Promise Park Jimin

Promise Park Jimin
Mengakhiri


__ADS_3

"Tuan Prince! Saya kira anda orang baik ternyata anda sangat kejam!"


"Y/n, kau tahu aku mencintaimu, begitu tulus aku membantu mu sukses, saat kau bilang kau sedang menjaga hati untuk seseorang, aku menunggu sampai kau bisa mencintaiku,


aku pergi ke rumahmu, kau tidak ada rumahmu kosong lalu seseorang menghampiriku mengatakan bahwa kau menikah dan pergi bersama suamimu,"


"Lalu apa salahnya? Kau bos ku, aku sudah punya keluarga yang bahagia, seharusnya saat aku bahagia kau bisa merelakan aku! kau senang melihat aku menderita? Apa kau senang tuan prince?!"


"Itu susah untukku! Aku tidak bisa melihat lelaki lain yang melukis senyum di wajahmu!" Prince ingin mendekap y/n ke peluknya.


"Maaf tuan, tapi kau sangat egois. Aku muak aku ingin mengakhiri ini semua!" y/n menepis tangan prince dengan kasar.


"Tunjukan dimana suami dan temanku!" Y/n membentak


- - - - - - - - - - - - - - - - - -


Y/n berjalan mengikuti prince, betapa terkejutnya ia melihat suami dan temannya berlumuran darah, tubuh mereka terjerat rantai besi. Kakinya melemas, rasanya ia ingin membunuh anak buah prince termasuk prince sebagai atasan yang sangat kejam.


Ia tak berdaya, mencoba lari menuju suaminya dan melawan keinginan tubuhnya yang ingin jatuh tergeletak lemas. Ia ingin menguatkan diri, apa yang harus ia lakukan sekarang?


"Jimin-ahh.."


Tangis y/n pecah, kedua tangan menakup pipi suaminya yang masih berlumuran darah. Suaminya memberi senyuman lebar, mengelus kepala y/n dengan lembut dan berbisik.


"Pergilah, jaga anak-anak kita ambil alih perusahaan dan.."

__ADS_1


Jimin memberi y/n selembar kertas.


"Aku baru menyelesaikan proyek, sebuah cafe. Akan cocok dengan anak kecil dan kepridabian mu yang manis.."


Y/n menangis, memeluk jimin sangat erat, erat.


"Stt! Jangan berkata seperti itu, kau akan tetap bersama ku hingga tuhan memanggil kita harus tetap bersama"


Y/n mengeluarkan sesuatu dari tasnya, sebuah pistol.


-Flashback-


"Kak, bawa ini" jungkook menyodorkan sebuah kotak


"Apa?"


"Aku percaya padamu kak" Jungkook memasukan kotak tersebut ke dalam tas y/n


-Falshback end-


Y/n menatap Prince, matanya tampak penuh dendam, kali ini dia bukan y/n. Dia iblis.


Y/n mendorong prince dan mengikat prince dengan sabuk jimin.


"Aku akan mengurus anak buahmu, dude"

__ADS_1


Y/n berlari, menembak satu persatu anak buah prince tanpa meleset sekali pun. Tak ada lagi yang perlu di pendam, amarah, rasa sedih, dan dendamnya atas nama jimin. Bukan ia yang ingin menjadi iblis.


"You turn!" Y/n mendekati prince


Y/n menodong pistol tepat di kepala prince, Prince hanya tertawa. Benar-benar gila.


Prince berdiri, melepas ikatan di tangan dengan mudah, y/n hanya menatap.


Dengan cepat prince menembakan peluru ke arah jimin. Tertembak.


Pistol di tangan jatuh, tersenyum lebar ke arah y/n. Polisi berlari segera mengamankan prince yang tertembak di lengannya.


"Kakak!" Taehyung dan Jungkook berlari mereka datang tanpa istri mereka.


"Ja-jaga y/n dan calon ba-bayiku" jimin menutup matanya, lelah menahan nyeri di seluruh bagian tubuhnya.


- - - - - - - - - - - - - - - - - -


"Yeri dan Lisa hamil.." Taehyung mencairkan suasana.


"Benarkah? Selamat" Ucap y/n yang masih terlihat sangat cemas dengan keadaan suami dan temannya.


Dokter keluar dari ruangan.


"Bagaimana dok?"

__ADS_1


Bersambung----❤️


-Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan Bagi Yang Merayakan🐣❤️


__ADS_2