Pshycopat Milik Ku!

Pshycopat Milik Ku!
08


__ADS_3

Note: Jangan bosan buat karya ai yang membosankan ini and makasih buat yang udah ngedukung aku


.


.


.


.


Happy ReadingšŸ„€


Setelah membacanya leopun bergegas pulang kemansionnya untuk memastikan bahwa gadisnya itu tidak kabut ralat lebih tepatnya tawanannya.


...****************...


Setelah mengantarkan jovial kenpun langsung pergi menuju suatu tempat yang tidak diketahui orang lain hanya ia dan beberapa orang saja yang mengetahuinya.


Setelah ia sampai di tempat yang ia tuju ia di sambut oleh beberapa bodyguard yang bekerja ditempatnya itu.


"Selamat siang tuan"sapa semua bodyguard sambil menunduk hormat kepada ken


"Hemm"ken hanya membalasnya dengan sebuah deheman saja


"Apakah dia membuat masalah"tanya dingin ken


"Tidak tuan hanya saja tadi nona muda....."ucap salah satu bodyguard.


Bodyguard itu sedikit ragu untuk mengatakan hal tersebut ,dan nama bodyguard itu angga.


"Kenapa dengan dia?"tanya ken tegas nan dingin


"KATAKAN!!"sentak ken


"Maaf tuan! Tadi nona berusaha kabur namun kami berhasil mencegahnya"Jelas anda sambil menunduk hormat


"Ternyata gadia itu cukup nakal dan pembangkang yahh"gumam ken langsung masuk kedalam mansion peribadi miliknya.


"Bi....!"Teriak ken memanggil kepala maid yang berada disana.

__ADS_1


"Iya Tuan muda ada apa?"jawab kepala maid disana yang bernama sumi


"Dimana gadis itu!"tanya ken sedikit lembut namun tetap tegas


"Dia ada didalam kamarmu nak"balas bisumi tak kalah lembut.


Ken mengangguk lalu ia pergi kekamarnya.


Setelah sampai kenpun masuk kekamarnya dan terlihatlah gadis cantik yang sedang melamun dengan air mata yang terus mengalir membasahu pipi mulusnya.


"Kenap hmm?"tanya ken lembut.


Namun bagi gadis tersebut suara itu sangatlah mengerikan baginya.


Sang empu yang mendengarnyapun langsung menjawab.


"Aku ingin pulang"seru gadis tersebut sambil berlinang air mata


"Pulang?"ken mengulangi kata kata gadis tersebut sambil terus membelai rambut sang gdis


"Pulang kemana baby bukannya ini rumahmu?"tanyaken


Ken tidak membalas ucapan gadis itu,ia terus membelai rambut sang gadis sambil sesekali menciumnya.


"Apa kau sudah makan baby?"tanya ken dan dijawab dengan gelengan sang gadis


"Kenapa,apa kau tak suka dengan makanannya?"tanya ken lagi


Gadis itu menggelng kembali tanpa ingin mengeluarkan suara sedikit pun.


"Lalu kenapa kau tidak memakannya hmm?".


Gadis itu tetap tak menjawab pertanyaan dari ken ,ken yang mulai jengah pun mencekram dagu sang gadis dan mengangkatnya agar sang gadis menatap ken.


"Hei lihat aku!"pinta ken sambil mendongakkan sang gadis


"Kenapa kau tak menjawab pertanyaan dari ku baby?".


Gadis itu menggeleng kembali.

__ADS_1


"Kenapa kau tak bicara hah!! Apa kau b1sv hah?"ucap ken mencekram kuat dagu sang gadis.


Sampai sang empu yang dicekram pun meringis kesakitan.


"Apakah sakit baby?"tanyanya.


Gadis itu tetap sama ia diam tak mengeluarkan suaranya hanya ada isakan kecil dari mulut sang gadis.


"Jawab!!"bentak ken yang sudah habis kesabarannya.


Karna tidak ingin emosinya semakin meluap ken pun menghempaskan cengkramannya dan menyuruh sang gadis untuk tidur.


"Tidur lah baby!...."ken berusaha lembur kepada gadisnya.


Sebelum ia keluar dari kamar ia kembali berucap sambil membalikan badanya sebentar.


"Dan ingat kau tak pernah bisa pergi ataupun keluar dari sini,karna bibi mu sudah menjualmu padaku Jadi kamu milik ku seorang"ucap ken dingin dan diiringi seringai.


Setelah mengatakannya kenpun keluar dan langsung mengunci kamar itu dari luar.


Setelah ken pergi gadis tersebit menangis sambil memeluk lututnya,seluruh tvbvhnya gemetar.


"Kenapa nasibku seperti ini,ayah bunda aku ingin pulang,Jemputlah anakmu ini"gumamnya sambil sesenggukan.


Sedangkan ditempat lain seorang gadis sedang berpikir sambil mondar mandir tak jelas.


"Gimana caranya aku bisa keluar dari tempat ini"ucapnya sambil mengwtik-ngetuk dagu dengan jari telunjuknya.


Ia terus berpikir namun naasnya bukannya ia mendapat swbuah ide ia malah pusing sendiri.


"Akhhhh. Sudahlah aku pusing!"


.


.


.


.

__ADS_1


Sampai sini dulu babay


__ADS_2