RATU RACUN PEMBANTAI

RATU RACUN PEMBANTAI
69. 6 TETUA PAVILIUN HARTA


__ADS_3

Buku di tangan Xuan Ying itu Sebuah buku berwarna hitam namun di tengahnya terlihat seperti sebuah lautan yang dalam, berbentuk bulat, Xuan Ying ingin membukanya namun tidak bisa, ia sudah mencoba nya dengan segala cara namun tetap tidak bisa membukanya, akhiranya dia pun menyerah dan berniat menanyakan hal ini pada gurunya Dewi Es nanti setelah ia beristirahat


Esoknya....


Xuan Ying berniat menemui Nalan Liu Jing di Paviliun Harta


Setibanya Xuan Ying di Paviliun Harta dia di sambut ramah oleh pelayan di sana karena mereka tau identitas nya tidak sederhana, diapun di tunjukan ke ruangan Menejer oleh pelayan tersebut


" Tuan Nona Xuan meminta bertemu!" Seru pelayan itu dengan mengetuk pintu ruangan di depan nya


" Masuk" Seru serak lelaki tua


" Nona silahkan!" Seru Pelayan mempersilakan Xuan Ying untuk masuk ke dalam


Xuan Ying pun masuk ke dalam tanpa banyak basa basi, dia berjalan kemudian. di sambut oleh 6 orang tua yang seumuran dengan Menejer Zhang Qi Shan dan satu pria muda yang tak lain adalah Nalan Liu Jing


" Eh... salam senior Zhang, salam ke 5 senior!" Ujar Xuan Ying yang melihat suasana ruang tersebut dan memberikan hormat nya kepada 6 pria tua disana


" Dan tuan muda Nalan Liu Jing lama tak bertemu, dan ada apa anda menyuruh saya datang kemar?, Sebelum nya terima kasih Tuan muda dan juga Paviliun Harta sudah mau berkorban untuk membantu saya!" Lanjut Xuan Ying


" Emm . ... " Zhang Qi Shan dan para tetua di sana mulai saling menatap dan kemudian menatap ke arah Nalan Liu Jing, dan Nalan Liu Jing Memberikan kode agar Zhang Qi Shan menjelaskan nya


"Ekheemm... Perkenalkan nona ke 5 senior di depan Nona ini adalah sesepuh Paviliun Harta yang statusnya setara dengan saya Ini adalah Ming Hao menjabat sebagai tetua ke 6, ini adalah Ming Xin dia adalah tetua ke 5, ini adalah Su Yi Meng menjabat sebagai tetua ke 4 dan ini adalah Cau Hei menjabat sebagai tetua ke 2 dan ini adalah Tu Hun menjabat sebagai tetua ke 3 dan aku sendiri menjabat sebagai tetua pertama sini, dan Pemimpin kami tentu nona sudah tau"

__ADS_1


" Dan alasan kami memanggil nona ke sini adalah, mengkonfirmasi sesuatu...!" Zhang Qi Shan menjelaskan dengan mengenalkan satu persatu orang di sana nama dan jabatan mereka sebagai apa dia menyebutkan nya, namun dia berhenti sejenak


" Apa itu?" sahut Xuan Ying Sambil menaikan sebelah alisnya


" Emm.. itu... apa nona sudah mendapatkan warisan Dari Kaisar Pedang?" Tanya gugup Zhang Qi Shan


" Emm benar aku memang Mendapatkan nya, lantas apa hubungan nya itu dengan mu?" Xuan Ying menjawabnya seolah olah ia tak tau, padahal dia sudah tau siapa mereka itu dari nama juga dari Dewi Es mengenai identitas sebenarnya mereka


" Ah... nona maaf sebelumnya, kami ingin anda menunjukan bukti bahwa memang benar anda mendapatkan warisan dari kaisar pedang dan diangkat menjadi penerusnya!" Seru Zhang Qi Shan


" Emm... Baiklah !" Xuan Ying mengeluarkan sebilah pedang juga sebuah Token Giok bergambar pedang yang di lilit seekor naga seperti pakaian yang sering di pakai oleh Nalan Liu Jing, dan Pedang itu adalah Pedang Langit


" Inii?, Salam Hormat Tuan, hamba Zhang Qi Shan mengenali Tuan!"


Seru Zhang Qi Shan dan di ikuti oleh yang lainya, mereka bersujud memberi hormat layaknya bertemu dengan pengusaha nya


" Ah... apa ini, kenapa kalian melakukan ini, bangun.... bangun.. cepat kalian bangun....!" Ujar Xuan Ying lalu menyentuh tangan Zhang Qi Shan dan lainya menarik Mereka ke atas agar mereka bangun


Namun merek masih tetap pada tempatnya " Nona kalau nona tidak mengklaim kami sebagai pelayan anda kami akan di kutuk seumur hidup kami dan keturunan kami!" Lanjut Cau Hei sambil bersujud di lantai


" Nona Xuan anda harus menerima mereka, karena mereka adalah pelayan dari pemilik Token Giok di tangan anda itu, dan juga pedang di tangan anda menandakan anda adalah pewaris sah dari Kaisar Pedang Kakekmu terdahulu!" Cetus Nalan Liu Jing memecah suasana yang canggung itu


" Ah... ini... baik... baiklah ,kalian berdiri aku menerima kalian... !" Jawab Xuan Ying

__ADS_1


" Selamat Nona Xuan karena mendapat warisan dari Kaisar pedang!" Lanjut Nalan Liu Jing


" Terimakasih Tuan muda Nalan itu hanya sebuah keberuntungan!" Jawab Xuan Ying sambil tersenyum kecil


" Ah iya... aku ingin menanyakan tentang ini, apakah ada yang tau apa ini, dan kenapa ini tidak bisa di buka?" Lanjut Xuan Ying sambil mengeluarkan sebuah kotak hitam seukuran sedang


" Emmmm.. Inii... Ini adalah peninggalan yang ditinggalkan oleh kaisar pedang untuk pewaris nya, dan itu tersimpan di keluarga Nalan, namun keluarga Nalan kini hanya tinggal aku seorang, dan buku itu memang tidak bisa di buka, dan kami juga tidak ada yang bis membukanya, namun menurut catatan keluarga Nalan, bahwa buku itu hanya bisa di buka oleh orang terpilih saja, dan kami meyakini bahwa orang terpilih itu pasti orang yang akan mewarisi warisan kakeku Kaisar Pedang!" Seru penjelas Nalan Liu Jing


" Ah... aku kira ada yang tau ini. . jadi kalian semua tidak ada tang tau?.... ah baiklah!" Sambil menghela nafas nya ringan dia memasukan kembali buku hitam itu ke dalam cincin ruangnya


" Sebenarnya kami juga berharap dengan memberikan itu pada nona siapa tau nona bisa membukanya!" Sahut Zhang Qi Shan


" Aku akan berusaha mencari petunjuknya, ah tentu aku juga kesini ingin membahas masalah Orang orang dari organisasi Kelelawar Darah, dan juga masalah Dunia Profound yang akan terbuka 2 hari lagi!" Seru Xuan Ying


" Itu pula lah yang kami harapkan saat kami memanggil nona kemari, kami ingin membahas itu bagaimana? apa nona sudah mempersiapkan semuanya, dari pihak kami akan menyerahkan seluruh komando padamu, kami juga sedikit merubah rencana, karena sebagian yang kami latih untuk berangkat ke dunia Profound mereka meninggal akibat penyerangan kemarin, jadi kami akan mengirim 20 orang yang baru kami latih baru baru ini, aku harap ini tidak akan menjadi penghalang juga penghambat, namu aku pastikan mereka juga sama seperti pasukan yang dulu, karena mereka termasuk cadangan dari pasukan sebelemunya!" Ujar Nalan Liu Jing


" Aku tidak mempermasalahkan itu, aku hanya ingin mereka 100 % ada di dalam kendaliku saja, dan jangan samapai mereka mengacaukan rencana kita!" Jawab Xuan Ying


" Tentu nona kami pasti akan memastikan itu semua, juga token yang kemarin Zhang Qi Shan berikan pada nona itu adalah alat untuk memanggil kawan lain yang terpisah nona!" Lanjut Nalan Liu Jing


Di like, comen, Vote juga ya


dukun author nya agar lebih semangat menulisnya juga berikan ide ide bagus untuk kami para Author, terimakasih atas dukungan kalian semua

__ADS_1


__ADS_2