
Pagi hari
"Jimin?" y/n mencari jimin
Jimin tidak ada di samping y/n saat y/n membuka mata.
Pesan masuk di ponsel y/n:
"ini aku tuan.p jika kau ingin tau masalah apa yang terjadi biarkan jimin datang ke jalan** no**"
"siapa dia?" batin y/n
"Perasaan ku tidak enak apa jangan-jangan dia akan berbuat sesuatu yang tidak baik pada jimin?" gumam y/n
"Y/n..sarapan sudah siap" kata jimin yang sedang berada di dapur
"Ah..ternyata dia di dapur" gumam y/n
Setelah makan y/n membersihkan diri dan bicara bersama jimin.
"Maafkan aku, aku egois" kata y/n
__ADS_1
"Ahh..itu, aku merasa bersalah"
"Harusnya aku yang minta maaf padamu jimin" jawab y/n
"Ini salah kita berdua, kau tidak mendengar penjelasanku, dan aku yang lalai menjaga diri" kata jimin mengelus kepala y/n
-----------------------
Semua tampak baik-baik saja sekarang walau y/n masih sangat penasaran tentang apa yang terjadi. Ia masih sering berdiskusi bersama lily.
Tuan P juga tak pernah berhenti meneror rumah tangganya, bahkan janin yang baru berumur 3 bulan itu hampir saya dalam bahaya.
Y/n berusaha sangat waspada, mencoba menjaga keluarga kecilnya dan orang orang yang dia sayangi.
Hari ini jimin belum juga kembali, seharusnya ia kembali.
"Apa yang ia lakukan? belum kembali juga" y/n menghela nafas memandangi room chat, chat-nya sudah banyak namun tak kunjung dapat respon dari jimin.
Memutuskan untuk menemuinya di kantor, di umur kehamilan yang baru 3 bulan. Bergegas, menyiapkan segalanya dan mengunci pintu rumah. Y/n singgah ke rumah jungkook untuk meminta jungkook menjaga Miyo. Y/n memberi kunci rumahnya dan mempercayakan masalah miyo dan rumah pada jungkook.
"Aku akan mencari jimin" y/n segera bergegas.
Y/n sampai di kantor jimin mendapati surat di atas meja kerja jimin dan dengan bercak darah. Y/n terkejut melemas dan terjatuh.
__ADS_1
Surat: "Jika ingin melihat suamimu, temui aku di alamat yang aku berikan dan kau abaikan. Jadilah berani dan hadapi kegilaan cintaku saranghae"
"GILA! siapa orang ini?!" Sudah tentu orang ini laki laki, ah? mungkin perempuan? penyuka sesama jenis mungkin?.
Y/n melihat pesan itu kembali, alamat yang ia abaikan. Segera ia menyiapkan dirinya yang sedikit berantakan akibat terkejut.
---------------------
"Wah akhirnya kau datang"
"Tak ku sangka kau sangat kejam!" y/n menaikan nadanya di hadapan lelaki yang merupakan biang dari segala masalah yang y/n dapat.
"Kau terkejut? mau lihat bagaimana aku menyiksa suamimu yang selalu memanggil nama mu itu? mau lihat bagaimana aku menyiksa teman yang ingin membantu mu membuktikan bahwa aku bersalah?" lelaki itu duduk tanpa rasa berdosa dan mengatakan mencintai y/n berkali-kali
"Aku hanya mencintai jimin, hanya JIMIN!" Y/n sengaja menekan kata jimin
"Tunjukan dimana kau membekap suami dan temanku! Aku tak akan diam saja mengetahui orang bermuka dua seperti mu menyiksa orang yang aku sayangi!" y/n kembali menaikan nada bicaranya itu.
--Bersambung💜
Maaf ya author lagi banya tugas tau lah, belajar online juga ngebosenin:)
Maaf bakal lambat up terus, besok kalau ada waktu pasti up lagi:)
__ADS_1