
Melihat ke 3 jenderal nya Dan yang lainya mulai tumbang satu per satu dia mulai Geram dan mengepal kan tangan nya
" Jangan terlalu senang karena tingkat Kultivasimu tinggi dan juga kau yang dikenal Sebagi Raja Racun, Racun mu ini tak lain bagi ku Hanya lah racun anak anak, hahaha " Seru Xuan Ying yang menghirup Racun yang Pemimpin Kelelawar Darah itu Sebarkan untuk menyerang Xuan Ying, tapi sayangnya Racun itu adalah racun biasa dan itu di hisap oleh Xuan Ying
Sontak pemimpin Kelelawar Darah itu kaget melihat serangan nya di hisap dan tidak terluka sedikitpun "Apaaa , Bagaimana mungkin Kau menghisapnya, jangan terlalu senang, kesenjangan antara Kultivasi kita sangat jauh," seru Pemimpin Kelelawar Darah itu , yang langsung menerjang Xuan Ying dengan Cakar beracun milik nya
" Terimalah Jurus Jari Racun "
Clangg'
clangg'
5 menit kemudian...
"Ukhhuukk', Ini.. kenapa jangan bilang Racunnya ,, ughh'" Pemimpin Kelelawar Darah itu terdiam sejenak nak dan hanya bergumam lalu muntah darah Merah tanda dia keracunan karena Ahli racun seperti nya darahnya adalah Hijau bukan merah kalau darahnya selain warna hijau atau Biru untuk ahli racun ln yang memiliki tubuh Elemen Racun berarti mereka Keracunan
" Perlu kubilang Ini adalah Racun lemah, masih ada racun lainya, tapi kau sudah tumbang hanya dengan racun ini saja, apa kah benar kau adalah Si Raja Racun,? pangkat itu terlalu Berat untukmu, hahaah" Sahut Xuan Ying yang melihat Si raja Racun Keracunan sambil tertawa kecil dtengab di tutupi oleh satu tangannya dengan nada meledek
" Haha memang itu ukhuk benar, Tapi kau... jangan terlalu Senang Karena aku sudah mengirim sinyal ke pada pemimpin bahwa kami di serang , hahaha, nikmati sisa Hidup mu sebelum ketua membunuhmu , hahaha ughh' " Ujar Si raja racun
Xuan Ying mengkerutkan keningnya mendengar bahwa markas ini hanyalah cabang sari Kelelawar Darah, "Jadi seberapa besar mereka ini' itulah fikiran Xuan Ying saat mengetahui itu
__ADS_1
" Uh sial,,.. kalau tau begitu aku akan membuat dia berbicara dan menggali beberapa informasi darinya, Yah tapi apa boleh buat itu sudah berlalu, sekarang aku harus memeriksa apakan ada harta berharga disini, dan juga 4 tubuh ini masih utuh bisa di jadikan Boneka, yang paling tidak sebelum Xiaocai dan Xiaobai sembuh, aku masih mempunyai kartu andalan selain Racun," Gumam Xuan Ying lalu memasukan ke 4 mayat tersebut dan kemudian dia mengambil beberapa barang berharga di sana, lalu dia mencari gudang penyimpanan dan mengosongkan
Disisi lain Wei cen dan para Orang yang di culik sudah di depan aula menunggu Xuan Ying keluar "Kenapa kalian di luar, dimana Nona Xuan?" tanya Wei Cen
" Itu .. Nona Xuan menyuruh kami keluar bersama orang-orang ini dan dia sedang melawan puluhan orang saat ini" jawab Salah satu orang yang tadi bersama Xuan Ying
" Apa kau gila meninggalkan Nona Xuan sendirian, meski dia kuat tetap saja lawanya bukan orang biasa dan lagi mereka banyak , hah" Seru geram Wei Cen mendengar itu dari Bawahannya sambil mengepal tangan dia langsung berlari ke dalam aula dan diikuti oleh beberapa orang
Sesampainya di dalam Wei Cen kaget melihat tumpukan mayat bersimbah darah, sontak semua orang yang tak bisa langsung muntah melihat lautan mayat itu hampir 300 orang lebih dibantai di satu ruangan, namun Wei Cen tak terlalu Lama larut dalam kagetnya dia langsung melirik kana kiri mencari Xuan Ying namun dia tidak terlihat
Ketikan dia hendak mencari nya Xuan Ying tiba tiba muncul di sebelah kiri mereka yang mana itu adalah jalan menuju ke gudang penyimpanan dia membawa Barang berharga dan setengah harta mereka dan setengah disisakan
" Aihhh syukurlah Nona Xuan tidak apa apa, dari mana anda barusan Nona?" tanya bingung juga kaget Wei Cen pasalnya dia sama sekali Tidak terluka setelah membantai begitu banyak orang
" Em baik lah Non, Karena berkat Nona Juga kami bisa menyelamatkan keluarga kami dari bahaya, walau aku kehilangan saudaraku tapi itu tak apa karena dari awal kami juga tak berharap akan kembali hidup hidup, " Jawab Wei Cen
Setengah Hari Kemudian, Markas itu sudah bersih dan sekarang markas itu milik Xuan Ying
Di sebuah Halaman kecil terlihat Xuan Ying sedang bersantai minum teh, lalu tak lama disana beberapa orang mengucapkan terimakasih, dan tiba seorang kakek dan juga Gadis beruaia 17 belas tahunan, Yang merupakan cucuknya si kake itu, datang menghampiri Xuan Ying
" Nona terimakasih telah menyelamatkan aku dan juga cucuku, perkenalkan namaku Zuo kai dan dia adalah Cucuku Zuo Fei" Seru si kakek sambil membungkuk memberi tahukan namany
__ADS_1
" Salam Nona .?" seru Zuo fei
"Ennmm baiklah kek, ini ambilah itu sedikit, mungkin cukup untuk bertahan hidup selama beberapa tahun bila tidak boros, " seru Xuan Ying sambil melempar kan sebuah tas berisi banyak uang
" Inii.. Nona sebenarnya kami tidak menginginkan ini, Tapi..." seru ai kakek dengan ragu ragu
" Tapi apa kek?" seru Xuan Ying
" Birkan Budak tua ini melayani Nona, kare aku sudah berjanji Ketika aku di bebas kan oleh seseorang dari penderitaan ini, saya akan bersujud dan Menjadi Budak orang itu" Lanjut Zuo kai
" Ehh... Iniii.. tidak Perlu seperti itu, aku tidak apa apa kalian sudah bebas kembalilah, "! jawab Xuan Ying
" Nona Tolong Kami sudah tidak punya tempat untuk kami pulang dan sekarang saya Sudah menjadi budak anda Nona " Seru Zuo fei sambil bersujud memohon
" Akhhh kalian inii... Aku tidak bisa membawa kalian jadi budak, karena Perjalanku masih panjang dan juga berbahaya, aku juga belum tentu bisa memastikan Diriku sendiri aman atau tidak, lebih baik kalian Ikut dengan Walikota, Biarkan aku yang berbicara dengan mereka!" seru Xuan Ying
" Ennmm baiklah Nona , terima kasih sebelumnya, " Sahut Zuo kau
" Ya sudah kalian berdua bangun lah terlebih dahulu " seru Xuan Ying sambil membangunkan kedua orang tersebut
Lalu mereka pun menuju ke tempat Wei Cen, dan setelah tiba dengan Wei Cen, Xuan Ying membicarakan hal tersebut dan hasilnya mereka di terima sebagai pelayan di Rumah Tuan Kota
__ADS_1
Yoyo yo yoyo , ***sobat reader Gimana udah vote belum? Vote dulu atuh !!! biar semangat Author nya
like and share juga coment nya***