Promise Park Jimin

Promise Park Jimin
Sorry..


__ADS_3

06:45


Y/n terbangun..ia melihat jimin yang tertidur di sofa. Ia tak tau apa yang sedang terjadi, ia berjalan menuju kamar mandi namun kepalanya masih sakit. Kakinya lemas dia merasa akan jatuh namun ia tak bisa menahan tubuhnya sendiri agar tidak jatuh. Akhirnya..ya y/n terjatuh namun tak semudah itu jimin membantunya dan mecegahnya agar tidak terjatuh.


"Lepaskan!" Seru y/n berjalan ke kamar mandi


Y/n keluar dari kamar mandi. Ia kembali berbaring di ranjangnya..


"Untuk apa kau kesini?" Tanya y/n sambil memalingkan wajah dari jimin yang duduk di sebelah ranjangnya


"Y/n aku ingin menjelaskan apa yang terjadi antara aku dan Lily" kata Jimin


"Kau mencintai dia lagi? Iya? Tak ada yang perlu kau jelaskan pada ku" kata y/n


"Tolong dengarkan aku" kata jimin


"Aku memang lelaki br*ngs*k..aku membuat kau bersedih dan terluka separah ini" jimin mengacak-ngacak rambutnya


"Baiklah mungkin kau butuh waktu sendiri.." jimin beranjak dari kursinya


"Tunggu..apa yang terjadi?" Tanya y/n


Jimin menceritakan semuanya. Air mata jimin menetes sepanjang cerita ia terus meminta maaf dan menunduk. Ia merasa sangat bersalah dan ia merasa sangat sedih melihat kondisi y/n yang berbaring di ranjang rumah sakit.


"Jim..tatap aku jimm.." kata y/n


"Jimm.." kata y/n namun jimin tak kunjung menatapnya


"Dengarkan aku..aku minta maaf atas kesalah pahamanku" kata y/n mengelus kepala jimin

__ADS_1


"Jimin ayo angkat kepalamu tatap aku..jangan menangis lagi" kata y/n


"Aku memang laki-laki lemah..aku yang bersalah atas semuanya,hingga mengakibatkan gadis yang aku cintai terluka..pantaskah aku disebut sebagai lelaki?!..memang tak pantas.." jimin beranjak membentur-benturkan kepalanya ke dinding


"Jimin jangan lakukan hal bodoh!" Seru y/n mencoba bangun dari ranjangnya


Y/n hampir terjatuh..jimin kembali menangkapnya. Jimin dan y/n saling menatap..mereka berkomunikasi melalui tatapan..jimin kembali menahan air mata.


"Aku membuatmu kembali terluka..padahal kau baru saja menemukan kebahgiaanmu" kata jimin


"Tidak..aku yang salah..aku egois aku kira kau mencintai gadis lain..aku mencintaimu jim..bahkan aku sangat takut kehilanganmu" kata y/n memeluk jimin


"Kau memaafkan aku?" Tanya jimin membalas pelukan y/n


"Ya..mulai sekarang aku berjanji tak akan mengambil keputusan sendiri" kata y/n


"Aku berjanji tak akan meninggalkanmu" kata jimin


"Terimakasih y/n..aku mencintaimu" kata jimin sambil mencium kening y/n


"Baiklah kau istirahat di sini..aku akan mandi sebentar..aku sudah bawa baju ganti dan sudah ambil libur untuk beberapa hari" Kata jimin membaringkan y/n di ranjangnya


"Kau mengambil libur lagi?" Tanya y/n


Jimin bebas mengambil libur karena sekolah adalah milik keluarganya.


"Aku belum menceritakan padamu..bahwa sekolah itu milik keluargaku" kata jimin


"Ah..aku baru tau" kata y/n

__ADS_1


"Baiklah aku akan mandi" kata jimin


"Ingat kau bawa baju ke dalam jangan keluar tanpa baju!" Teriak y/n


(Jadi ceritanya rumah sakitnya megah..jadi kamar mandinya bagus buat mandi🤣)


Setelah mandi jimin membelikan makan untuk y/n mereka sarapan bersama dan senyum di wajah y/n kembali terpancar.


"Y/n dimana kalungmu?" tanya jimin


"Ambilkan di tas ku..aku melepasnya karena merasa sangat hancur kemarin, rencananya akan kuberikan pada Lily" kata y/n agak menyindir


"Jangan berikan kalung ini pada siapapun! termasuk Lily..dia bukan siapa-siapa. Dan aku tak ingin mendengar nama perempuan ****** itu lagi!" seru jimin


"Maaf" kata y/n menunduk


"Tak apa..jangan ingat dia lagi mendengar namanya saja aku sudah sangat kesal" kata jimin memakaikan kalung kepada y/n


"Jangan lepas kalung ini apa pun yang terjadi!" kata jimin mengelus kepala y/n


Capter 11 end--


.


.


.


.

__ADS_1


.


Salam dari istri jimin UWU🤭..luv u all🥺❤️!


__ADS_2