
Antrian terus berkurang dan akhirnya tiba giliran Ye Tian dan Xiaoxiao untuk masuk kedalam kota dan setelah membayar 1 koin emas untuk masing-masing orang
"Bahkan biaya masuk kedalam kota sekarang meningkat yah" ucap Ye Tian, dia terus berjalan tapi sekarang Xiaoxiao sudah tidak di gendongannya lagi dan berjalan disampingnya dengan tangan mereka bergandengan
"Kemana kita sekarang Ye Tian, apakah kau akan langsung ke tempat gadis Shi Yiran itu?" tanya Xiaoxiao memiringkan kepalanya melihat ke wajah Ye Tian yang lebih tinggi darinya
"Tidak kita akan mengunjungi seorang teman terlebih dahulu, aku merasa bersalah karena dulu saat aku pergi tidak berbicara dulu dengannya" kata Ye Tian berjalan menuju ke suatu tempat
"Oh apakah kau ingin mengunjungi Qin Zining itu? baiklah kalau begitu ayo, aku tidak sabar melihat orang itu"
Beberapa saat kemudian mereka sampai di depan rumah makan Qin dan melihat didalam, tidak terlalu banyak orang disana tidak seperti dua tahun yang lalu "apakah terjadi sesuatu dengannya?" gumam Ye Tian melihat keadaan rumah makan Qin yang biasanya ramai dengan orang-orang kini pelanggannya hanya beberapa orang saja
Ye Tian dan Xiaoxiao segera memasuki rumah makan dan segera melihat keadaan rumah makan Qin yang sepi pengunjung, tak lama kemudian seorang pelayan melihat keberadaan Ye Tian dan segera mendekati mereka "tuan muda dan nona muda, selamat datang dirumah makan Qin, apakah tuan muda ingin makan atau-" kata pelayan itu dengan senyuman diwajahnya karena akhirnya ada pengunjung lagi yang memasuki rumah makan ini
"Em aku kemari ingin bertemu dengan manajermu apakah dia ada?" Ye Tian bertanya kepada pelayan itu
"Ada, manajer ada diruangannya saat ini"
"Bisakah kamu panggilkan dia untukku" kata Ye Tian
"Apakah tuan muda sudah membuat janji dengan manajer?"
"Tidak" jawab Ye Tian dengan cepat dan menggelengkan kepalanya
"Kalau begitu maaf tuan muda, manajer mungkin tidak akan mau bertemu dengan orang yang tidak membuat janji terlebih dahulu dengannya"
"Emm tapi bisakah kamu sampaikan padanya kalau Ye Tian ingin bertemu dengannya"
"Ye Tian?" mendengar nama Ye Tian disebutkan, pelayan itu merasakan keakraban dalam nama itu namun dia tidak memikirkannya dan hanya menganggukkan kepala "kalau begitu tuan muda bisa menunggu sampai saya mengatakannya kepada manajer" kata pelayan itu segera membawa Ye Tian menuju ruang tunggu untuk tamu dan setelah mengantarkan Ye Tian dan Xiaoxiao diruang tunggu dia segera pergi menuju ke ruangan manajer
Didalam ruang tunggu, Xiaoxiao melihat-lihat seluruh ruangan dan melihat tidak ada yang istimewa dari mereka dan setelah melihat untuk beberapa saat dia sudah kehilangan minat dan duduk disebelah Ye Tian lalu bertanya "Ye Tian bukankah kau bilang kalau kau sangat populer disini, tapi kenapa sepertinya tidak banyak yang mengenalimu?" tanya Xiaoxiao melihat kearah Ye Tian yang meminum teh yang telah disajikan oleh pelayan tadi
"Yah tentu saja, ini karena tidak banyak yang tahu tentang namaku dikota ini, yang mereka kenali hanya wajahku saja tidak dengan nama" balas Ye Tin "dan lagi pula, akan sangat merepotkan jika sampai musuhku disini mengetahui aku kembali ke kota Awan sekarang" lanjutnya dengan tersenyum tanpa memberitahukan kalau dia pasti tidak bisa berjalan dengan cepat kemari jika orang-orang melihat wajahnya
__ADS_1
pelayan itu berjalan beberapa saat dan sudah sampai di depan sebuah ruangan dilantai paling atas dan segera mengetuk pintu
Tok Tok Tok
"Nona, ada orang yang ingin bertemu denganmu"
"Siapa itu, bukankah aku tidak memiliki janji bertemu siapa pun hari ini? katakan saja padanya aku tidak akan bertemu dengannya" suara lembut seorang wanita terdengar dari dalam
"Memang benar nona, tapi dia tetap bersikeras ingin bertemu denganmu"
"Hmm apakah dia mengatakan siapa namanya?"
"Tamu itu berkata namanya Ye Tian nona"
Setelah pelayan itu menyebutkan nama Ye Tian, tidak ada jawaban lagi dari dalam ruangan untuk beberapa saat tapi tak lama kemudian pintu terbuka dan memeperlihatkan seorang wanita cantik keluar dari balik pintu dan segera memegang pundak pelayan itu yang membuat pelayan itu tersentak dan langsung ketakutan
"Katakan padaku lagi, siapa nama tamu itu?" tanya wanita itu kepada pelayan yang gemetar ketakutan dihadapan wanita itu
"Ye Tian, apakah Ye Tian benar-benar kembali ke kota Awan ini" wanita itu terlihat menangis tapi dia segera bertanya lagi "dimana dia sekarang, cepat katakan dimana dia"
"Di-dia sekarang ada diruang tamu, nona"
Mendengar itu, wanita itu segera berlari dengan cepat sambil terus menggumamkan nama Ye Tian dan air matanya terus mengalir diwajahnya
Brak
"Ye Tian" wanita itu segera membuka pintu ruang tunggu tanpa mengetuk pintu dan segera dia melihat dua orang bertopeng disama, satu seorang pemuda dan satu lagi seorang gadis kecil dengan rambut putih
Ye Tian melihat kearah pintu dibuka dan segera melihat kearah wanita itu dan segera tersenyum kepadanya "sudah lama nona Qin, bagaimana kabarmu" kata Ye Tian sambil membuka topeng yang menutupi wajahnya
Qin Zining melihat wajah Ye Tian, wajah orang yang tidak dia temui dan dia rindukan selama dua tahun ini, dan segera air mata mengalir lagi diwajahnya segera dia berlari kearah Ye Tian dan memeluknya dengan erat seperti tidak ingin Ye Tian pergi lagi dari sisinya
Puk
__ADS_1
"Akhirnya aku kembali, Ye Tian, kenapa kau tidak mengatakannya saat kau akan pergi!" kata Qin Zining didalam pelukan Ye Tian dengan air matanya yang menetes dan membasahi pakaian Ye Tian
Mendengar yang dikatakan Qin Zining, Ye Tian segera menepuk-nepuk punggungnya dan berkata "maafkan aku"
Mereka berpelukan untuk beberapa menit dan segera melepaskan pelukan mereka setelah suara Xiaoxiao terdengar dibelakang Ye Tian
"Apakah kalian akan berpelukan terus dan tidak menganggap keberadaanku disini?" kata Xiaoxiao
Mengendar itu Qin Zining segera melepaskan pelukannya dan segera munundukkan kepalanya, dia benar-benar lupa kalau ada orang lain selain mereka diruangan ini
"Maaf harusnya aku tidak melakukan itu"
Ye Tian yang melihat wajah malu Qin Zining hanya tersenyum dan menepuk puncak kepala Qin Zining lalu berkata "tidak apa-apa tidak usah difikirkan"
"Ka-kalau begitu silahkan duduk lagi dan kita akan segera berbicara mengenai apa yang ingin kamu lakukan saat datang kemari" Qin Zining mempersilahkan Ye Tian duduk kembali
Namun malah Ye Tian memegang tangannya dan segera menyerahkan cincin penyimpanan padanya "aku datang kemari karena menjual binatang buas lagi padamu" kata Ye Tian
"Eh?" Qin Zining bingung dengan yang dikatakan Ye Tian dan segera tersadar "ah ya kalau begitu ayo kita ke gedung penyimpanan" kata Qin Zining lalu berbalik ingin pergi menuju ke gedung penyimpanan daging
Namun Ye Tian masih memegang Tangan Qin Zining lalu menariknya untuk duduk disalah satu kursi disana "untuk saat ini lebih baik kita bicara saja dulu disini karena aku ingin mengetahui hal-hal yang terjadi setelah kepergianku dua tahun yang lalu" kata Ye Tian yang memegang tangan Qin Zining
"Be-begitu ... i-iya tentu saja aku akan berbicara semua yang terjadi dikota Awan dalam dua tahun terakhir" kata Qin Zining gugup karena Ye Tian masih memegang tangannya
"Ah maaf apakah aku terlalu keras memegang tanganmu?" ucap Ye Tian
"Ti-tidak apa-apa" Qin Zining menggelengkan kepalanya dengan cepat
Xiaoxiao yang melihat tingkah keduanya benar-benar tidak mengerti, Qin Zining ini jelas memiliki suatu perasaan khusus untuk Ye Tian karena terlihat jelas dari tingkah lakunya, namun Ye Tian ini jelas melihat hal itu tetapi terlihat tidak terlalu memperdulikannya
"Apakah dia benar-benar sakit hati diakibatkan dendamnya?" pikir Xiaoxiao menggelengkan kepalanya
BERSAMBUNG.....
__ADS_1