
Malam serasa kering, kemarau panjang tak kunjung usai, sehingga jalanan desa berdebu, apalagi banyak jalanan rusak yang tak diperbaiki, makin membuat jalan desa memprihatinkan. Tapi di malam itu, banyak para pemuda kebanyakan dari pemuda group genk motor, aku yang baru dua bulan kerja di Belopa nggak tau situasi disitu cuman dari pengalaman mengajarkan bahwa sifat rendah hati dan waspada harus selalu dijaga, karena menurut Syech Abdul Qodir Jaelani :
“Manusia dipandang daripada dua sudut; wujud lahiriah dan wujud rohani. Dalam segi kewujudan lahiriah keadaan kebanyakan manusia adalah berlebih kurang saja di antara satu sama lain.
Oleh yang demikian peraturan kemanusiaan yang umum boleh digunakan untuk sekalian manusia bagi urusan lahiriah mereka. Dalam sudut kewujudan rohani yang tersembunyi di sebalik wujud lahiriah, setiap manusia adalah berbeda. Jadi, peraturan yang khusus mengenai diri masing-masing diperlukan.”….
Inilah bagaimana ruhani itu menentukan karakter, secara fisik setiap manusia adalah sama tapi ruhani berbeda, demikian pula dengan anak anak kampung genk motor itu….genk motor yang beringas melawan pendatang baru…aku yang hanya ingin nongkrong mencari teman pengusir malam yang penat …jalan jalan naik mobil hijau dongker Hilux milik kantor dan anak-anak itu hanya marah tersorot lampu jauh mobil pinjaman kantor itu….
Awalnya aku hanya dikejar saja dan bertengkar mulut sebelum aku mampir diwarung sa’raba…
warung minuman semacam beras klencur dan jahe angget atau bandreg….rasanya menghangatkan badan dari pada minum balog dicampur duren yang memabukkan….
__ADS_1
anak kampung itu merasa terhina karena sorotan lampu ketika nongkrong ditempat gelap itu…..
meskipun malam itu sudah selesai dan tuntas ternyata tidak bagi pentolan genk motor “Eropa bikers” itu singkatan bagi anak muda Enrekang,Toraja,Palopo…
nah jika kalian pernah hidup di makassar maka akan tau gank itu…gank kedaerahan, anak anak ndeso yang sok kota, anak anak kampung ditengah hutan bernama gedung dan beton di makassar….
disini semua mengatas namakan daerah, misalnya ada sebutan BOSIMA yaitu Bone, Sidrap ,Maros…coba dipikir mereka sudah tak tau bahwa indonesia…mereka kalau kuliah pantasnya pakai baju adat saja karena terlalu sentralistik kedaerahan atau mungkin karena mereka termakan program otonomi daerah yang kacau dan balau rancangan Prof.Rias Rait …profesor yang akhirnya menyesali perbuatannya dan idenya tentang otonomi daerah yang mengakibatkan negara menjadi kacau karena tercipta raja raja kecil di republik ini… mereka lupa Founding Father presiden pertama RI mengatakan:
“indonesiche ist sammen bundelling van alle revolutionere khrachten” artinya kurang lebih bahwa ” indonesia itu negara yang tersusun atas sendi sendi yang revolusioner membentuk menjadi negara baru bernama Indonseia” jadi konsepnya Bhineka Tunggal Ika….harus dijaga…. demikian pula dengan anak anak itu…aku yang pantas dianggap om bagi mereka ditindas dijadikan eksperimen berkelahi adu nyali oleh mereka …mereka lupa bahwa dunia itu tak selebar daun kelor diatas langit ada langit lagi…dan begitu seterusnya….
Malam kedua setelah kejadian itu mereka menyerangku…nglurug ke kantor yang selalu sepi dimalam hari, cuaca panas dan berdebu, dan serangga hutan yang kalau dipegang gatal, burung elang berwarna putih sering mencari mangsa didepan kantor, belum hantu bersliweran tak tentu jumlahnya…sangat kontras dengan kehidupanku dulu…tapi namanya mencari sesuap nasi dan sekotak berlian…hehehehe…ya aku jalani…. tiga orang jagoan yang akhirnya kutau bernama Fadli alias Icank, Sudding alias Katdri, dan Allaydrus alias Leo….memang disini orang selalu memakai istilah nama sendiri agar dianggap keren atau apalah aku juga nggak mau ambil pusing……
__ADS_1
gank “EROPA BIKERS” mengutus mereka para cecungguk untuk menghabisi aku yang lagi diam sendiri di kantor, rasa sepi dan mecekam selalu aku tahan tahan dan kuatkan…malam ini diajak sparing 3 lawan 1…
double stick yang aku beli ketika maen di toko olah raga dulu..ternyata berguna ketika mereka memancingku keluar kantor sambil menunggu staf yang sedang kerja di Palopo…..
kuanggap itu bukan hanya tantangan tapi sudah pertaruhan hidup dan mati.. mungkin anak anak itu tau bahwa islam melarang melakukan itu, atau karena bodoh atau karena minimnya pemahaman aku tak tau…padahal aturan sudah jelas bahwa:
“Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu. sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi”. (QS. al-Maa’idah : 32)…..
Mereka yang berwajah nanar ingin ******* aku habis habis hanya ingin mendapat julukan ksatria…..ksatria apa ? jagoan apa? hebat? disebelah mana?…orang keroyokan dan yang dilawan lebih tua…cuman mereka nggak tau latar belakang lawannya itu…hem…..mendapat musuh yang salah…pikiranku merewind kebelakang…dulu kalo mau ambil sabuk hitam diperguruanku itu akan melakukan semacam randore atau pertarungan 3 hari berturut melawan sabuk yang sama dan akhirnya bertarung satu lawan empat orang dengan tangan kosong…
menang ya hancur dan momprot, kalah apa lagi, tapi pulang bangga membawa “dogi” hitam bertuliskan huruf kanji dan china kaligrafi….
__ADS_1
bergambar yingyang dan sarang laba laba…..dengan bordir emas….padahal kalo difikirkan sekarang paling harganya berapa itu???…dibela belain berkelahi selama tiga hari…
riwayat edan untuk seorang “aku”….. perkelahian dikantor seluas dua hektar itu…tak ada video yang menyoting, nggak ada warga yang tau…sampai akhirnya rombongan itu datang…….