Pshycopat Milik Ku!

Pshycopat Milik Ku!
Flashback 02


__ADS_3

Maaf baru upp sekarang moga suka


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Happy Reading Al!...


...----------------...


Bughkkk......


"Awww sakit"lirih asya yang tak sengaja menabrak dada seorang pemuda.


"Apa kau punya mata hah!"sentak bodyguard peria tersebut sambil maju untuk memberi pelajar kepada asya.


Namun aksinya dihentikan oleh tuannya dengan mengangkatkan tangannya mengisyaratkan agar bodyguard itu berhenti.


"Apa kau baik-baik saja nona"ucapnya ramah


"Sa..ya ba..ba..ik saja tuan"jawabnya gugup


"Santai saja nona jangan gugup seperti itu"ucapnya sambil terkekeh.


Hal itu mampu membuat beberapa bodyguard dan juga rekan bisnis dia melongo tak percaya.


"Bangunlah"pinta sang peria sambil mengulurkan tangannya.


Dan disambut hangat oleh asya.


"Terimakasih"ucap asya tersenyum cangung


"Kalo boleh tau siapa namamu nona?"tanya ken


"Nama ku asya tuan"jawab asya sambil menundukan kepalanya


"Nama lengkapmu maksud saya"ucap peria itu lagi dan disabut dwngan kata oh dari mulut asya

__ADS_1


"Nama lengkapku Anasya siela Alstar tuan"jawabnya sambil tersenyum canggung.


Semua orang tercengang saat mendengar marga keluarga sang gadis.


"Apa orangtuamu bernama Gabriel Alstar dan ibumu berna Aselli Alstar?"tanya salah satu rekan bisnis sang peria.


Dan mendapat anggukan dari gadis yaitu asya.


"Lalu kenapa anda berada ditempat seperti ini nona muda?"tanya yang lainnya


"Asya dibawa sama tante asya kesini"terang asya


"Maksud anda anda tinggal bersama tante tiri anda lalu kedua orang tua anda dimana?"tanyanya lagi.


Tiba-tiba asya menangis hal itu mampu membuat mereka heran akan tingkah asya.


"Hiks..hiks...mamy sama papy asya kecelakan terus mereka koma mereka dirawat diliar negri jadi asya tinggal sama tante lusi"jawabnya sambil terisak kecil


"Kami turun perihatin nona"ucap mereka menatap iba kepada asya.


"Heyy gadis s1alan kenap kau pergi meninggalkan peria itu hah!"sentaknya.


Asya yang mengenal suara itupun ketakutan badannya bergetar hebat.


"Tolong.... Tolong asya om"pinta asya kepada peria yang tak sengaja ia tabrak tadi.


Sang peria yang melihat hal tersebutpun langsung menyembunyikan asya dibalik pungung kekarnya.


"Sini kau gadis pembangkang"lusi menarik tangan asya kasar


"Ikut saya sekarang!"bentak lusi


"Tan..te lepasin! sakit..."lirihnya


"Jangan harap sekarang kembali kekamar tadi jika tidak kau akan mendapatkan akibatnya"ancamnya


"Nona lusi jadi ini sikap anda kepada anak kedua tuan gabriel"tanyanya

__ADS_1


"Itu bukan urusan anda tuan"ucap lusi.


Semua orang menggeleng ta percaya akan sikap asli lusi yang berbeda balik dengan sikap yang dirumor kan.


"Apa anda menjual gadis ini nona?"tanya peria tadi


"Yah karna dia sudah tidak berguna lagi"ujar lusi santai


"Bagai mana kalo saya saja yang membekinya?"ujarnya dingin nan datar.


Asya yang melihat perubahan ekspresi dari peria yang ia tabrakpun serikit tercengang akan hal tersebut.


"Hmmm biasa saja,hanya harganya sedikit mahal apa anda sanggup membayarnya tuan muda"sinis lusi lalu tersenyum remeh


"Hhmm baiklah berapapun akan saya bayar"ujarnya santai


"Bagai mana nona lusi yang terhormat"tanya pemuda itu


"Siapa kau ini sebenarnya"tanya lusi


"Nama saya kenzie pewaris tunggal keluarga oliver dan bernama lengkap Kenzie Etson Oliver"jelas ken dingin nan datar


"Ck. Pantas saja sombong"lusi berdecak


"Kalo benar begitu saya akan menjualnya dengan harga tinggi"ucap lusi


"Silahkan".........


.


.


.


.


Segini dulu ya lain kali aku up lagi bay chagiya!

__ADS_1


__ADS_2