RATU RACUN PEMBANTAI

RATU RACUN PEMBANTAI
74. DUNIA PROFOUND 5


__ADS_3

Duarr'


Boommm'


Serangan jarak jauh pun di lemparkan oleh para pengejar, serangan dari tenaga dalam mereka, terutama Pemimpin mereka, namun karena banyaknya pepohonan dan juga ukuranya yang tidak biasa, menyebabkan serangan mereka tidak efektif, hanya menimbulkan ledakan ledakan saja tanpa mengenai target


Di sisi lain Xuan Ying yang sedang berlari ke arah tujuannya, perjalanan nya terhenti karena mendengar suara ledakan yang tak jauh dari sana, Xuan Ying penasaran apakah itu manusia atau Monster yang sedang bertarung, namun Xuan Ying dapat mengetahui kalau itu semua pasti antara salah satu nya manusia, karena serangannya memiliki ritme yang teratur, berbeda dengan Monster yang menyerang secara acak acakan, dan hanya sedikit monster yang bisa memiliki ritme bertarung seperti Manusia


" Aku seperti nya harus melihat siapa mereka!" Lalu Xuan Ying berbalik kembali dan melesat ke arah pertarungan


Tak lama hanya butuh waktu 5 menit Xuan Ying menemukan 5 orang berpakaian hitam dan memakai topeng merah sedang melompat lompat dari dahan ke dahan pohon, Xuan Ying hanya mengikuti mereka sebelum nya namun setelah 10 menit mengikuti mereka akhirnya Xuan Ying tau siapa yang mereka kejar, yang mereka kejar tak lain adalah Orang yang Xuan Ying kenal


" Cen Yue dan Cen Fang?, Sialan mereka sudah babak belur, aku harus menolong mereka berdua!" saat Xuan Ying tau siapa tang di kejar Xuan Ying geram kesal juga marah dia langsung mengeluarkan Kecepatan penuhnya untuk menghalau serangan dari orang orang yang mengejar 2 bersaudari cen


" Langkah Phonix Angin" seru Xuan Ying lalu tubuhnya melesat sangat cepat, bahkan lebih cepat dari saat dia memakai sayapnya, Xuan Ying tak punya pilihan lain lagi selain menggunakan jurus itu karena jarak Xuan Ying dan 2 bersaudari Cen lebih jauh dari pada jarak antara serangan dari para pengejar mereka


Jurus Langkah Phonix Angin sendiri di dapatkan dari Dewi Es, ia baru mempelajari sampai Tahap 2 , Karena pasalnya jurus ini Memiliki 3 tahapan, yang mana setiap tahap berbeda beda


Tahap pertama dari Langkah Phonix Angin ini sendri berfokus pada kecepatan saja, namun itu bukan sembarang kecepatan, melainkan orang yang Memiliki jurus ini akan bisa menandingi 1 atau 2 Tingkat kecepatan di atasnya, jadi bila orang yang menggunakan jurus ini ada di Tingkat Soul Warior dia bisa mengalahkan kecepatan orang yang berada di Tingkat Soul Comender bahkan bisa sampai Soul General tergantung dari bakat orang itu masing masing


Lalu Tahap ke 2 dari Langkah Phonix Angin itu adalah Teknik yang sama seperti teleportasi, namun keunggulannya adalah saat orang yang menggunakan jurus ini orang itu akan di tutupi oleh Pelindung dari angin, jadi jurus ini berfokus pada perpindahan tempat juga saat bersamaan dengan pertahanannya dan Xuan Ying memamkai Jurus Langkah Phonix Angin Tahap ke 2 ini untuk menyelamatkan 2 bersaudari Cen tersebut

__ADS_1


BOOMMM'


" Haahhaa... akhirnya mereka mati juga, Cepat singkirkan debu ini, lalu lihat apakah masih ada mayatnya atau tidak, dan cari barang barang mereka berdua, lalu Tinggalkan tempat ini!" Seru tawa snag pemimpin yang mengejar 2 bersaudari Cen tersebut dengan nada yang puasa diri


" Swoouushhh'


" Pedang Pemotong Angin" Seru Xuan Ying lalu dia melesat Keluar dari dalam kabut debu yang di sebabkan oleh Serang orang orang yang mengejar 2 Cen bersaudari


"Arghhhh''


Arghhhh''


" Hah.. Siapa kau... kenapa kau ikut Campur Urusan Kelelawar Darah kami? apa kau tau apa konsekwensinya ikut Campur Urusan Kami? Hah?" Teriak geram pemimpin pengejar tadi saat melihat Xuan Ying sedang memegang satu kepala Bawahan nya yang ada di bawah, dan ia juga melihat 3 mayat lainya yang kepalanya sudah terpisah dari tubuhnya


" Aku??? Kau tak pantas untuk tau siapa aku. Yang harus kau tau adalah, ketika kau berencana membunuh orang orang ku kau akan menerima akibat yang lebih parah dari apa yang kau lakukan!" Balas Xuan Ying lalu melempar kepala Bawahan nya yang ia pegang di tangan kirinya, dan di tangan kanan nya dia memegang pedang


" Slah'


Duar'


Boommm'

__ADS_1


Arghhhh''


" Sialan dia kuat. .. aku harus lari sekarang kalau tidak aku akan mati !" Gerutu kesal orang yang mimpin 4 orang pasukan Kelelawar Darah itu lalu dia berniat melesat pergi, namun sayang saat dia berada di atas langit dan ingin meninggalkan Xuan Ying dirinya sudah di tebas oleh Xuan Ying dengan teknik "Hujan Pedang Es" Yang baru baru ini ia pelajari dari Gurunya Sang Dewi Es


Memang sebenarnya saat Xuan Ying menemukan warisan Kaisar Pedang juga banyak ilmu juga jurus jurus, namun ia hanya mempelajari 3 keterampilan bertarung 2 teknik pedang dan 1 teknik memanah itu lah yang Xuan Ying pelajari selain Formasi, alkimia dan teknik kultivasi


" Arghhhh'


" Hemmmm Kelelawar Darah? akan aku buat mereka menjadi mayat seluruhnya!" seru Geram Xuan Ying hingga dia melepaskan aura membunuh nya, namun dia berhenti setelah mengingat bagaimana keadaan 2 Cen bersaudara itu, dia lalu berbalik ke arah mereka, lalu menghampiri nya


" Apa kalian baik baik .... saja,? Iniiii...?


Xuan Ying bertanya namun sat dia semakin dekat dia tau bahwa ke dua orang di depannya itu memakai teknik untuk membakar darah dan kultivasi, mereka sudah cacat walau masih hidup namun mereka tidak bisa berkultivasi lagi


" Sudahlah nona, aku... uhuk uhuk... aku senang bisa bertemu nona sebelum ajalku menjemput, !" Seru Cen Yue sambil memegang tangan Xuan Ying dengan wajah tersenyum namun tubuhnya dipenuhi oleh darah begitu juga adiknya, dia bahkan hampir tak sadar kan diri


" Kalian tenang saja aku Xuan Ying akan menyembuhkan kalian, aku akan mencari cara supaya aku bisa menyembuhkan kalian!" Ujar Xuan Ying lalu dia membawa mereka ke dalam Giok Jade Es miliknya


" Ini..? dimana?" Tanya bingung dari Cen Fang dia ingin melihat lihat ke arah sana sini namun dia tak berdaya karena luka lukanya, dan mereka kehilangan kesadaran mereka, lalu mereka berdua di Bopong oleh Xuan Ying, laku mengarah ke salah satu kamar yang ada di Istana Es tersebut


" Emm nak apa tidak apa apa bagi mereka mengetahui tempat ini?" Seru Dewi Es yang tiba tiba muncul di pinggir Xuan Ying saat Xuan Ying baru saja selesai membaringkan tubuh kakak beradik itu

__ADS_1


__ADS_2