
Ring ring ring ring ring bunyi alarm menyadarkan sesosok anak manusia yg yang menjelajahi alam mimpi,dalam seketika tubuhnya terasa seperti terhisap vakum waktu dan kembali ke alam nyata, dengan berat mencoba membuka mata dan dengan perlahan mulai mendapatkan kembali kesadarannya walaupun masih berat karena didera rasa kantuk.
"oh tolong la ram jangan dering lagi? " sebenarnya kalau bisa ingin sekali dia tidur sampai puas hari ini tapi sepertinya itu tidak mungkin. karena hari ini ada sebuah masalah serius yang sedang menanti untuk di selesaikan sebelum di laporkan kepada tante Selvi.
Dia akhirnya tersadar ada tugas penting yang harus dilakukan hari ini, dan dengan sigap langsung menyambar handphone yang sedari tadi menunggu dirinya untuk di manjakan dan menekan beberapa angka dan menghubungi seseorang
"Hallo sekretaris Jessica, tolong buat janji temu dengan Dokter Biangka pagi ini jam 10..okay"
"ok, baik non saya akan aturkan"
setelah melakukan panggilan akhirnya tibalah waktunya untuk melakukan ritual pembersihan badan untuk menghilangkan bau yg terbawah dari semalam.
perlahan ia melangkah ke dalam kamar mandi menyiapkan air hangat dan memberikan wangi aroma terapi kesukaannya dan bersiap untuk berendam untuk sementara guna menghilangkan segala letih di tubuh
Waktu menunjukkan jam 9 tepat, waktunya hampir tiba, Tesa tau pasti kalau dirinya harus menyelesaikan semua masalah ini dengan baik tanpa harus meepotkan sang Nyoya, walaupun dirinya sendiri sudah di anggap seperti seorang anak tapi itu bukan sebuah alasan untuk dirinya tidak melakukan pekerjaan dengan baik, dia tau pasti apa yg di takuti dan apa yang disukai oleh sang nyoya, baginya apapun itu asalkan sang nyoya bahagia dia akan berusaha untuk melakukan segala yang terbaik.
Bahkan jika nyawanya harus di pertaruhkan pun tidak bisa membalas jasa sang nyoya.
Sebuah mobil sedang mewah melaju meninggalkan area parkiran sebuah apartemen mewah yg dalam sesaat menghilang tanpa meninggalkan jejak
"Jak, sudah pastikan lokasi ini?? " menghubungi seseorang via telepon
"iya non,itu lokasinya"jawab Jaky
" ok , aku dalam perjalanan, tolong awasi terus. "
Sepuluh menit kemudian mobil Tesa terparkir dengan rapi di area parkir sebuah plaza mewah yang di sebutkan, dan langsung menuju ke tempat yang di katakan narasumbernya.
Dari luar sudah dilihat olehnya orang yang di cari sedang menikmati hidangan dengan di temani oleh seorang cowok tampan entah itu pacar atau teman dari targetnya tapi yang pasti kali ini dia harus bereskan permasalahan yang berhubungan dengan sang wanita tersebut.
sepertinya dia harus bermain agak lembut dan penuh dengan taktik dalam menyelesaikan tugas kali ini,sambil duduk tidak jauh dari targetnya agar memudahkan mengawasi, akhirnya memangil seorang pelayanan wanita untuk memesan sebuh minuman dan menyodorkan beberapa lembar uang kertas seratus ribuan dengan sedikit berbisik, merasa semuanya sudah di rancang dengan baik, dia tinggal duduk manis dan lihat hasilnya.
__ADS_1
"Apa kamu suka dengan makanannya? "
tanya sang cowok kepada cewek yg menjadi target.
"Tentu saja, selain makanannya enak, tempat ini juga menarik"
"setelah ini kita jalan-jalan lagi ya? "
Tiba-tiba seorang pelayanan wanita tersandung dan minuman yang di bawah tumpah mengenai sang cowok
"maafkan saya, tuan saya tidak sengaja"
kata pelayanan itu dengan wajah takut dan menunduk.
"ahhh, tidak apa mbak, ini cuma sedikit saja" jawab sang lelaki
"sekali lagi maaf ya mass"sang pelayanan langsung mengangkat gelas dan meninggalkan tempat kejadian..
" Sayang kamu tunggu aku ya, aku ke kamar mandi dulu"
setelah sang cowok berlalu pergi dan tidak kelihatan lagi tiba-tiba
"Wow, so sweet"
suara bisik seseorang dari belakang
sontak membuat sang wanita kaget.. dan menoleh untuk melihat siapa itu
"Hi kita berjumpa lagi" sapa sang pemilik suara dengan sedikit senyuman konyol di wajahnya
"kamu!!!! "
__ADS_1
"Iya aku, ngak perlu kaget gitu"
"kenapa kamu bisa ada disini??
" Hmm" jawab Tesa singkat dengan wajah yang cemberut
"kamu ngak lupakan, apa yang aku katakan semalam"
wanita itu tidak menjawab, dan membuat wajah seolah sedang coba mencernah apa yang di katakan lawan bicaranya.
"Ahh, ternyata kamu lupa ya? "
"tapi karena aku baik hati jadi aku akan mengingatkan dirimu"
"masukkan nomor handphone mu, besok aku hubungi kamu"rekaman pembicaraan pun di putar dan secara otomatis sang cewek mengingat apa yang terjadi semalam.
" jadi bagaimana "
"maaf tapi hari ini aku ngak bisa"
jawab sang wanita dengan nada keberatan.
"ohh, kamu pikir kamu punya pilihan? "
tungkas Tesa dengan tatapan tajam
"aku beri waktu 20 menit, selesaikan urusanmu dengan cowok itu dan ikut aku. "
Dan handphone sang wanita berdering menunjukkan sebuah rakaman dirinya yang mengaku hamil anak dari*ya kalian taulah para pembaca*
"kalau tidak mau rekaman itu sampai padanya, lakukan apa yang aku bilang"
__ADS_1
setelah meninggalkan pesan yang berbau ancaman Tesa pun meninggalkan wanita tersebut yang masih mengepal tangannya dengan erat karna emosi yang begitu dalam, tidak pernah di sangka kalau akhirnya jadi seperti ini..
"