
***Happy Reading Al🥀***
.
.
.
.
Bugkhh
Gadis itu jatuh pingsan didepan leo untung leo sigap langsung memeluk mia karna mia terjatuh tepat didepan dada leo.
"Sial!"leo mengumpat
"Kenapa dia pake pingsan segala sih"dumel leo
"Nyusahin aja"cerca leo
Entah kenapa setelah ia bertemu dengan mia ia jadi banyak bicara seperti ini padahal dia termasuk orang pendiam.
Leo pun menggendong mia ala Bridal style lalu meletakkan mia di king sazenya.
Leopun menelepon dokter peribadinya yang tak lain adalah sahabatnya juga.
"Halo sam kamu kemansion saya sekarang juga!"perintahnya dengan nada dingin khasnya.
"Kenapa ,apa anda sakit tuan muda raymond,sehingga menyuruh saya malam-malam begini untuk kerumah anda"tanya samuel dengan nada menyebalkannya.
Pasalnya sahabatnya itu menyuruhnya datang kerumahnya sedangkan sekarang jam menujukan pukul 23.30 yang berarti ia sedang beristirahat.
"saya tidak sakit"jelas leo
"Lalu siapa yang sakit sehingga anda menghubungi saya jam segini"samuel berusaha sabar menghadapi kulkas berjalan yang satu ini
"Sudah anda jangan banyak bicara sekarang juga anda kesini!!"tekan leo dingin
"Jika saya tidak mau tuan memangnya apa yang akan anda lakukan?"tantang samuel dengan nada mengejek
"Jika anda tidak kesini saat ini juga maka anda akan kehilangan jabatan dan kepala anda sekaligus"ancam leo menyeringai di sebrang telepon.
Samuel langsung menelan ludahnya susah payah karna mendengar ancaman dari leo karna dia tau sekali leo Berbicara seperti itu Maka itu akan terjadi.
"Oke,gue kesana kesakarang juga!"balas samue cepat.
Itulah mereka kadang menggunakan bahasa formal kadang juga tidak.
"Good!"puji leo dan langsung mematikan sambungan telepon secara sepihak.
"S1alan lu leo! Ganggu orang istirahat aja"dumelnya didalam mobil dengan ekspresi penuh kekesalan.
Dan saat ini leo hanya memandangi wajah mia yang terlihat agak sedikit pucat namun tetap damai.
Tapi aktifitas itu terhenti ketika gio memanggilnya.
__ADS_1
"Tuan! Apakah anda ada didalam"panggil gio setengah berteriak dari luar kamar itu.
"Hmm"dehem leo lalu ia membuka pintu
"Maaf mengganggu,tuan semuanya sudah berkumpul
"Bagus!,tapi apakah ken sudah mengirim sesuatu?"tanya leo dingin
"Sudah tuan"jawabnya sopan
"Oke,sekarang kamu turun saja duluan nanti saya akan menyusul kalian"jelas leo dengan wajah datar.
Setelah gio pergi dari sana leo kembali kwdalam kamar sebentar,setelahnya ia keluar dan pergi menyul bodyguardnya itu.Saat leo sudah sampai disana semua bodyguard dan maid menunduk hormat kearahnya.
"Malam tuan"sapa semuanya dengan sopan.
Dan dibalas anggukan oleh leo.
Leopun langsung duduk dikursi kebesarannya setelah memastikan leo dusuk riopun menjelaskan sesuatu.
"Kalian liat bukan tadi tuan membawa seorang gadis?.."tanya rio dan semuannya mengangguk mengiakan
"Mulai saat ini kalian harus memanggilnya nyonya muda atau nona karna mulai saat ini dai adalah nyonya muda dari kelaurga RAYMOND!"lanjutnya sambil menekan kata-kata akhir
"Dan kalian harus melayaninya seperti kalian melayani tuan muda leo"timpal gio
"Jangan pernah ada yang berani mengusiknya atau menyakitinya kalo saja ada maka orang itu akan berhadapan langsung dengan kami berdua jika tiadak dengan kami maka akan berhadapan dwngan tuan muda leo!"jelas gio terkesan seram mungkin
"Dan satu hal lagi nyonya muda kita bernama Damia Alletha Keano!"seru gio
Setelahnya leo langsung berdiri dan menyampaikan sesuatu.
"Disini saya cuma mau berpesan sedikit pada kalian"jelas leo dengan aura dingin dan mengerikan miliknya
"Jangan pernah kalian mengusik atau menyakitinya secara fisik maupun lisan jika ada maka bersiaplah untuk berhadapan dengan saya"dingin leo
"Kalian boleh bubar dan lakukan hal yang seharusnya kalian lakukan"perintah leo
"Baik tuan!"sahut semuanya bersamaan.
Merekapun langsung bubar tanpa terkecuali,ada yang heran,bingung,bahagia namun beda halnya dengan liana maid muda itu terus mengumpat dalam hati akan kehadiran gadis itu.
"Apasih sepesialnya sidamia ith cantik kagak jelek iya"monolognya smabil menggerutu tak jelas.
.........
Samuelpun tiba dimansion leo kehadirannya disambut hangat oleh para pekerja leo,sedangkan yang disambut hanya tersenyum ramah membuat para maid salting karnanya.
"Akhhh sebyuman tuan sanuel manis banget!!"teriak salah seorang maid muda
"Iya bahkan menisnya melebihi madu"sahut yang lainnya.
"Ehmm btw tuan samuel ngapain malem-malem datang kesini memangnya siapa yang sakit?"
"Ga tau "
__ADS_1
"Mungkin buat meriksa nyonya muda kali ya"
"Hmm bisa jadi sih"
"Oh iya kan tadi nona digendong sama tuan dalam keadaan tak sadarkan diri ya"
"Udah akh mending kita istirahat aja yuk"
"Yuk!"balas yang lainnya.
Samuel yang mendengarnyapun mengerutkan keningnya bingung.siapa yang dipanggil nyonya muda apakah adik leo atau bukan.
"Malam tuan muda"sapa samuel dengan senyum ramahnya
"Ikut saya sekarang juga!"Pinta leo.
Samuelpun mengikuti langkah leo yang masuk kedalam kamar,dan terlihatlah sosok gadis cantik yang terbaeing lemas disana.
Samuel yang melihatnyapun bingung ia mengangkatkan alisnya sebelah.
"Dia siapa?,Hubungannya sama kamu apa?,terus dia kenapa? Dan juga siapanya kamu?"samuel bertanya beruntun tanpa jeda
"Sejak kapan peropesi anda berganti menjadi reporther tuan muda sam"ucap leo tersenyum sinis kearah samuel.
Samuelpun yang mendengarnyapun seketika bumkam mukut.
"Jangan banyak bicara cepat periksa dia!"titah leo dengan tegas dan dingin
"Tidak sabaran sekali sih"dumel samuel
"Bagai mana keadaanya?"tanya leo dingin.
Namun entah kenapa hatinya tidak terlalu tenang ,entah kenapa itu ia juga baru pertama kali merasakan hal tersebut.
Sedangkan samuel cukup serius memeriksa keadaannya mia.
"Sepertinya dia........
.
.
.
.
.
.
.
Dahlah lanjut lain kali aja
__ADS_1
Dr. Samuel Delions