
" Tetua Apa Itu arena Naga?" Tanya Sun Mory
" Hmph... Dasar Udik desa. Kau tak Tahu Apa itu Arena Naga?" Ucap Wanita di sebelah Liu Sin mengejek
" Akan ku jelaskan pada Mu apa itu Arena Naga!" Lanjut Liu Sin " Arena Naga adalah sebuah tempat Bertarung atau bisa di bilang tempat Latih tanding atau tempat mencari pengalaman sebenarnya bagi Para murid, Namun Arena Naga Juga sering di pakai sebagai Arena duel atau arena untuk menyelesaikan perselisihan antara 2 pihak berlawanan"
" Dan Arena naga di bagi menjadi 3 lantai, Setiap Lantai di Lapisi Lapisan Pelindung yng berbeda, dan Setelah memasuki Arena Naga Kita akan di biwa ke dunia yang berbeda dari Tempat Ini, Dan di Arena Naga Kita Bisa melakukan Apa saja, Asalkan ke 2 belah pihak sudah Setuju melakukan perjanjian untuk kerusakan apapun, Termasuk Pertarungan Hidup dan Mati , Ha ha haha" Ucap Liu Sin dengan di akhiri tawa lepas yang mengejek
" Oh.. Bagus Kalau begitu!" Ucap Sun Mory pelan namun terdengar semua orang di sana
Namun yang menjadi pertanyaan di benak Sun Mory bukan soal pertandingan nya, melainkan Tetua Penjaga tersebut Sun Mory merasa Kaget dengan sifat dn Sikap Tetua penjaga tersebut, Pasalnya Ia hendak membuat Murid Baru untuk bertarung di Arena Naga, Dan ia dengan Sengaja membawa mereka untuk menyelesaikan masalah
" Apakah ia ingin menyelesaikan masalah atau ia hanya ingin melihat kesenangan saja" fikir sun mory tajam
Arena Naga
Sampailah mereka di Sebuah tempat yang mirip Seperti stadion di lantai Pertama nya dan itu terhubung ke Lantai 2 dan 3, namun Lantai 2 dan 3 itu terlihat seperti Mengambang di udara atau Mengapung di Udara, seperti terpisah namu itu bersatu
Di Arena Lantai 1 Banyak sekali Orang di sana banyk yang membuat taruhan, Hanya bersenang senang, hanya menonton atau pun bertanding dan lain sebagainya
Namun arena Tanding di lantai 1 juga di bagi menjadi beberapa Ruang yang berbeda karena kebanyakan Di lantai 1 semuanya hanya Murid dengan Tingkat kultivasi paling tinggi adalah Transformasi King tahap Awal saja yang boleh memakai ruang Lantai 1
Dan Sun Mory dan 3 lainnya di bawa pada 1 ruangan, di sana tidak banyak Orang hanya ada sekitar 20 orang, Namun mereka bukan orang biasa , mereka adalah Murid dalam dan mereka mengaku sebagai pemilik tempat tersebut, karena mereka berhasil mengalahkan atau merebut orang yang hendak memakai tempat tersebut
Merek adalah Sebuah Geng, Dan nama Geng tersebut adalah Fire Dragonian, mereka sedang berlatih Namun saat Tetua Penjaga datang merkea berhenti dan mengucapkan salam " Salam Tetua !" Ucap Serempak para murid dalam
" Siapa Mereka !" Tanya salah satu rekan murid dalm tersebut pada temannya
" Entahlah... mengapa Tetua penjaga membawa mereka!" Ucap lainya
" Tunggu... bukan nya dia adalah Liu Sin adiknya Liu Wen Peringkat 4 Murid dalam, dan mereka di kenal Sombong namun kakak nya memang snagat di segani, dan memiliki kekuatan untuk itu, berarti mereka adalah murid rekrutan baru bukan? " ucap jelas Salah seorang Wanita Murid dalam di sana yng mengenali siapa Liu Sin
" Hmm Liu Wen di kenal Suka menindas yang Lemah waktu ia menjadi murid Luar, apa sekarang adiknya Ingin seperti Liu Wen?" Tanya Penasaran lelaki di dekat Tiang yang sedang Berselonjor kaki sambil memakai penutup kepala
" Liu Sin ini tidak buruk untuk ukuran murid yang baru masuk di tahun lalu, Ia sudah di tingkat 6 Transformasi spirit, sedangkan lawannya hanya ada di tingkat 4 tahap Transformasi spirit " Ucap lainnya saat melihat Kultivasi keduanya, Namun untuk Sun Mory ia sengaja menyembunyikan kultivasi aslinya dan pemimpin Sekte Naga Azure juga tak ikut campur Urusan Sun Mory menyembunyikan Kultivasi walau mereka sudh tahu
" Namun dari kelihatan nya wanita ini adalah murid baru dari beberapa Minggu lalu, !" Balas Lainnya
" Hmmmm.... wanita ini tidak buruk, walau tampilannya di tutup kain, namun bisa terlihat dari ketenangan dan Keanggunan nya membuat banyak pria tertarik, Wanita ini tidak biasa !" Batin pria Tampan yang tadi nya memiliki sikap dingin, namun sekarang diia menjadi penasaran akibat Adanya Sun Mory
" Nona, Senior Lu Yang Ada di sini, dia akan Menonton Nona bertarung, Semangat Nona Buat Lu Yang terpana dengan penampilan Nona, Hajar dia Nona!" Ucap Pelayan Liu Sin memberi Semangat
Wajah Liu Sin sedikit Malu malu ba**ng, Ia menatap Lu Yang dengan Penuh hayal, seakan ia akan di puja puji oleh Lu Yang bila ia Memenangkan pertandingan sekarang
" Baiklah Kalian Berdua Berdiri di Lapangan, dan aku akan menjadi Saksi pertempuran kalian, Aturan Kalian yang menentukan!" Jelas Tetua Penjaga
Lalu Liu Sin melompati pertama ke arena ia langsung mengayunkan Cambuknya dan langsung menunjuk Sun Mory lalu berkata " Jangan Jadi pengecut, Turun Kau Jal*ng !" Teriak Liu Sin penuh percaya diri
__ADS_1
Sun Mory tak Menunggu lama ia langsung melompat ke atas Arena dan ia berdiri dengan Elegan
" Aturan nya hanya satu Yang hidup yang menang, dan Yang Kalah Akan Mati.!" Ucap Sun Mory sesat ia mendaratkan kaki nya di arena
Semua orang di sana Tercengang mendengar apa yang di Ucapkan oleh Sun Mory, Namun Tetua penjaga dan juga Lu Yang memiliki exresi yang berbeda, mereka malah tersenyum menandakan mereka Tau sesuatu
" Apakah Kau Takut?" lanjut Sun Mory
" Huh... Bajingan siapa bilang Aku takut, Baik Kita akan Bertarung hidup dan Mati,!" Jawab Liu Sin kesal, karen padlnya bukan ia yang mengusulkan pertarungan hidup dan mati pertama kalinya, Melainkan Musuhnya yaitu Sun Mory
" Baiklah Pertandingan akan di mulai, kalu kalian berdua sudah Setuju.... " Ucap Tetua Penjaga Namun sebelum ia menyelesaikan bicara nya, Sun Mory memotong pembicaraannya
" Maaf menyela tetua, Kita bisa mulai kapan saja, Namun Saya Hawatir Bila pihak Lain akan ada Campur tangan Dari Luar!" Ucap Sun Mory
" Ha-ha-ha, Kau tak usah khawatir akan hal itu meskipun tetua lain atau bahkan Pemimpin keluarga Liu datang kesini mereka takan bisa Berbuat apa-apa!" Jelas Tetua dengan nada sedikit sombong
" Senang mendengarnya " Ucap Sun Mory
" Pertandingan di mulai setelah suara dentuman Lonceng ini !" Ucap Tetua lalu ia mengeluarkan sebuah pusaka Lonceng dan Memukul nya
" Deng...."
seketika itu juga Liu Sin yang sudah bersiap langsung menyerang menuju Sun Mory, Ia berlari lalu mengayunkan Cambuknya dengan keras dan itu di arahkan ke dada Sun Mory
Namun Sun Mory tak menghindari itu, ia hanya menepisnya dengan jarinya yang manis, seketika itu juga Cambuk menjauh dari sun Mory, Namun tak sampai di situ serangan Liu Sin, Ia membungkus Cambuknya dengan Aura merah menyala, Itu adalah aura dari api
Tingkat Kultivasi
( Manusia/Monster/Siluman/Iblis )
lingkaran Kecil 1-10
Lingkaran besar 1-10
Transformasi Pil
Transformasi Spirit
Transformasi King
Transformasi Emperor
Transformasi God
__ADS_1
Tingkat Senjata
Senjata tingkat 1-10
Tingkat Pusaka
Tingkat Spirit
Tingkat Roh
Tingkat Ilahi
Tingkat Formasi& Jurus / Tehnik
1-10
Jiwa
Spirit
Roh
Ilahi
Tingkat Pil Yang Baru
Pil Awan
Pil Nadi
Pil Spirit
Pil Roh
Pil Ilahi
__ADS_1