Reinkarnasi JENDRAL Han-ya

Reinkarnasi JENDRAL Han-ya
permulaan Balas dendam


__ADS_3

Liona yang sedang berjalan cepat tak sengaja melihat Guru Mo berbicara dengan seseorang yang mengenakan topeng naga.


"Apa yang sedang mereka lakukan? " batin Liona


Tak ingin terlalu lama dengan penasaran nya Liona pun dengan sigap bersembunyi di balik semak-semak menguping pembicaraan kedua orang itu.


"Guru Mo kamu tau bukan benda itu sangat penting di sakate ini! kamu jangan mencoba-coba melakukan hal yang akan berakibat penyesalan! " peringatan pria bertopeng naga tersebut.


"aku tak peduli! jika kamu memberikan aku sisik ular naga sprti aku akan memberikan benda ini padamu! "


"Guru Mo! anda tidak akan menyesal di kemudian hari nantinya? " tanya pria itu tegas.


"tidak akan! asalkan aku memusnahkan ****** itu sudah lebih dari cukup! " jawab guru mo


"baiklah jika itu adalah kehendak mu! tapi ingat barang yang telah di tukar tak akan di kembalikan! " jelas pria bertopeng naga itu


"baiklah saya mengerti! "


platkkkk


suara injakan kayu terdengar keras membuat kedua orang yang sedang berbicara tersebut terkejut. Dengan sigap Guru Mo melayangkan kekuatan nya.


syuuuuu


"siapa? " tanya Guru Mo yang barusan melepaskan sihirnya. lalu dia mengecek nya dengan langkah perlahan.


Namun ironisnya tak ada seorang pun yang berada di balik semak-semak itu.


"atau hanya filingku saja ya? " batin Guru Mo


kalau ada yang bertanya di mana keberadaan Liona, Liona sedang dalam keadaan tegang bersama seorang pria entah dari mana berasal pria tampan itu.


......SEMENIT YANG LALU......


"Guru Mo sungguh sangat pintar ya! menggunakan benda rahasia sakate agar mendapatkan tujuan nya! wow hebat! " batin Liona


tampa Liona sadari di belakang nya ada seorang pria misterius yang memegang kipas edisi terbatas. Ya! dia berasal dari keluarga kaya. entah dari keluarga mana. Terus menerus memperhatikan Liona.


..."apa yang sedang wanita ini lakukan? " batin pria itu. ...


Lalu pria itu memperhatikan apa di perhatikan oleh wanita cantik yang berada di depannya itu.


"oh.. ternyata sedang menguping ya! pantasan saja! " batin pria itu


Tampa Liona sadari dia menginjak setangkai pohon dan mengakibatkan dia ketahuan

__ADS_1


untung saja pria itu sigap dan langsung membawa Liona pergi dari sana.


Dan sekarang Liona terjebak di tempat entah di mana bersama pria tampan yang berada di depannya.


"katakan kamu siapa? " tanya Liona datar


"hey wanita cantik! kamu sudah di tolong malahan tidak berkata Terima kasih lagi!" protes pria itu melihat sikap wanita cantik di hadapannya ini. Memang tak di ungkiri kecantikan Liona patut di akui, dia adalah wanita yang bersikap dingin namun memberi kenyamanan bagi seseorang yang berada di sekitar nya.


"Kamu sendiri yang ingin menolong" ketus Liona


pria itu tidak bisa berkata-kata lagi di buat oleh Liona. Baru pertama kali ini dia di acuhkan oleh seorang wanita, biasanya wanita yang akan mengejar-ngejar dia.


"Yu.Jin! nama saya adalah Yun Jin nona. kalau boleh tau siapa nama mu? " tanya pria yang bernama Yun Jin tersebut


#YUN JIN



Liona tak membalas pertanyaan pria yang berada di hadapannya ini. jujur saja dia tak suka dengan Pria yang berada di depannya ini.


"ehem Nona! "


"apa? " tanya Liona yang baru saja tersadar


"nama nona? " tanya Yun Jin sekali lagi


pria yang bernama Yun Jin tersebut membiarkan wanita di depannya itu pergi begitu saja tampa mengatakan sepatah katapun.


"Liona Li! aku akan mengingatmu! " batin Yun Jin


Sesampainya di asrama Liona mulai merencanakan balas dendam nya. kebetulan umpannya berada di depan matanya. Dia segera berpikir bagaimana cara nya agar pria yang bernama Guru Mo itu bisa hancur di tangannya.


"*kalau tak salah benda yang di pegang Guru Mo adalah Pil Sprit! pil yang sangat sulit di dapat kan oleh sakate sakura ini! ... berarti kalau Guru Mo ketahuan telah mencuri benda yang berharga itu pasti reputasinya akan hancur dengan sekali tebasan saja.. tapi pertanyaan nya sekarang bagaimana caranya? lantaran Guru Mo adalah pria yang terlihat baik! dan pandai berekting di depan umum! hemm.... " batin Liona yang berpikir keras


"Jikalau begitu.. emmm kalau gak salah ingat beberapa hari lagi akan ada pertemuan dengan pemimpin sakate sakura. Jadi di situ aku akan memulai pembalasan dendam ku!... Namun untuk apa sisik ular naga? " batin Liona yang sejak tadi berpikir keras*


dengan cepat Liona beranjak pergi dari asrama dan datang ke perpustakaan sakate sakura.umtuk mencari tau apa kegunaan dari sisik ular naga ini!


setelah menyusun banyak rencana akhirnya hari dia mana pertemuan dengan pemimpin sakate akan di mulai dengan cermat Liona berjalan masuk ke aula utama.


sesuai dengan rencana Liona kedua pria yang telah di bayarnya untuk melapor pada hari ini ketika semua orang sudah sampai


dengan langkah tergesa-gesa seorang pria yang mengenakan pakaian sakate sakura dan di beri logo sebagai penjaga pil obat.


"pe.. pemimpin.. hu.. hu.. hu.. pil sprti telah hilang! aku dan rekan ku tadinya mengecek ruang pil namun pil itu tak ada. Berniat memberikan pil itu kepada pemimpin! maafkan atas kelalaian kami. pemimpin! "

__ADS_1


"berdiri lah!" ucap pemimpin itu membiarkan kedua orang yang baru saja berlutut di hadapannya


syetttt


tebasan pedang yang jatuh mengenai kepala salah seorang dari kedua orang itu dan tewas di tempat. sedangkan pria yang ada di sebelnya menjadi pucat pasi.


takut? ya pria itu sangat takut!


"mohon beri keampunan bagi saya tuan! saya mohon! "


"katakan! kalian kapan terakhir mengecek pil itu! "


tanya pemimpin sakate dengan nada mengancam


"kemaren sore pemimpin! " jawab pria itu dengan takut


#pemimpin sakate sakura ( LING FU)



siapa pula yang tak takut dengan pemimpin sakate sakura yang memiliki darah dingin.


"siapa yang terakhir mengunjungi tempat itu? " tanya Ling Fu


"Gua.. Guru Mo.. pemimpin!" jawabnya


Guru Mo yang mengetahui namanya di sebut lansung mengadap pemimpin sakate sakura. Pucat? ya ! wajahnya kini pucat pasi


"sialan! apa aku ketahuan? perasaan tak ada seseorang kemaren di saat aku mengambil pil ini! sial.. sial... " batin Guru Mo


Jika. salah sedikit saja maka nyawanya Guru mo akan melayang. Dengan cepat Guru Mo memikirkan cara.


"saatnya pertunjukkan di mulai Guru Mo! " batin Liona


...BERSAMBUNG...


🌝🌝🌝🌝


ih... ih.. entah apa nih yang di rencanakan oleh Liona.. hemp jangan lupa like, komen, dan tambah favorit ya. Biar Autor makin giat update! dan satu lagi jangan lupa ninggalin jejak ya..


dan lagi aku akan selalu mengecek kolom komentar kok! jadi silahkan berkomentar.. by.. by..


🤍🤍🤍🤍


💙💙💙💙

__ADS_1


❤❤❤❤


💖💖💖💖


__ADS_2