
**PRIMADONA SCHOOL
Happy Reading All:3**
Setelah selesai menyiapkan makanan untuk Rendi,Ara menyiapkan Rendi makan,membuat Arlan semakin cemburu saja,Karena rasa cemburu sudah menguasai Arlan,Arlan langsung keluar dari ruangan inap Rendi.
Sedangkan Ara??Ya Ara tetap menyuapi Rendi,kalian taulah Ara bukan gadis yang peka.
"Ra susul tu pacar Lo,Rendi udah gede bisa makan sendiri"Perintah Rendi kepada Ara
"Iya ra,Rendi biar gue yang suapin!"Pinta Zidan kepada Ara
"Biar kita berdua aja,kita gada kerjaan di sini,kalau kalian mau pulang mau lanjut ngerayain kelulusan kita gapapa"Tangkas Aldi
"Rendi biar Ara aja yang suapin,ini kan juga Rendi bisa jadi kayak gini gara gara Ara"Pinta Ara
"Ra,Gue tanya sama lo,kalau lo liat Arlan suapin cewek lain lo marah ga?!"Kini Sofi yang beralih berbicara kepada Ara,karena Sofi sudah tau betul sifat Ara yang keras kepala.
"Ara cemburu!!"Jawab Ara cepat
"Nah lo Cemburu kan,dan begitu juga dengan Arlan dia sekarang lagi cemburu,mendingan lo kejar Arlan gih"perintah Sofi kepada Ara
Ara hanya mengangguk kemudian menatap Rendi.
"Rendi minta suapin sama Aldi atau Revan aja ya"Ujar Ara kemudian keluar dari ruang inap Rendi,Rendi hanya mengangguk walau sebenarnya Rendi menyukai Ara,tapi Rendi tidak mau egois karena Ara bukan milik nya,tapi Ara milik Arlan,dan Rendi tidak pernah mempunyai niat sedikitpun untuk merebut Ara dari Arlan
Ara melihat di luar tidak ada Arlan,bahkan Ara mencari Arlan di sekitar rumah sakit tapi Ara tetap tidak menemukan Arlan,Arlan benar benar merasa bersalah kali ini!.
Ara ingin kembali lagi ke ruang inap Rendi,tapi sudut mata nya menangkap Arlan yang sedang berbicara kepada seseorang perempuan asing bagi Ara.
Ara tidak langsung ke sana melainkan mencari tempat yang tepat untuk menguping pembicaraan mereka.
"Arlan sekarang kamu inget kan sama aku?"Tanya perempuan itu
"Zera si cantik mana ada yang bisa lupain"Imbuh Arlan
"kamu masih inget aja kata kata aku dulu"sambung Zera
"Semua tentang kamu aku inget Ze,bahkan saat kita pacaran dulu,kamu masih yang terpengertian sampai sekarang"tambah Arlan sambil tertawa
Zera hanya terdiam,sedangkan Ara?Ya setetes Air bening keluar dari kelopak mata indah Ara,tapi Ara mengelap air mata nya kemudian menghampiri Arlan dan juga perempuan itu.
"Arlan"Panggil Ara,Ara menatap perempuan itu dengan sinis.
Arlan menoleh ke arah Ara dan juga dengan wanita itu menoleh ke arah Ara
"Dia siapa?"Tanya Ara tanpa basa basi masih dengan tatapan sinis
"Kenalin ra,ini Zera sahabat masa kecil aku"Ujar Arlan memperkenalkan Zera namun Arlan tidak memperkenalkan Ara kepada Zera
Zera mengulurkan tangan nya tapi Ara hanya diam tidak berniat membalas uluran tangan Zera.
"oh sahabat masa kecil"timpal Ara masih dengan tatapan sinis
__ADS_1
"kamu kenapa sih sayang?"Tanya Arlan
"Arlan tu yang kenapa,Arlan itu udah punya pacar jadi ga usah di inget yang lalu lalu,seperti Arlan masih inget waktu dia pacaran sama Arlan,bahkan Arlan bilang apa tadi,sampai sekarang dia yang paling pengertian?!jadi Ara ga pengertian gitu maksud Arlan ya!"Tanya Ara yang sudah di selimuti emosi.
Arlan diam sesaat kemudian menjawab.
"Ra,kamu apa apaan sih ini tu rumah sakit jangan buat keributan,aku bicara seperti itu kepada Zera hanya sebagai basa basi ga lebih,bahkan tadi kamu juga suap suap Rendi kan,kenapa sekarang kamu harus marah kalau aku dekat dengan wanita lain!"Hardik Arlan kepada Ara
Ara menggelengkan kepala nya dengan pipi yang telah berderai Air mata kemudian pergi meninggalkan Arlan.
"Arlan,kejar pacar kamu"Perintah Zera
"Udah Ze biarin aja dia udah biasa kek gitu"Jawab Arlan
"Arlan dia itu pacar kamu! sekarang aku tanya kamu pacaran sama dia udah berapa lama?"Tanya Zera
"Seminggu lagi 3Tahun Ze"Jawab Arlan
"Dia udah nemenin kamu selama 3 tahun ini Ar,ga lucu kalau kalian putus,mendingan sekarang kamu kejar pacar kamu oke!"Desis Zera
Arlan hanya mengangguk kemudian memencari Ara,Terutama Arlan mencari Ara di ruang inap Rendi tapi Arlan tidak dapat menemukan Ara di sana.
Perasaan khawatir sangat besar dalam diri Arlan,kemudian timbul ide dalam otak Arlan,Arlan melacak nomer Ara.
"Di Pantai"Gumam Arlan ketika mengetahui posisi Ara.
Dengan cepat Arlan berlari ke arah parkiran mobil dan melajukan mobil nya ke arah pantai jembaran.
Arlan melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi jadi hanya butuh waktu 8 menit untuk Arlan sampai ke sana,Arlan langsung turun dari mobil dan mencari Ara di sekitar pantai.
Dengan pelan pelan Arlan menghampiri Ara yang masih menangis.
"Ra"Panggil Arlan
Ara menoleh ke arah Arlan,tapi Ara tidak berniat menjawab sapaan Arlan,Ara kembali menatap pantai,tanpa memperdulikan Arlan.
"Ra maafin aku ra,aku tau aku salah ra,tapi jangan diemin aku seperti ini,ra aku mohon maafin aku"Sesal Arlan
"Ga ada yang perlu di maafin Arlan ga salah kok,Ara emang ga sepengertian mantan masa kecil Arlan"Terang Ara
"Ra,aku ga bermaksud gitu ra,ra aku mohon maafin aku"Pinta Arlan
"Maaf Arlan,Ara mau kembali ke Villa,Ara ngantuk"Elak Ara
"Ra jangan kek gini ra,kamu mau apa ra mau aku beliin coklat banyak banyak lagi atau Eskrim atau apa?"Tanya Arlan
"Ara mau Arlan pergi dari sini"Pinta Ara kepada Arlan
Arlan hanya bisa kembali meminta maaf kepada Ara,tidak ada hal lain yang bisa Arlan katakan kepada Ara selain maaf dan hanya maaf,tapi sampai detik ini Ara belum juga bisa memaafkan Arlan,karena hati Ara sudah terlanjur sakit.
*
*
__ADS_1
*
*
Hay para readers:)
Kali ini Author mau minta pendapat kalian lagi tentang part ini ya.
menurut kalian gimana?
Bagus?
sangat bagus?
B aja?
Menarik?
membosankan?
Banyak Typo?
kependekan?
kepanjangan?
Konfliknya itu itu aja?
berbelit?
bertele tele?
ga nyambung?
ga jelas?
Tolong di jawab ya,supaya nanti Author bisa tau juga letak kesalahan Author terimakasih😇
Jangan lupa like,komen dan Vote ya semua nya supaya Author makin semangat nulis nya,dan rajin update terus ya😊
Sekian terimakasih❤
__________
Bonus cast!!
ARABELLA VENDRATA(TZUYU)
ARLAN ZAFRAN(JAEMIN)
__ADS_1
ZERA AXELIUS(seulgi)