
" Benar dan Juga kau yang akan aku kirim selanjut..."
Trang'
" Siapa itu?"
Xiao Hong kaget ketika ia ingin menebas Xuan Tian, tiba tiba saja Tombak milliknya terpental jauh darinya, lalu dilihat sekelilingnya karena dia tidak tau dai mana Datangnya pedang pendek yang menerjang Tombaknya itu
"Tuan Lihat-lihat itu..." Salah satu orang tua yang bersama dengan Xiao Hong menunjuk ke arah langit, ia melihat seekor burung putih yang di tunggangi oleh seseorang yang memakai Caping, Lalu wanita itu melompat dari burung itu ke arah Xuan Tian
"Kakek, minum lah Obat ini dan Biar aku periksa luka kakek!" Berbaring lah kek!" Ucap seorang wanita tersebut yang tak lain itu Xuan Ying
"Siapa kau, Berani ikut campur urusan Kami,?" Ujar Huang Yun
" Rupanya ,masih ada lalat yang harus aku bereskan sebelum aku mengobati kakek, bertahan lah sebentar, karena ada Tikus dan lalat yang perlu aku beri pelajaran " Xuan Ying berbicara dengan penuh senyum kepada kakeknya
Lalu dia mengeluarkan 3 boneka perak miliknya, yang lalu ia memerintahkan bonekanya untuk membantu yang lain sedang kan untuk Xiaohu dia memerintahkan untuk menjaga kakeknya, dia sendiri mengeluarkan Aura seorang Saint
" Jadi Siapa yang membuat kakekku seperti ini? Oh aku tau Kau kan ?" Xuan Ying yang memendam amarahnya dia mengeluarkan pedang langit nya, dan juga kekuatan Api yang mendominasi
" Ka... kau Siapa kau, kenapa kau Ikut membela orang sekarat itu!?" Xiao Hong yang sedikit ketakutan mencoba membujuk Xuan Ying untuk berdiri di pihak nya, namun sayang dia tidak tau kalau dia adalah Cucu dari orang yang dia lukai Sekarang
" Aku bisa memberimu uang, sumber daya kalau kau mau berdiri di sampingku, kau bisa jadi tetua kehormatan di keluarga kami!" Ajakan yang menggiurkan dari Xiao Hong
'
" Kau tidak tau aku , Dan kau tidak pantas tau siapa aku, dan untuk Tawaranmu itu, terlalu murah untuk ku, juga aku menginginkan nyawamu.., Ingat Nama wanita Ini adalah Xuan Ying cucu Xuan Tian!" Xuan Ying tak butuh waktu lama karena sebagian dari mereka kelelahan dan sebagian tidak bisa bergerak Karena tekanan dari Xuan Ying
ughh'
Arghhhh''
"Kau tunggu sampai Leluhur datang, kau akan menyesali semuanya, karena telah melawan Keluarga Xiao !" Seru Xiao Hong yang memegangi tangan kanan nya yang di potong oleh Xuan Ying
" Leluhurmu, ? apa dia hebat ?" tanya Xuan Ying membuat semua yang mendengarnya geli, karena menurutnya kalau dia mendengar nama dan kultivasi leluhur keluarga Xiao, dia akan bersujud memohon ampun
__ADS_1
"Leluhur adalah Seorang tingkat 3 Saint, dia bernama Xiao Chen, Hhhaahha, Cepatlah bersujud dan akui aku sebagai tua, mungkin aku akan memohon kepada leluhur supaya memaafkan mu, hahahaa" Tawa Geli keluar dari mulut Xiao Hong dan lainya
" Oh aku lebih suka bertarung dengan orang yang lebih kuat, Kalau dia memang sehebat itu, dimanakah dia? Tanya Xuan Ying sambil menginjak tubuhnya Xiao Hong
Slaaahh'
Arghhhh''
Arghhhh''
Semua orang Yang di bawa keluarga Xiao Hong semuanya ia eksekusi disana
" Ka.. kau, Leluhur sedang melawan orang tingkat saint di Depan sana " Xiao Hong kaget dan tak percaya dengan apa yang ia dengar
"Bagus .. Kau ikut dengan ku ke sana!" Xuan Ying membawa tubuh Xiao Hong yang sudah lemah tak berdaya karena kehilangan 2 tangan nya
"Kalian bawa kakeku ke kamarnya dan obati lukanya!" Perintah Xuan Ying kepada orang orang keluarga Xuan yang tersisa, untuk membawa dan mengobati kakeknya
" Jadi kau yang di sebut leluhur oleh sampah ini?" Tanya Xuan Ying sambil melepaskan genggaman tangan nya di tubuh Xiao Hong, Tepat di atas kepala Xiao Chen, Xiao Chen yang kaget akan hal itu dia tanpa sadar menebas keturunannya sendiri
SLAASSHH'
Arghhhh''
" Siap kau? ,. Hong ,... Hong'er ... kau... apa yang kau lakukan Pada Hong'er ku" Xiao Chen yang awlanya menatap ke langit, yaitu arah Xuan Ying, tiba tiba teralihkan karena melihat tubuh yang ia potong, ternyata keturunan nya sendiri
Booomm'
Aura yang begitu besar keluar dari tubuh Xiao Chen, lalu menatap ke arah Xuan Ying, begitu pula Xuan Ying menatap tajam dirinya karena dia telah membunuh Budak yang ia beli terutama He Jiang, karena He Jiang adalah Seorang Saint
Kedua aura itu saling beradu, dia langsung Menerjang ke arah Xiao Chen, dengan Teknik Pedangnya,
" Pedang Penghancur Jiwa, " Teriak Xuan Yiing
" Pedang bulan Kembar" Teriak Xiao Chen mengeluarkan ke dua pedang kembarnya yang seperti bulan sabit
__ADS_1
TRANG'
TRANG'
" Kau hanya Saint Tingkat awal bagai mana kau memiliki kekuatan yang begitu hebat?" Ujar Xiao Chen yang menyimpulkan bahwa Xuan Ying lebih kuat darinya, diapun lalu mengeluarkan seluruh kemampuan dan energinya untuk mengakhiri nya dengan cepat
Sama halnya dengan Xuan Ying, yang mana dia juga tiba tiba teringat dengan kedua kakak beradik Cen dan ibunya juga Kekek dan cucunya yang ia dapatkan di pasar budak, karena selama perjalanan dan juga pertarungan nya dia melihat sekeliling nya tidak menemukan mereka, dan Xuan Ying mulai Khawatir
Xiao Chen yang melihat adanya celah, dia memanfaatkan itu untuk melakukan serangan diam diam pada Xuan Ying, " Mati lab kau berengsek"
swoouushhh'
BOOOMM'
Serangannya mengenai Xuan Ying, namun sayang serangannya itu tidak melukai Xuan Ying walau Xuan Ying terpental jauh
"Hahaha kau akhiranya mati, akulah orang terhebat Di Kekaisaran Harimau Putih dan kau ingin melawan Dewa ini, Kau sung..." Tawa lepas Xiao Chen karena serangan berhasil mengenai Xuan Ying, dia menganggap Xuan Ying sudah mati, namun tawanya hilang ketika dia melihat Xuan Ying yang berdiri tanpa terluka
" Apa ini serangan terhebat dari seorang tingkat 3 Saint?, Sungguh mengecewakan" ucap Xuan Ying sambil tersenyum dan memprovokasi Xiao Chen sambil mengelap debu di tubuhnya dan membenarkan caping yang ia pakai
" Kkk'.... kau.. bagaimana kau masih Hidup?" Seru Xiao Chen yang kaget melihat Xuan Ying dengan geram di udara sambil menggigit bibirnya sendiri sampai berdarah, dia berniat lari
" hah. ingin lari setelah membunuh anggota keluarga Xuan ku? bermimpi lah, !" Seru Xuan Ying lalu Mengeluarkan sepasang sayap nya dan terbang dengan cepat
" Pedang Pemotong angin'"
Slahh'
crrakkk'
ARGHHHH''
Tanpa kata dan hanya jeritan suara kesakitan yang terdengar keluar dari mulut Xiao Chen, yang mana tubuhnya terbelah dua, karena kecepatanya berlari lebih lambat dari Xuan Ying yang menggunakan mode Haus Darah nya itu
Setelah itu dia mengambil cincin ruang milik Xiao Chen, dan mengelilingi keluaga Xuan untuk mencari kelima orang itu termasuk ibunya, namun dia tidak menenemuaknya dimana mana, Xuan Ying semakin cemas, namun dia merasakan bahwa jiwa mereka aman
__ADS_1
\=\=\=\=