
Malam itu datar saja akhirnya…. Haji Aling datang dengan gagah….menyarungkan badik tanda jumawa…… Uwak Janggok malah duduk tenang di ruang tamu kantor, JARWO dan anak buahnya, sembunyi sambil kokang senjata…… aku malah nggak tegang sama sekali….. senjata badik rampasan ada 3 biji nyelip dipinggang…
Double stick aku sembunyikan di pot samping kursi tamu… ada pukulan rotan dipiketan, jimat kebal nyelip di dada kanan…… pisau komando temanku masuk hutan sudah melingkar di sabuk…..pikiranku sudah keruh….. mataku sudah jelalatan karena pengaruh jin jin qodam leluhurku….
Asap rokok beradu dengan detak jantung seperti kereta api uap……
masukkan rombongan gank motor…jumlahnya mungkin belasan atau puluhan malah…. masuklah haji aling dan rombongannya………….
“lho pak wahyu???”…..ekspresi Haji Aling berubah dari junawa menjadi hormat……
“iya ” jawabku setenang mungkin…..
“lho uwak disini juga jie??”….
“ie” kata uwak janggok dengan wibawa….
Dari dalam Jarwo muncul dari persembunyiannya dengan 2 anak buahnya…. haji aling dan 5 anak buah Gank Eropa Bikers..semakin salah tingkah,…temen temen kantor pada datang dari Palopo ruangan tambah ramai dan Jarwo menceritakan keadaan mereka dengan
bahasa Jawa tentunya maklum rata rata kami orang Jawa…ada Jimpe orang Semarang, Gundul orang Jogja kelahiran Jember, ada Andi Subejo anak Surabaya kelahiran Tuban, ada Cangcuter anak Lampung gedhe di Sleman, ada Irma pacarnya Gundul anak Belopa lokal, ada Ipank security….
__ADS_1
Setelah kami duduk ternyata semuanya terurai dengan sendirinya…..sampai…..terbuai dengan tenang ternyata masalahnya adalah si cantik itu, jadi kemaren dulu si Ipank datang dengan wanita cantik ke kantor, aku yg nonton tv merasa nggak keganggu……dia kata Ipank adiknya sepupu satu kali..jadi masih sangat dekat….
Cewek itu adalah cantik menurutku, rambutnya hitam sepundak lebih sedikit, wajahnya putih asli tanpa pake larutan pemutih, giginya indah bagaikan biji ketimun berjajar, gadis cantik orisinil tanpa modikasi….nggak kalah sama artis, kalo arisan…diajak nggak mengecewakanlah…..
“lho…kalo itu masalahnya apa denganku????apa tujuan kalian ribut dengan denganku sampai darah tercecer???kalo aku mati bwgaimana makan anak istriku nanti….itu apa tidak kalian pikirkan…”..jawabku sambil menahan emosi….
Salah satu anak buah Haji Aling pake jaket kulit, kecil dan kurus..jaket dengan tulisan “sekutu malam”….. membuka pembicaraan…..” tabik palle menyela kie saya, itu cewe namanya….RAYDA PUAN…naksir kita’ mie palle”….
Jawabku bloon saja karena memang tak tahu…”lho naksir khan hak setiap manusia, aku kenal aja tidak kok…… lha bicara juga tidak…., …mungkin naksir yang lain ??? …….dan apa kaitannya dengan saya???…..saya ini sudah tua anak juga sudah dua…… mana banyak kreditan…”….jawabpan lelaki songong yang memang……kebingungan……
Haji aling menimpali….”kita’ menurut nie cewe’ istimewa, senyumnya teduh, tatap matanya, semua gerakannya tertata…..bahkan jika pada tau bisa menjatuhkan 3 anak buah saya sekaligus namanya akan naik dan pamornya melesat…”
Jawabku simple…..”saya nggak butuh terkenal, saya butuh…”UANG”…..” dan kami semua tertawa setengah garing …sambil minum aqua yang tertata…diatas meja dari tadi…..
“Penurunan Manusia Ke Peringkat Rendah Yang Paling Bawah” karena Allah Yang Maha Tinggi menciptakan roh suci sebagai ciptaan yang paling sempurna, yang pertama diciptakan, di dalam alam kewujudan mutlak bagi Zat-Nya. Kemudian Dia berkehendak menghantarkannya kepada alam rendah. Tujuan Dia berbuat demikian ialah bagi mengajar roh suci mencari jalan kembali kepada yang sebenar di tahap Maha Kuasa, mencari kedudukannya yang dahulu yang hampir dan akrab dengan Allah. Dihantarkan-Nya roh suci kepada perhentian utusan-utusan-Nya, wali-wali-Nya, kekasih-kekasih dan sahabat-sahabat-Nya. Dalam perjalanannya, Allah menghantarkannya mula-mula kepada kedudukan akal asbab bagi keesaan, bagi `roh universal`, alam nama-nama dan sifat-sifat Ilahi, alam hakikat kepada Muhammad S.A.W. Roh suci memiliki dan membawa bersama-samanya benih kesatuan. Apabila melalui alam ini ia dipakaikan cahaya suci dan dinamakan ‘roh sultan’. Apabila melalui alam malaikat yang menjadi perantaraan kepada mimpi-mimpi, ia mendapat nama ‘roh perpindahan’.
Bila akhirnya ia turun kepada dunia kebendaan ini ia dibaluti dengan daging yang Allah ciptakan untuk kesesuaian makhluk-Nya. Ia dibaluti oleh jirim yang kasar bagi menyelamatkan dunia ini kerana dunia kebendaan jika berhubung secara langsung dengan roh suci maka dunia kebendaan akan terbakar menjadi abu. Dalam hubungannya dengan dunia ini ia dikenali sebagai kehidupan, `roh manusia`.
Tujuan roh suci dihantar ke tempat ciptaan yang paling rendah ini ialah “ supaya ia mencari jalan kembali kepada kedudukannya yang asal, makam kehampiran, ketika ia masih di dalam bentuk berdaging dan bertulang ini. Ia sepatutnya datang ke alam benda yang kasar ini, dan dengan melalui hatinya yang berada di dalam mayat ini, menanamkan benih kesatuan dan menunbuhkan pokok keesaan di dalam dunia ini “ .
__ADS_1
Akar pokok masih berada pada tempat asalnya. Dahannya memenuhi ruang kebahagiaan, dan di sana demi keredaan Allah, mengeluarkan buah kesatuan. Kemudian di dalam bumi hati roh itu menanamkan benih agama dan bercita-cita menumbuhkan pokok agama agar diperolehi buahnya, tiap satunya akan menaikkannya kepada peringkat yang lebih hampir dengan Allah.
Allah membuatkan jasad-jasad atau tubuh-tubuh untuk dimasuki oleh roh-roh dan bagi roh-roh ini masing-masing mempunyai nama yang berbeda-beda. Dia berada di ruang penyesuaian di dalam tubuh. Diletakkan-Nya roh manusia, roh kehidupan di antara daging dan darah. Diletakkan-Nya roh suci di tengah-tengah hati, di mana dibena ruang bagi jirim yang sangat seni untuk menyimpan rahasia di antara Allah dengan hamba-Nya.
Roh-roh ini berada pada tempat yang berbeda-beda dalam tubuh, dengan tugas yang berbeda, urusan yang berbeda, masing-masing umpama membeli dan menjual barang yang berlainan, mendapat faedah yang berbeda. Perniagaan mereka sentiasa membawakan kepada mereka banyak manfaat dalam bentuk nikmati dan rahmat Allah.
“Daripada apa yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terang, (mereka) mengharapkan perniagaan yang tidak akan rugi”. (Surah Fatir, ayat 29). …….
Menempuh jalan ruhani menurutku ya seperti itu, seperti yang diterangkan beliau Syech Abdul Qodir Jaelani itu, seperti kejadian perkelahian ini ya harus terjadi dan dilakukan karena Sang Khaliq berkehendak agar kita dibentuk menjadi pribadi yang lebih baik, kemiskinan, kemelaratan yang sering menghantui kehidupan itu kadang kalo pikiranku lagi jernih mengatakan kamu akan dibentuk menjadi pribadi baik dan tangguh, kesulitan keuangan aku balas dengan kemudahan dalam menuntut ilmu misalnya, ikut jadi jamaah toreqoh Qodariyah Wa Nasyabandiyah Wa Syatariyah khan nggak pake mbayar, nggak pake daftar ulang, nggak pake registrasi ataupun bayar buku , malahan uang gedung dan SPP tidak ada sama sekali…..itupun masih banyak yang menyalahkan dan memata matai maksud sekolahku di TQNS ini, alesannya banyak macam dan banyak retroika… jika itu dilakukan diawal ikut mungkin akan berbeda hasil, kalo sekarang ya perlu pertimbangan kalo mengajak aku keluar dari sekolah kehidupan di TQNS, kalo bukan atas inisiatifku sendiri akan sulit bagi siapapun untuk merubah pendirianku itu …..karena kehidupan telah banyak mengajari aku persoalan mana kawan, mana teman, mana lawan dan mana penghianat…..
Malam ini adalah contoh mana kawan dan mana lawan melebur, disela sela itu ada penghianat pun aku tak tahu, perempuan yang dijadikan rebutan akhirnya dipanggil ipank dan datang juga bersamaan datangnya sang malaikat cinta, mataku lurus menatap ketika sang peri cantik itu masuk, mataku lekat memandangnya seperti alteko ketemu karet..senyumnya aduhai indahnya, bidang tubuh dan aroma menebarkan sukma, rasanya kalau bersamanya seperti ingin mukah bersama kalo sedang berpuasa, sementara setan setan Lucifer seperti memainkan harpha dan dentingannya selaras dengan langkahnya yang tak mau berpisah dengan naluri yang namanya naluri…….wahai pesona bernama RAYDA PUAN…..
Senyumnya bagaikan kaldu yang dituang diatas daging sapi yang digoreng garing sangrai dengan berteman daun bawang…siapapun akan menahan ludahnya kelu…..ingatlah sebuah pesan Sultonik Auliya Syech Abdul Qodir Jaelani bahwa “Allah membuatkan jasad-jasad atau tubuh-tubuh untuk dimasuki oleh roh-roh dan bagi roh-roh ini masing-masing mempunyai nama yang berbeda-beda”.
Dia berada ruang penyesuaian di dalam tubuh. Diletakkan-Nya roh manusia, roh kehidupan di antara daging dan darah. Diletakkan-Nya roh suci di tengah-tengah hati, di mana diberada ruang bagi jirim yang sangat seni untuk menyimpan rahasia di antara Allah dengan hamba-Nya.
Roh-roh ini berada pada tempat yang berbeda-beda dalam tubuh, dengan tugas yang berbeda, urusan yang berbeda, masing-masing umpama membeli dan menjual barang yang berlainan, mendapat faedah yang berbeda.
Perniagaan mereka sentiasa membawakan kepada mereka banyak manfaat dalam bentuk nikmati dan rahmat Allah. “Daripada apa yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terang, (mereka) mengharapkan perniagaan yang tidak akan rugi”. (Surah Fatir, ayat 29).
__ADS_1
Tiba-tiba hatiku bergetar seperti rasa syukur yang bercampur dapat hadiah, wahai RAYDA PUAN…engkau masih setengah gadis, sedangkan aku suami orang..aku ingin mengakhiri sengketa ini, aku yang kemaren mengacuhkan dirimu mendapat getah sebuah fitnah karena lelaki banyak jatuh cinta padamu dan engkau memeilihku sebagai tameng hidup….
Aku melirikmu searah ketika semampai langkahmu seolah “slow motion” ke arahku, jakunku naik turun menahan kelunya hasrat dan kau menghampirku RAYDA PUAN, mencium tanganku takdzim, karena aku terbiasa celelek`an dan slengek`an maka aku menutupi ketakjubpanku itu dengan tingkah lucu….padahal jika batinku kau tembus seperti senter menembus batu akik yang dijadikan cincin maka engkau akan melihat bahwa terdapat serat serat halus bernama hasrat cinta, sex, dan hasrat ingin memiliki…nafsu yang harus aku sembunyikan seumur hidupku dihadapan mereka sampai aku mengatakan dan berterus terang lewat mulutku…engkau dewi yang mencium tanganku dan duduk nggak mau pisah disampingku, wahai bidadari yang baru aku kenal , RAYDA PUAN…….