
Happy Reading Al🥀
.
.
.
"Emhh maaf tuan ada apa tuan memanggil kita kesini tanya gio dan rio bersamaan
"Duduk"perintah keo dengan nada dingin.
Keduannya menurut saja mereka duduk bergadapan dengan leo
"Saya tugaskan kalian berdua buat jagain gadis itu kepada kalian berdua jika saat saya tidak ada didekatnya dan jangan biarkan siapapun melukainya atau membuat dia menangis bahkan tidak boleh lecet sedikitpun,jika sedikit saja ia lecet atau terluka maka kepala kalian bayarannya"dingin leo sambil tersenyum smrik.
Membuat keduannya menelan salivan kasar.
"Karna hanya saya yang boleh membuat dia menangis menderita dan kesakitan"lanjut leo dalam hati sambil tersenyum smrik
"Baik tuan!"ucap keduanya
"Hhmm"dehem leo
"Kalo begitu kalian kembali dan panggilkan semua maid dan bodyguard ,suruh mereka berkumpul diaula utama dan tidak terkecuali"perintahnya dan langsung berdiri dari duduknya.
"setelah semuannya terkumpul panggil saya ,saya mau kekamar dulu mengecek keadaan dia"ucap leo sambil beranjak pergi namun ia kembali berbalik lagi sambil mengatakan.
"Jika ken mengirimkan sesuatu maka cek dan bacalah"perintahnya sebelum melanjutkan langkahnya.
__ADS_1
Setelah kepergian leo kedua bodyguard tersebutpun keluar dari ruangan itu dan langsung menjalankan tugas mereka.
...........
Saat ini seorang gadis baru saja bangun dari pinsannya,ia merasakan kepalanya yang sakit dan sangat pusing.
"Ini dimana terus ini kamar siapa?"tanyanya kepada diri sendiri sambil memegangi kepalanya yang berdenyut.
Namun ada seseorang Saat ini seorang gadis baru saja bangun dari pinsannya,ia merasakan kepalanya yang sakit dan sangat pusing.
"Ini dimana terus ini kamar siapa?"tanyanya kepada diri sendiri sambil memegangi kepalanya yang berdenyut.
Namun ada seseorang yang menjawab pertanyaan tadi.
"Kau sedang berada dimansionku,terus ini kamarku"Jawab seseorang dari arah pintu iapun masuk kedalam kamar
"Kamu siapa?"tanya gadis itu.
"Kau!"teriak sang gadis yang tak lain adalah mia
"Jangan mendekat!"titah mia setengah berteriak
"Why!"kata leo sambil terus mendekat.
Leo terus mendekat dan mia terus mundur sampai punggunya mentok didingding mia bingung,kali ini ia tak bisa mundur lagi dan juga lari apalagi sekarang leo sudah mengunci pergerakannya dengan kedua tangan yang diletakan kedingding.
Leo terus mengikis jarak diantara mereka berdua sampai nafasnya bisa dirasakan oleh mia sedangkan mia yang merasakannya menahan nafasnya sendiri dan memalingkan wajahnya kesamping,leo yang melihat hal tersebut angsung mencekram dagu mia agar mia menatapnya"Tatap saya"pinta leo dengan nada dingin
Namu Mia masih saja menunduk takut lalu menggeleng pelan
__ADS_1
"Saya bilang tatap saya!!"kali ini leo sedikit meninggikan suaranya.
Tapi posisi mia tetap sama tidak berubah sedikitpun.
"Apa kau tul1!"sentak leo
"Saya ulangi sekali lagi TATAP SAYA!!"bentak leo sambil menekan kata-kata terakhirnya.
"Ti..dak..tu..an"mia gemetaran
"Jangan membantah saya nona!!"sentak leo
"Kau tau saya tak suka dibantah!"jelasnya dengan nada tinggi
"Sa..kit..tuan..le..pas"ucap mia terbata bata
"Aww"ringisnya dan langsung memegangi kepalanya yang semakin pusing dan sakit.
Leo mengangkatkan sebelah alisnya meminta penjelasan apa yang terjadi dengannya namu sang empu yang diminta pejelasan terus memegangi kepalanya yang semakin sakit ,leo yang jengah dengan itupun mendekatkan wajahnya kewajah mia dan terasalah nafas tak beraturan milik mia membuat leo sedikit bingung akan kondisi gadis itu ditengah kebingungannya ia terus mendekatkan wajahnya dan.........
.
.
.
Sampai sini dulu ya.
Bonus!
__ADS_1
Damia Alletha Keano