Reinkarnasi JENDRAL Han-ya

Reinkarnasi JENDRAL Han-ya
Kutukan


__ADS_3

Di saat aku tengah mengandung besar suamiku melakukan hal yang gila bersama dengan saudara tiri ku...


aku menyaksikan nya sendiri... tak aku sangka orang yang paling aku cintai telah menghianati aku.. di kehidupan ku aku selalu mengutamakan pria itu.. meninggal keluarga, meninggal kan harta warisan.. aku melakukan semuanya itu untuk nya!!


Aku sekencang mungkin berlari meninggal kan mereka berdua, tak berani bersuara, menahan tangis ku.. aku tak Terima... aku mau balas dendam! aku balas dendam!


Tapi sayang nya semua rencana balas dendam ku tak kunjung berhasil selalu di temukan oleh mereka..


aku sungguh tak mampu.. aku menyesal telah menikah dengan nya.. pria baji**an itu... bahkan dia membunuh darah daging nya sendiri.. yaitu anak ku.. aku ingin membunuh nya..


tapi sayangnya hal itu kembali di ketahuinya lagi.. aku sungguh tak mampu melawan kelicikan mereka.. bahkan aku di tuduh oleh mereka menghianati kerajaan Shi... aku di jebak oleh mereka!


"Jendral Han-ya kamu melakukan hal tak seharusnya kamu lakukan! kamu berani nya berpikir untuk membunuh seorang Raja? apa kamu tau di mana letak kesalahan mu? " teriak prajurit di tengah kerumunan yang ingin mengeksekusi Han-ya


"heh aku tak tau di mana letak kesalahan ku! " ucap Han-ya dengan santai sambil mengelap darah yang tumpah di bibirnya


"jendral kami telah memberikan kesempatan kedua tapi kamu malah tak mau? sungguh orang yang tak tau malu! " ucap prajurit itu dengan menunjukkan ekspresi jijiknya..


Aku pun berdiri dengan energi ku yang tersisa dan menusuk diriku sendiri.. dan mulaii mengucapkan kutukan yang membuat pria itu tambah marah


"meskipun aku tak mampu balas dendam ku.. aku kutuk keturunan mu tak akan bisa dewasa jikalau mereka tidak mampu menyelesaikan kualifikasi tingkat bumi.. dan akan terjebak di tubuh remajanya... ahahahhaha" kutuk Han-ya dengan rasa benci di dadanya


aku pun tumbang di tempat eksekusi dengan hati yang perih dan hancur...


#Dibasti Shi abadi ke 45


"kak! kamu berani sekali membuat aku marah! huh" ucap Liona dengan ucapan yang marah


"ma- maaf Liona aku gak sengaja mendorong kamu jatuh.. lagian aku kan ikutan jatuh! " elak Jakie


"maaf..maaf.. aku gak suka kata maaf Jakie! " ancam Liona


"masih kecil suka mengancam kakaknya! mau jadi apa kalau kamu besar nanti Liona! " tanya Jakie sambil menggaruki kepalanya sendiri


"aku mau jadi jendral kak! " Jawab Liona sambil membersihkan bajunya


"kamu masih kecil! masih berumur dua belas Liona! kamu kok udah ada cita-cita menjadi seorang jenderal? " tanya Jakie yang heran dengan cita-cita adiknya itu


"aku suka memberikan pelajaran pada para Bajingan kak! "jawab Liona dengan rasa bangga


" yaudah lah terserah mu! " pasrah Jakie yang melihat keadaan adiknya tersebut


"putri Liona dan Pangeran Jakie.. Tuan menyuruh kalian segera menghadap! " ucap seorang pelayaan dengan nafas terengah-engah


"jika tak sanggup berlari jangan berlari!" ucap Liona sambil berjalan menuju ke kediamam mentr


"maaf atas ketidak sopan saya putri" ucap pelayan itu dengan terkejut


"lain kali jangan di ulangi! " ancam Liona


Nama: Liona Li

__ADS_1


Nama panggilan:putri Liona


umur: 12 tahun


anak seorang Menteri


Nama:Jakie Li


nama panggilan:pangeran Jakie


umur:18 tahun


saudara kandung Liona


#kediaman mentri Li


"Ayah! kenapa memanggil kami? " tanya Liona dengan sedikit ragu


"kamu telah di pilih nakal! " Jawab Li Harsen dengan raut wajah senang


"terpilih menjadi apa ayah? " tanya Liona penasaran


"kamu akan menjadi teman belajarnya pangeran! " jawab harsen dengan senang


"kenapa firasat ku buruk ya? " batin Liona


"pangeran?" tanya Liona dengan khawatir


senyuman yang di berikan oleh ayahnya Liona membuat Liona tak bisa menolak hal itu. Sudah sejak lama ayahnya Liona dapat senyum sebahagia ini


"Liona apa kamu bersedia" tanya Harsen dengan lembut


"saya bersedia ayah! " ucap Liona dengan sedikit khawatir


"bagus.. bagus" ucap harsen sambil menepuk tangan nya


"Mentri Li saya undur pamit dahulu! " pamit jendral Zhu


"baiklah jendral Zhu, sampai kan salam ku kepada Yang Mulia! " jawab harsen dengan senang


"tak masalah"


"hemp! rumor mengatakan bahawa pangeran ke Tujuh adalah seorang sampah! kenapa menyuruh aku menjadi teman belajarnya? hemp sungguh aneh! " batin Liona dengan curiga


"apa yang kamu pikirkan Liona?" ucap Harsen yang memperhatikan anaknya dari tadi melamun


"tidak ada ayah! kapan saya akan berangkat ayah? " tanya Liona yang mencoba membalikkan topik


"Kira-kira besok lusa! " jawab harsen dengan santai


"apa harus secepat itu? " tanya Liona yang tak percaya

__ADS_1


"ya! kamu siap-siap lah! kemasi barang-barang mu yang akan kamu bawa! " ucap Harsen menyuruh Liona agar segera beres-beres


"baik ayah! " pasrah Liona


"Nak! aku tau apa yang sedang kmu pikirkan! tapi aku hanya tak ingin kamu terlalu lama di kediaman ini! peperangan akan segera tiba! jikalau kamu bisa pergi ke tempat pangeran ketujuh (Tempat Tersembunyi) kamu pasti aman nak! " batin Harsen dengan sedih


"ayah! apa ayah tak mau menceritakan semuanya padanya? " tanya Jakie yang tengah khawatir akan adiknya


"tenanglah Jakie! ini pasti keputusan yang terbaik untuk nya! katakan kepada para pengawal agar bersiap-siap! " perintah Harsen


"baik ayah! " jawab Jakie


#Kamar Liona


"hemp vani apa kamu merasakan ada sesuatu yang tak beres pada ayah? " tanya Liona dengan sedikit khwatir


"Nona! ada berapa hal yang tak perlu Nona ketahui! demi kebaikan Nona maaf saya akan menutup mulut saya! " ucap Vani memperingatkan Liona


"baik lah! jikalau kamu tak mau mengatakan nya aku akan mencari tau hal ini sendiri! " ucap Liona sambil mengemasi barang-barang nya


"Nona maaf saya tak mampu mengatakan hal ini pada anda Nona! " ucap Vani dengan khawatir


"terserah! " Jawab Liona dengan acuh tak acuh


"Ayah apa ada yang ayah sembunyikan dari ku? menyapa menyembunyikan hal itu? apa ada sesuatu yang akan terjadi? Semoga itu hanya firasat ku saya ayah! " batin Liona dengan penuh tanya


...*********...


...Episode selanjutnya:...


"Shi ceng aku gak akan membiarkan mu bahagia! aku akan membuat mu menderita dengan jal**ng ini aku gak terima Ceng! " amcam seorang wanita yang telah di siksa habis-habisan oleh orang yang bernama Shi ceng tersebut


"wanita murahan salahkan diri sendiri yang baru menyadari rencana kami hahaha! cambuk dia! jangan Beri ampun! " ejek Wanita yang ada di samping Shi ceng tersebut


🌝🌝🌝🌝


... Bersambung...


🌸🌸🌸🌸🌸


Halo semuanya autor kembali nih gais.. sekedar mengingatkan kalau suka dengan Novel ini jangan lupa di Like, comen dan jangan lupa kasih jadi favorit kalian ya gaiss...


selamat membaca..


πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™


🀍🀍🀍🀍


❀️❀️❀️❀️


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–

__ADS_1


__ADS_2