidak salah paham karena saya dan Arlan memang sudah sahabatan dari kecil,dan masalah hubungan kami dulu itu hanya sebuah cinta monyet,dan sekarang hanya kamu cinta yang benar benar pasti bagi Arlan,oke hanya itu yang saya ingin katakan saya pamit undur diri"Ujar Zera kemudian pergi begitu saja sambil tersenyum


"yaudah yu kita masuk"ajak Ara kepada mereka semua


"Emang boleh?"Tanya Revan kepada Ara


"Boleh bolehin"Kekeh Ara


"Sayang,kamu mau Rendi cepat sembuh kan?"Tanya Arlan lembut


Ara hanya menjawab dengan anggukan kepala


"Nah kalau gitu jenguk nya ganti gantian aja ya"Ujar Arlan kepada Ara


"Ya udah ganti gantian aja ya,biar Ara sama Arlan masuk dulu"Desis Ara


"Tadi kan kalian udah ra,gantian ya kita juga mau liat keadaan Rendi"Ucap Aldi

__ADS_1


Ara kemudian menatap Arlan,Arlan hanya mengangguk kan kepala kepada Ara.


"Ya udah kalian masuk aja dulu,oh iya Rendi belum makan siang,Aldi suapin Rendi ya atau Revan siapa aja deh"Titih Ara


"Perhatian banget sih"Hawa hawa kecemburuan sudah tampak terlihat jelas dari raut wajah Arlan.


Ya semenjak Rendi kecelakaan Ara menjadi sangat perhatian kepada Rendi,Ara perhatian seperti itu bukan karena dia menyukai Rendi atau gimana,tapi Ara hanya ingin menembus rasa bersalah nya kepada Rendi.


"Udah ga usah penuh drama dulu ya kalian berdua sekarang bukan waktu untuk cemburu cemburuan"Ujar Aldi


"iya,lo juga ra gue tau lo perhatian karena merasa bersalah kepada Rendi,tapi jangan sampai lo bagi perhatian antara pacar lo dan Rendi,dan lo juga Ar jangan mudah cemburu,inget rasa cemburu itu bisa jadi sebuah penghancur dalan suatu hubungan"Pidato Sofi panjang kali lebar


"Lah lo sok sok an nasehatin orang,tapi tadi aja gue bilang Denian banyak cewek lo cemburu yahahaha"Ejek Zidan kepada Sofi


Sofi hanya melototi Zidan,Zidan yang merasa di pelototi langsung diam,karena Zidan tau Sofi adalah sosok perempuan tergalak yang pernah ia temui.


*


*


Bab bab sebelum nya banyak yang Author perbarui ya,dan banyak tambahan kata,karena Author sering update kurang dari 1000 kata itu bisa mengurangi dan membuat susah naik level,tapi bagi yabg sudah terlanjur baca tidak usah baca ulang karena cerita nya sama saja,cuma banyak kata kata yang Author tambah kan


Dan Author mau mengucapkan banyak terimakasih kepada kalian yang sudah mendukung cerita primadona school ini,Author janji akan selalu sempatin update jika ada waktu luang.


Author juga minta maaf jika banyak kesalahan dalam penulisan atau banyak Typo,dan PUBI nya masih banyak yang salah,tapi Author akan selalu berusaha untuk memperbaiki nya


Cukup sekian,byeee


Oh iya satu lagi jangan lupa like,komen,dan vote ya sayang🤗


Dukungan kalian lah yang menjadi semangat Author untuk terus melanjutkan karya ini.


*


Follow ig ku ya:)


bagi yang mau aja,kalau ga mau sih gapapa Author ga maksa kok:)


__ADS_1


T-e-r-i-m-a-k-a-s-i-h;)


Sampai jumpa di part selanjut nya:)


__ADS_2