Reinkarnasi Dewa Alam

Reinkarnasi Dewa Alam
Ch 26 orang misterius


__ADS_3

Setelah keluar dari ruang tunggu rumah makan Qin, Ye Tian dan Xiaoxiao tidak lupa mengenakan topeng mereka kembali untuk tidak menarik perhatian orang-orang kota Awan dan segera pergi menuju ke kediaman keluarga Qin berada.


Namun karena mereka berjalan bersama dengan Qin Zining tentu akan tetap menarik minat orang-orang yang melihat mereka berjalan bersama.


"Hei lihat, siapa dua orang yang memakai topeng itu kenapa mereka bisa berjalan bersama dengan Nona Qin?".


"Entahlah aku juga tidak tahu, mereka sepertinya adalah sepasang kakak beradik dan dari aura yang mereka pancarkan apakah keluarga Qin akhirnya mengundang seorang master untuk berurusan dengan keluarga Kong yang selalu menekan mereka beberapa bulan ini?".


"Ugh, karena kau mengatakan hal itu, itu mungkin saja benar, keluarga Qin telah jatuh sejak Nona Qin Zining memutuskan untuk pembatalan pertunangan antara dirinya dan tuan muda dari keluarga Kong, dan karena keluarga Kong tidak bisa secara langsung menghancurkan keluarga Qin, mereka melakukan penekanan dengan cara membuat orang-orang kota Awan takut saat akan datang ke usaha yang dijalani oleh keluarga Qin".


"Um itu sangat masuk akal dan karena keluarga Qin sepertinya sudah sangat geram dengan penekanan keluarga Kong, mereka selalu mencari orang-orang yang kuat untuk membantu mereka dengan bayaran besar, namun sebagian besar orang-orang itu pasti gagal dan hanya menjadi pecundang yang lari dengan ekor diantara kaki mereka begitu mereka mengetahui orang yang akan mereka lawan adalah keluarga Kong".


"ayo bertaruh, ketika mereka tahu kalau keluarga Kong yang akan mereka lawan itu, mereka pasti akan segera lari dan keluar dari kota Awan sesegera mungkin untuk menghindari dari menyinggung keluarga Kong yang bahkan tuan kota sendiri tidak bisa menghentikannya".


Bisikan-bisikan dari orang-orang disepanjang jalan yang mereka bertiga lalui terdengar jelas ditelinga ketiganya dengan Qin Zining yang mencoba untuk tetap tenang, dia sangat yakin kalau Ye Tian pasti akan bisa membantu keluarganya dan meminta izin untuknya bisa pergi bersama keluar dari Kota Awan, karena dia sudah merasakan sendiri kekuatan Ye Tian yang ditunjukkan saat diruang tunggu tadi jadi dia tidak ada keraguan sedikitpun.


Sedangkan Ye Tian dan Xiaoxiao mereka bahkan hanya diam saja dan seakan tidak mendengar apa yang sedang dibicarakan oleh orang-orang itu, mereka berdua hanya terus berjalan dengan Qin Zining memimpin jalan menuju kediaman keluarga Qin.

__ADS_1


Diruang aula keluarga Kong, mereka sudah mendengar berita kalau ada orang yang telah diundang lagi oleh keluarga Qin untuk melawan mereka dan itu segera membuat semua orang disana hanya tertawa dan mereka pasti akan segera melakukan hal yang sama lagi seperti orang-orang yang telah diundang oleh keluarga Qin, yaitu mempengaruhi mereka agar mereka memutuskan untuk membatalkan undangan keluarga Qin dan lari dari Kota Awan dan mereka akan membayarnya sangat tinggi untuk itu.


"Hahahaha keluarga Qin sekarang sudah benar-benar putus asa sekarang, mereka bahkan sampai mengundang seorang pria misterius yang sepertinya hanya berlagak kuat lagi" seorang tetua tertawa puas, mereka senang karena mereka bisa terus menyudutkan keluarga Qin karena dominasi mereka saat ini di Kota Awan, bahkan tuan kota sendiri tidak bisa menghentikan tindakan mereka dan sekarang mereka juga sedang dalam tahap mempengaruhi keluarga besar lainnya untuk melawan tuan kota dan tentu saja rencana mereka yang ini juga berjalan dengan lancar karena mereka berjanji untuk meningkatkan status mereka jika mereka membantu keluarga Kong menjadi pengganti tuan kota.


Ya ya ya biarkan untuk saat ini, kita akan membiarkan orang itu beberapa hari memberikan harapan pada kelurga Qin dan saat mereka sudah sepenuhnya berharap kita akan beraksi seperti sebelumnya" patriak keluarga Kong berkata dengan tawa yang tak pernah lepas dari wajahnya.


Mereka sangat senang bisa terus menekan keluarga Qin dengan cara ini, karena mereka sangat kesal dengan pemutusan hubungan mereka dan itu membuat tuan muda mereka sangat marah dan entah bagaimana tiba-tiba tuan muda mereka menemukan sebuah harta saat dia pergi keluar kota.


Sementara itu, Ye Tian dan dua lainnya sekarang sudah sampai didepan gerbang kediaman keluarga Qin dan para penjaga yang melihat Qin Zining segera membukakan pintu gerbang dan membiarkan mereka bertiga masuk kedalam kediaman, setelah berada didalam kediaman keluarga Qin, Qin Zining segera berbalik dan berkata "selamat datang dikediaman Qin kami" katanya dengan senyuman diwajahnya, dia akhirnya bisa mengajak Ye Tian kekediamannya, dan segera dia membawa Ye Tian dan Xiaoxiao ke ruang kerja untuk berbicara dengan kakeknya yang juga kepala keluarga Qin saat ini berada.


Berjalan beberapa menit mereka akhirnya sampai di rumah tinggalnya kepala keluarga Qin dan segera Qin Zining membawanya keatas tempat kakeknya berada, setelah sampai dia segera mengetuk pintunya dan segera suara pria tua terdengar dari dalam.


"Em Ning'er ada apa? apakah hal yang kau butuhkan?" pria tua itu segera berkata setelah menjawab salam Qin Zining hanya dengan anggukan saja.


"Kakek aku membawa seseorang yang akan membantu kita menangani keluarga Kong, dan aku jamin kali ini pasti dia akan mampu melawannya" kata Qin Zining dengan percaya diri, lalu mempersilahkan Ye Tian dan Xiaoxiao memasuki ruangan.


Kepala keluarga Qin segera melihat dua orang bertopeng yang sepertinya adalah seorang pemuda dan gadis kecil, dia tidak bisa dengan jelas menentukan ranah kultivasi mereka berdua, dia yang seorang diranah Inti Giok puncak benar-benar tidak mampu melihat kultivasi dua orang ini.

__ADS_1


"Siapa mereka Ning'er?" tanya Qin Zuang kepada Qin Zining.


Qin Zining melihat kearah Ye Tian dan dia sepertinya bertanya apakah boleh memberitahukan identitasnya atau tidak.


Melihat tatapan Qin Zining, Ye Tian hanya menganggukkan kepalanya dan segera dia juga membuka topeng yang menutupi wajahnya.


"Ka-kau...."


Qin Zuan terkejut setelah melihat wajah Ye Tian, pemuda yang 2 tahun lalu menjual seekor binatang buas kepadanya, walau hanya diranah Inti Perunggu, binatang buas itu tetap berkualitas tinggi juga.


"Lama tidak bertemu tuan" Ye Tian segera tersenyum dan sedikit menundukkan kepalanya, dia tentu mengenal kakek Qin Zining ini karena dialah orang yang telah membeli binatang buas yang dia bawa dari hutan dulu dan juga yang memberinya cincin penyimpanan dan memudahkannya untuk memburu binatang buas lebih banyak lagi dan bertemu dengan Qin Zining kembali dulu.


Qin Zining terdiam melihat Ye Tian ternyata mengenal kakeknya, dia tidak pernah tahu kalau mereka pernah bertemu sebelumnya dan pertemuan seperti apa yang mereka jalani dia tidak pernah mengetahuinya selama ini, jadi dia mendekati kakeknya dan bertanya padanya "kakek, kapan kalian saling kenal? kenapa aku tidak pernah mengetahuinya".


Qin Zuan segera tersadar dari linglungnya dan melihat kearah Qin Zining dan segera tersenyum lalu berkata "kami pernah bertemu 2 tahun lalu saat dia terlibat baru saja keluar dari hutan dengan binatang buas yang dia bawa dan aku membeli binatang buas itu" kata Qin Zuan "tapi aku tidak pernah melihatnya lagi setelah hari itu dan entah bagaimana sekarang dia bisa datang bersamamu kemari, apakah kalian juga sudah saling mengenal sebelumnya?" Qin Zuan menjawab lalu bertanya kembali pada Qin Zining.


Sebelum Qin Zining berbicara, suara Ye Tian segera terdengar dibelakang Qin Zining "dia adalah orang yang pernah menolongku dulu saat aku kelaparan karena saat itu aku masih bukan seorang kultivator dan uang yang aku miliki tidak cukup membeli makanan dan dia membayarkan makananku" kata Ye Tian "dan saat kita bertemu, itu adalah hari dimana aku baru saja menjadi seorang kultivator tepat hari itu" lanjutnya, perkataannya sangat mengejutkan Qin Zuan, dia benar-benar tidak menyangka pemuda didepannya ini ternyata baru menjadi seorang kultivator saat mereka bertemu dan saat itu jelas Ye Tian sudah ada diranah Inti Perunggu puncak dan sekarang 2 tahun berlalu dia sekarang tidak bisa merasakan diranah apa dia sekarang, bukankah kultivasi ratusan tahunnya selama ini benar-benar sia-sia!.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2