Reinkarnasi JENDRAL Han-ya

Reinkarnasi JENDRAL Han-ya
penyakit Su Ci


__ADS_3

setelah mendengar penjelasan Shi Ying mau tak mau Liona hanya bisa percaya, karena sebenarnya semuanya itu bukan lah salah Shi Ying sepenuh nya, namun! dia juga bersalah karena kutukan nya yang menimpa juga pada orang lain.


"Li.. aku sudah mengatakan yang sebenarnya apa kamu mau percaya? " tanya Shi Ying yang hati-hati


"haisss mau tak mau aku hanya bisa percaya" ucap Liona mengalah


"baiklah kalau begitu mari kita pulang" ucap Shi yang yang langsung berdiri dan mengulurkan tangannya


"baik mari kita pulang" ucap Liona yang langsung menyambar tangan Shi Ying dan ikut berdiri


setelah berdiri Liona terkejut melihat Shi Ying yang dulunya setinggi dirinya kini lebih tinggi dari dia dan yang lebih parahnya lagi tangan Liona beda jauh dengan tangan Shi Ying


"huaaaa kenapa sekarang kamu lebih tinggi dari ku? ahhhh sia*la" umpat Liona yang tak mau di kalah saingi


"hahahaha kamu ini Liona... aku hanya tinggi dari mu kamu sudah mengumpat sebegitu kasarnya? dasar kamu ini! " ucap Shi Ying


"ahh aku gak mau pulang.. hingg siapa suruh kamu lebih tinggi dari aku? " kesal Liona


tak mau berlama-lama di alam sprt dengan cepat Shi Ying mengangkat Liona dan memangkulnya.


"ahhhh turun kan aku ba*ingan! " teriak Liona malu


"hmmm bukannya kamu tadi nya yang tak mau pulang? sekarang rasakan kosenkuensinya kalau mau melanggar ucapan mu tadi" ucap Shi lalu berjalan cepat


"akhhhh"


setelah kembali di tubuh mereka masing-masing, lagi-lagi Monica, Nina, dan Su Ci di buat terkejut dengan penampilan pria tampan di depan mereka


"Su-Su Ci yang benar saja lah.. tak mungkin dia adalah pria dingin berlidah tajam itu kan? " tanya Monica syok

__ADS_1


"iya kak Monica, kakak kok tak percaya dengan ku? " tanya Su Ci yang langsung menjelaskan


"sudahlah, hilangkan keheranan kalian! kita harus membahas cara agar dapat memutar balikkan keadaan! " ucap Liona mengalihkan pembicaraan dengan wajah serius, Nina yang melihat wajah serius Liona


"kita semuanya sudah naik tingkat Liona, kecuali Su Ci yang belum tau cara mengalirkan kekuatan nya! " ucap Nina yang ikut serius


"ha? Su Ci belum naik tingkat? Nina tidak sedang bercanda kan? jelas-jelas dia sudah naik tingkat! atau jangan-jangan dia.... " pikir Liona heran


"Mengapa kamu belum naik tingkat Su Ci? bukannya kamu telah meminum pil sprt! " ucap Liona yang berpura-pura tak tau, Liona memilih bertanya dulu sebelum mengatakan yang sebenarnya.


"apa Liona tidak tau aku telah naik tingkat? hehehe hanya kemampuan datarnya saja yang ada.. tenyata dia tak tau tentang aku yang telah naik tingkat? heh" batin Su Ci


"i-itu aku juga tidak tau kak! " ucap Su Ci berpura-pura linglung


"humm kamu bagaimana sih?" tanya Liona datar "Su Ci.. apa ada makanan di sini? " tanya Liona lagi yang perutnya mulai keroncongan


"emmm tak ada kak! aku belum membeli makanan lebih buat kakak Liona,kakak Monica,dan Kak Nina! " ucap Su Ci sambil mengaruk kepalanya


"bi-bisa kak! " jawab Su Ci lalu pergi dari sana


lima menit setelah Su Ci pergi, Liona langsung berbalik dan memperhatikan ekspresi wajah Nina.


"Nina apa kamu tau apa yang aku pikirkan? " tanya Liona dengan tatapan dingin


"aku tau Liona, bahkan jelas tau! " Jawab Nina dengan wajah masam


"katakan! "


"Liona sebenarnya sebelum Kamu, Monica, dan Shi Ying bangun, sebenarnya aku sudah bangun duluan! namun, aku memilih berpura-pura tidak bangun dari alam sprt ku! " ucap Nina

__ADS_1


"lalu? apa ? kenapa kamu berpura-pura tidak tau? " tanya Liona dengan tatapan membunuh, bukan masalah jikalau Nina melakukan kesalahan kecil, namun kali ini Nina melakukan kesalahan besar! kesalahan Nina adalah kesalahan Fatal! kenapa Liona berpikir demikian? jawabannya adalah Liona jelas-jelas sangat tau bahwasanya Su Ci sebenarnya bukanlah gadis polos, lugu, dan bodoh! Liona telah memperhatikan setiap gerak-gerik Su Ci selama ini, dan satu hal yang belum Liona tau adalah' siapa sebenarnya Su Ci' dan dengan Nina mengikuti jalur kebohongan Su Ci maka besar kemungkinan ambisi Su Ci untuk melakukan hal yang jahat akan semakin besar.


"aku tau aku salah Liona! namun satu hal yang belum kamu ketahui, Su Ci terkena suatu penyakit yang langkah, yaitu penyakit kepribadian ganda, apa kamu tau tentang penyakit kepribadian ganda? " tanya Nina dengan wajah datar


"ya! aku tau" jawab Liona


"kalau begitu kamu tau kan bahwasanya Su Ci memiliki dua kepribadian bukan? dan ya! selama ini aku selalu menutupi penyakit Su Ci ini dengan rapat karena aku tak mau dia mengetahui tentang penyakitnya! aku tak ingin dia berubah jahat, satu di antara kedua kepribadian nya adalah dingin, berhati dingin, licik, sedangkan di kepribadian lainnya adalah polos, rajin, bodoh, dan konyol kedua kepribadian itu selalu berlawanan Liona! " ucap Nina dengan mata yang mulai berkaca-kaca


"apa kamu tau kesalahan mu Nina? " tanya Liona Dingin


"aku tau! dengan membiarkan dia hidup dengan kebohongan maka semakin lama ambisi nya akan semakin naik! " ucap Nina


"kalau begitu kenapa kamu membantu nya berbohong? " tanya Liona heran


"karena aku tak mau dia...


" tak peduli alasan apa yang kamu sembunyikan Nina! namun kamu jangan lupa jikalau semakin kamu melakukan hal itu maka semakin besar kemungkinan kalau Su Ci akan menjadi jahat! dan berpaling dan bahkan akan melawan kita suatu hari nanti Nina! " sela Liona yang langsung menegur Nina.


"baiklah aku mengerti, aku akan berusaha yang terbaik agar sebisa mungkin bisa mengatakan yang sebenarnya kepada nya! " ucap Nina


"baguslah kalau kamu sudah mengerti" ucap Nina lalu menatap Shi Ying dan juga Monica


"kalian rahasia hal ini pada Su Ci, biarkan Nina yang menjelaskan hal ini kepada Su Ci! kalian paham bukan maksud ku? " tanya Liona dengan tatapan dingin


"kami mengerti Liona" ucap Monica, dan Shi Ying bersamaan


"hmm baguslah" ucap Liona sambil menghela nafas nya.


dan tak berselang lama akhirnya Su Ci tiba dengan membawa beberapa bungkus makanan untuk Liona, Shi Ying, Monica, dan juga Nina

__ADS_1


_________________


di Zaman Liona penyakit kepribadian ini sangat lah jarang di temui dan bahkan bayak ahli obat menyerah dan bunuh diri sangking setres nya dalam menyembuhkan penyakit ini karena tak sanggup dengan kepribadian yang berbeda-beda dan bahkan sifat yang terlalu berlawanan! Zaman kuno sangatlah beda dengan Zaman modern, oleh sebab itu tak ada yang dapat menyembuhkan jika seseorang sudah terkena penyakit ini.


__ADS_2