
Hai semua!
Happy Reading Al
...****************...
"Hmm tanggung! Patahin aja kali yah tulangnya"santaiken
"Woyy lepasin ga!"teriak jovial.
Dan kenpun melepaskan jovial untuk kali ini tetapi entah kalo lain kali.
"Makanya tuan! Saring dulu sebelum sering!"celetuk rio
"Lahh serah gue dong mulut-mulut gue!"sewot jovial
Sedangkan leo peria itu hanya diam memperhatikan pertengkaran sahabatnya itu.ia memang penasara akan sosok asya dikehidupan ken namun ia memilih dia saja mungkin ia akan menanyakannya dilain waktu.
"Yaudah sekarang lo ikut gue"pinta ken
"Kekuburan!"jawab ken asal
"Ekhhh bus3**! Ngapai kekuburan?"tanya jovial
"Udah jangan banyak omong sekarang lo ikut gue kemansion peribadi gue buat minta maaf ma asya"ucap ken panjang namun terkesan dingin
"Oh ga lain kali aja gitu?"tanya jovial
"Ga ada!"singkat ken
"Gue boleh ikut ga?"tanya leo
"Boleh!"jawab ken.
"Kami juga pengen ikut tuan"teriak gio dan rio
"Hmmm"dehem ken.
Merekapun pergi kemansio peribadi ken.
Skip....
Sampai mansion terlihat lah sosok seorang gadis cantik yang mennyambut kedatangan mereka semua.
"Kak kenn!"teriaknya berlari kearah ken lalu m3m3luk ken dengan erat.
"Hikss...Hiksss...kenapa kaka ninggalin asya sendirian?"tanya gadis itu sambil menangis dipelukan ken
"Maaf ya cantik.... Kaka tadi ada urusan jadi kaka ninggalin kamu sekarang cantiknya ken jangan nangis lagi ya nanti cantiknya ilang loh"ucap ken sambil terkekeh .
Semua orang yang melihatnyapun merasa ngeri akan tingkah laku seorang mafia itu.
__ADS_1
"G1la! Ternyata tuh es batu bisa senyum dan lembut juga sihh"gumam jovial
"Vial sini lo!"panggil ken dengan nada dinginnya.
"Apaan"sahut jovial
"Cepat minta maaf sama asya"pinta ken.
Jovial melihat kearah asya yang menatapnya dengan tatapan polos .
"Nj1rrr imut banget"batin jovial berteriak
"Inget dia milik ken vial nanti ketauan ma pawangnya habis hidupmu"author ai
"Maaf thor lupa"..
.
.
.
"Hmm maaf ya tadi saya telah merendahkan mu tadi"tulus jovial
"Maafin yah"
"Hmm gimana yahh...."ucap asya sambil mengetuk-ngetuk dagunya dengan jari teunjuknya seakan dia berpikir lalu
"Hah? Kok gitu sihhh maafin yahh plisss nanti kaka kasih apa yang kamu mau asal maafin yah"bujuk jovial
"Yang bener om?"tanya asya seakan ta percaya kepada jovial
"Iya,bener apapun yang kamu mau"ucap jovial
"Asalkan kamu mau memaafkan saya"lanjut jovial sedikit melirik ken yang sedang dipeluk oleh asya
"Karna kalo kamu ga mau maafin saya,maka saya tidak akan tau nasib saya kedepannya"ucapnya dalam hati
"Oh ya om juga bawain kamu bunga mau ga?"tanya jovial.
Yahh sebelum mereka pergi kemansion ken mereka sempat berbelanja dulu.
"Bunga?"ulang asya
"Iya satu buket bunga harum buat asya cantik ucapnya sambil memberika buket bunga.
"Wahh cantik bangett!"puji asya
"Makasih om ganteng,ok kalo gitu asya maafin"ucap asya girang karna mendapat buket bunga dari jovial karna menurut asya jovial itu tampan.
"Iya sama-sama"balas jovial tersenyum ramah
__ADS_1
"Om kalo senyum Tampan ya kaya pengeran"puji asya dengan polosnya
"Apa kamu bilang dia ganteng"perotes ken dengan nada ketus.
Asya hanya mengangguk polos saja.ya memang benar jovial itu masuk kategori cogan.
"Coba kaka tanya siapa yang lebih tampan kaka apa dia?"tanya ken sambil menujuk jovial
"Pasti gue dongg"pede jovial.
Leo yang mendengarnyapun memutar bola mata malas.
"Kaka yang disana lebih tampan"tujuk asya kearah leo rio dan gio
"Apalagi yang pake baju serba hitam plus dengan kacamata hitamnya,pokonya mereka tampan banget"tambah asya
"Terimakasih atas pujiannya nona"balas rio gio
"Sama-sama"balas asya.
Mendengar asya memuji gio dan rio membuat ken sedikit tersulut emosinya.ken menatap gio dan rio tajam seperti singa buas yang sedang lapar gio dan rio yang sadar akan tersebut memilih berpamitan pergi saja karna jika mereka berlama lama disana mereka takut hal buruk akan terjadi pada mereka berdua.
"Hmm tuan nona kalo begitu kami pamit dulu ya soalnya masih ada sedikit urusan"pamit gio sopan
"Hmm"dehem ketiga cowok yang dipangil tua sedangkan asya gadis itu malah menjawab
"Yahh kok giti sihh padahal asya belum kenalan sama kaka coga"ucap asya cemberut
"Lain kali saja nona"balas rio ramah
"Kalo begitu permisi tuan nona"
"Kaka ganteng hati-hati ya dijalan jangan ngebut bahaya!"peringat asya sedikit berteriak
"Baik nona!"balas keduannya
"Dadahhh kak!.......
.
.
.
.
.
.
Dahlah ga ada yang baca!
__ADS_1