Reinkarnasi Dewa Alam

Reinkarnasi Dewa Alam
Ch 27 rencana Ye Tian


__ADS_3

Setelah berbicara selama satu jam mereka berbincang, Ye Tian dan yang lainnya segera keluar setelah berunding apa yang akan dilakukan terhadap keluarga Kong dan karena Ye Tian juga memiliki dendam kepada keluarga Kong dia tentu akan segera melakukannya tanpa keluarga Qin memintanya.


"Jadi Ye Tian apa yang akan kau lakukan kepada mereka? mereka sepertinya memiliki perlindungan dari orang luar yang membantu mereka dan alasan kekuatan mereka meningkat pasti karena orang ini" Xiaoxiao berkata setelah mereka keluar dari ruang kerja Qin Zuan.


"Tidak masalah, aku akan tetap melakukannya dan menyelesaikan mereka malam ini juga" kata Ye Tian dengan tenang.


"Hmmm apakah kau membutuhkan bantuanku?" Xiaoxiao menawarkan diri membantu melakukan apa yang dilakukan Ye Tian.


"Tidak perlu aku sendiri sudah cukup untuk menghancurkan mereka, kau sebaiknya melakukan hal lain saja" kata Ye Tian langsung menolak bantuan Xiaoxiao.


"Yah terserah kau saja kalau begitu" Xiaoxiao berkata lalu melihat ke arah Qin Zining dan berkata "bisakah kamu membawaku berkeliling kota ini?"


"Eh em ya tentu" Qin Zining yang sedang melihat Ye Tian disepanjang perjalanan selalu memperhatikan wajah Ye Tian, dia langsung terkejut saat Xiaoxiao berkata padanya untuk mengajaknya berkeliling dikota Awan.


"Em kalau begitu kalian pergilah bersenang-senang, aku akan pergi menemui seseorang dulu" kata Ye Tian berjalan terpisah dengan Qin Zining dan Xiaoxiao segera setelah mereka keluar dari kediaman keluarga Qin.


"Hati-hati Ye Tian" Qin Zining berkata saat mereka berpisah.

__ADS_1


"Tentu" Ye Tian menganggukkan kepala lalu segera berbalik dan berjalan menuju kediaman tuan kota.


Ye Tian terus berjalan dan dia bergerak dengan cepat, karena dia mengenakan topeng jelas dia tetap menarik perhatian orang-orang yang melihatnya dan bertanya-tanya identitas Ye Tian sebenarnya. Ye Tian disisi lain hanya terus berjalan tanpa memperdulikan orang-orang disekitarnya dia cepat sampai didepan gerbang kediaman tuan kota.


"Berhenti" seorang penjaga yang melihat Ye Tian mendekati pintu gerbang segera menghentikan langkah kakinya.


Penjaga itu memperhatikan penampilan Ye Tian dan seperti sedang mengukurnya dan mempertimbangkan untuk keperluan Ye Tian datang kemari, beberapa saat kemudian penjaga itu segera berkata dengan nada tegas dan seperti sedikit mengejek penampilan Ye Tian yang hanya memakai pakaian sederhana "tunjukkan identitasmu dan apa urusanmu kemari?" kata penjaga itu dengan pandangan merendahkan.


Mengabaikan itu, Ye Tian berkata dengan tenang "aku kemari ingin bertemu dengan Nona Shi Yiran, bisakah kamu mengizinkanku masuk?".


"Untuk urusan apa kamu bertemu dengan Nona muda, apakah kau hanya ingin menggodanya dan mencoba peruntungan untuk melamarnya? jika iya sebaiknya kamu berbalik dan pergi dari sini, karena sudah banyak tuan muda dari keluarga besar dari kota ini dan kota-kota besar lainnya saja tidak bisa menundukkannya apa lagi kamu yang terlihat seperti gelandangan!" ucap penjaga itu, kini dia benar-benar tanpa ragu mengejek Ye Tian begitu Ye Tian mengatakan ingin bertemu dengan Nona muda mereka, dia hanya berfikir jika tuan muda dari keluarga kaya raya saja tidak mungkin bisa memasuki pandangannya apalagi Ye Tian yang berpenampilan seperti gelandangan ini?


"Huuft" Ye Tian menghela nafas dan dengan sedikit gerakan dia terbang melayang sedikit demi sedikit untuk menunjukkan bahwa dia memiliki kekuatan yang bahkan lebih besar dari pada tuan kota sekali pun, dan itu berhasil membuat penjaga itu segera terdiam dan takut dengan tindakan yang Ye Tian lakukan.


Penjaga itu berfikir karena penampilan sederhana Ye Tian dia pasti hanya seorang kultivator bebas biasa yang hanya ingin bertemu dengan Nona mudanya karena mendengar pencapaian yang diraih olehnya sama seperti orang-orang lain selain Ye Tian yang beralasan hanya ingin menemui Nona mudanya. Namun sekarang, dengan Ye Tian yang melayang didepan wajahnya dia segera terkejut dan tubuhnya bergetar sangat keras dengan keringat dingin mengalir deras dan segera dia jatuh kebelakang karena dia tersandung saat dia mencoba mundur.


Setelah melayang untuk beberapa saat Ye Tian kembali turun dan segera maju menuju pintu gerbang dan segera memasukinya tanpa menunggu persetujuan penjaga gerbang, saat sebelum dia melangkah masuk Ye Tian menoleh kearah penjaga gerbang tadi lalu berkata dengan nada dingin "jika kau hanya melihat seseorang dari penampilannya saja maka suatu hari nanti itu hanya akan membuatmu merasakan kematian tanpa kau sadari" kata Ye Tian, lalu segera dia masuk kedalam kediaman tuan kota dan dia sudah menyebarkan indra spiritualnya mencari keberadaan Shi Yiran dan tanpa melihat kearah penjaga dan pelayan lain yang melihat Ye Tian yang berjalan dengan santai dikediaman tuan kota.

__ADS_1


Penjaga pintu gerbang disisi lain masih tenggelam dalam pemikirannya, dia telah menjadi penjaga bertahun-tahun lamanya dan melihat berbagai karakter orang-orang yang telah dia lihat dan nilai dan baru sekarang dia telah menelan lebih dari apa yang bisa dia telan, dia baru saja menyinggung seseorang yang seharusnya tidak dia singgung, beruntung baginya dia tidak langsung dibunuh, jika itu terjadi maka dia tidak akan memiliki reaksi apa pun untuk menghentikannya dan hanya bisa bertanya-tanya tentang kematian seperti apa yang dia alami.


Ye Tian terus berjalan tanpa memperdulikan sekitarnya dan saat dia hendak terus melangkah menuju tempat Shi Yiran berada, Shi Jiang menghentikan langkah Ye Tian untuk terus maju.


"Berhenti disitu anak muda! apa yang kamu lakukan dikediamanku".


Ye Tian segera berhenti dan menoleh kearah Shi Jiang dan dengan santai berkata "aku disini ingin bertemu dengan putrimu dan memenuhi janji yang ku buat dulu padanya" ucap Ye Tian santai.


Mendengar nada santai Ye Tian dan apa yang dikatakan olehnya, Shi Jiang mengerutkan keningnya dan mencoba mengingat-ngingat seseorang yang pernah memiliki janji bertemu dengan putrinya, dia merasa kalau selama beberapa hari ini tidak ada benar-benar ada yang berjanji bertemu dengan Shi Yiran.


Shi Jiang segera maju dan lebih memperhatikan Ye Tian dan karena wajahnya tertutup topeng dan suaranya dibuat berbeda hingga Shi Jiang tidak bisa mengenalinya karena Ye Tian sedikit mengubah suaranya, tentu akan membuat semua orang yang walau mereka mengenali Ye Tian walau dengan suaranya saja, namun saat ini pasti tidak mungkin bisa lagi kecuali jika Ye Tian menunjukkan wajahnya tidak mungkin ada yang mengenalnya lagi.


"Siapa kamu?!" Shi Jiang segera bertanya begitu tidak bisa mengenali Ye Tian dan dia juga waspada terhadapnya karena dia tidak bisa merasakan tingkat kultivasi Ye Tian yang artinya Ye Tian ini lebih kuat darinya dan tidak mungkin dia bisa berfikir kalau Ye Tian memiliki semacam teknik khusus yang menyembunyikan kultivasinya.


"Aku akan mengatakannya saat putrimu disini nanti" jawab Ye Tian tidak peduli dengan pertanyaan Shi Jiang. Itu tentu membuat Shi Jiang sedikit kesal namun dia tidak bisa melakukan apa-apa, dia masih harus memikirkan konsekuensinya jika sampai dia menyinggung orang seperti Ye Tian ini.


"Huft... baiklah aku akan memanggilkan putriku" Shi Jiang menghela nafas dan segera berjalan menuju pintu dan membawa Ye Tian masuk juga dan membiarkannya menunggu diruang tamu dan memanggil Shi Yiran dikamarnya.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2