
"kakak.... apa telah terjadi sesuatu? " tanya Su Ci khawatir
"Tidak Su Ci, tidak terjadi sesuatu kok" jawab Nina dengan menunjukkan senyum paksa nya
"aku tau kok kakak sedang berbohong! jadi apa yang terjadi kak? " tanya Su Ci dengan penuh emosi
entah kenapa rasa hatinya mudah sekali terpancing emosi setelah melihat kakak nya menjadi seperti seorang yang berbeda
"sworq... sworq... sworq dia.. dia... " isak Nina
ini pertama kali Su Ci melihat kerapuhan sang kakak biasanya Su Ci lah yang menangis, entah kenapa Nina bisa menangis pada hari itu ketika mereka berusia 5 tahun.
"kak kenapa? ada apa dengan sworq? " tanya Su Ci yang menjadi kawatir..
terdengar tangisan sang kakak membuat hati Su Ci hancur seperti telah di tusuk tusuk oleh pedang.
ketika Su Ci ingin menghampiri sang kakak tiba-tiba dia terbangun akan mimpinya. Dan mulai meneteskan air mata beningnya.
"kenapa mimpi ini? dan kenapa aku bisa memimpikan ini? siapa sworq? dan apa gadis itu adalah kak Nina? " gumam Su Ci penuh tanya di dalam. hatinya, dia tak tau sebenarnya apa yang telah terjadi pada saudara kembarnya itu.
Su Ci dan Nina adalah saudara kembar tapi tak seiras, kini mereka ingin beranjak tiga belas tahun, dan entah kenapa di saat Su Ci berumur tujuh tahun dia mengalami kecelakaan entah seban apa dan kenapa, dan alhasil dari kecelakaan itu dia kehilangan ingatannya.
dan beberapa menit kemudian Liona datang dengan penuh emosi, dengan cepat Su Ci menghapus air mata nya dan mulai berbicara kepada Liona.
...Beberapa jam kemudian...
"itu yang terjadi kakak, Liona! " ucap Su Ci
"haisss ternyata dia sangat berbahaya rupanya" ucap Liiona sambil menghela nafas panjang
"Tapi, sebenarnya kenapa aku bermimpi seperti itu ya? terasa nyata, menghayati hatiku.. seakan-akan aku melupakan sesuatu yang sangat penting! " gumam Su Ci heran
Liona yang melihat eksperesi Nina tak biasa merasa aneh dan juga merasa curiga, bukan karena apa, namanya aja Liona, dia adalah seorang gadis cantik yang dapat membaca keadaan.
"hemmm mungkin kamu terlalu banyak tidur akhirnya akhir ini... jadi kamu bermimpi seperti itu! lagian siapa sworq? " ucap Nina mencoba mengalihkan pembicaraan
memang sebenarnya dari gerak-gerik nya Nina membuat Liona merasa ada yang jangggal dengan Nina.
"Apa yang sedang kau coba sembunyikan Nina?" batin Liona heran.
"emmm dia kupu-kupu sprit kak.. sangat besar.. dan dan, dia bisa membawa seseorang di punggung nya... sungguh keren" ucap Su Ci dengan mata yang berbinar
"hadehh... adikku ini.. sudah berusia tiga belas tahun, tapi masih berpikiran seperti anak-anak" keluh Nina
__ADS_1
"kakak! emmm kapan kita pulang ya kak? " tanya Su Ci penasaran
"eh eh eh... kenapa? sudah kangen rumah ya? " tanya Nina sambil mengelus kepala Su Ci dengan lembut
"tidak! hanya penasaran saya hehehe" jawab Su Ci
"udah.. udah.. Su Ci, kamu butuh istirahat yang banyak! supaya cepat sembuh... apa lagi kamu telah meminum pil itu! jadi kemungkinan kamu harus banyak-banyak istirahat! paham? " ucap Liona lalu beranjak pergi dari sana.
"aku istirahat dulu ya kak! " ucap Su Ci lalu berbaring di atas ranjangnya
seusai memastikan bahwa Su Ci telah terlelap, Nina lalu menyusul Liona untuk membalas perbuatan ba*in*an itu.
"Li... " panggil Nina setelah sampai di halaman asrama
"ya! apa Su Ci telah tertidur? " tanya Liona tampa menoleh ke belakang nya
"Ya.. dia sudah terlelap! " jawab Nina lirih
"katakan! apa yang sedang kamu sembunyikan? " tanya Liona lalu menoleh ke belakang
jujur, Liona agak penasaran dengan apa yang ingin di sembunyikan oleh wanita yang berada di depannya ini.
"apa maksud mu? " tanya Nina pura-pura tak tau dengan pertanyaan Liona
"Liona, bukannya saya tidak ingin memberitahukan hal ini kepada kalian.. namun beri aku waktu sedikit saja... "
"baik! aku ingat kata-kata mu ini! " ucap Liona tegas. "Monica di mana? apa dia melakukan sesuai yang kita rencanakan? " tanya Liona
"ya! dia telah mendapatkannya. jadi apa yang perlu kita lakukan selanjutnya? " tanya Nina
"tentu saja meracik ramuan itu. sesuai dengan rencana" jawab Liona lalu beranjak pergi
sebenarnya Liona menduga jikalau sebentar lagi Mo Yu akan datang ke asrama setelah dua hari lagi. Dan Liona telah memikirkan cara agar Su Ci tidak ketahuan.
setelah sampai di ruang peracik, Liona lalu mencari-cari di mana Monica berada.
"Monica! " panggil Liona
"Hallo Liona! hehehe aku sudah menemukan semuanya bahan-bahan herbal yang kamu minta" ucap Monica lalu melambaikan tangannya "emm buat apa bahan-bahan ini? " tanya Monica
"buat meracik pil sprt! " jawab Liona
"ohhhh......
__ADS_1
jedak sejenak
" apa? pil sprit! Liona aku gak salah dengar kan? " tanya Monika yang penuh dengan kerecokkan
"heboh! " ucap mulai risih.
"Monika! bisa diam tidak? " tanya Nina yang tak suka dengan kebisingan
"ehh...maaf"
Liona lalu mencoba fokus agar dapat membuat pil yang berkualitas tinggi
Liona lalu memegang gelang Pelahap hati, dan mengeluarkan gingseng yang berusia ribuan tahun.
dengan usaha yang begitu keras, dan beberapa kali kegagalan Liona tetap bertahan dan mencobanya berulang-ulang, Bukan karena Liona lemah! melainkan karena kekuatan sprit Liona tak seberapa dengan kekuatan sprit nya yang dulu, sebelum Mo Yu meracuninya.
DULU, Liona adalah peracik obat terbaik, tapi setelah kekuatan sprit nya hancur, kemudian dia menjadi seorang jendral dengan susah payah.
Dan buat yang bertanya-tanya kenapa Liona bisa menjadi seorang jendral tapi kekuatan sprit nya telah hancur, maka jawabannya adalah karena Liona sangatlah pintar dalam membuat tahktik.
Setelah setengah hari telah menunggu akhir nya pil yang dinanti-nanti telah siap. Liona yang kelelahan langsung pingsan setelah berhasil membuat lima pil sprit kualitas terbaik yaitu pil sprit yang berwarna putih seperti mutiara.
"Liona! " teriak Monika, Nina, dan Ying bersamaan.
Mereka lalu bergegas untuk menghampiri Liona, dan akhirnya Liona di gendong Ying menuju ke asrama nya.
Dan buat yang bertanya-tanya kenapa Shi Ying bisa ada di sana, jawabannya adalah Shi Ying yang sedang mencari-cari ramuan herbal yang di anjurkan oleh Liona, dan tak sengaja melihat Liona yang sedang membuat pil sprit.
"Liona, kenapa kamu bisa seperti ini? " batin Shi Ying dengan gelisah
...BERSAMBUNG...
ok gais... autor balik lagi nih... jangan lupa nanti kan bab berikutnya ya gais...
ohh iya, sekedar mengingatkan, jangan lupa like, komen, dan masukan ke favorit ya! biar kamu tak ketinggalan up berikutnya...
hehehe by by...
💙💙💙💙
🤍🤍🤍🤍
❤❤❤❤
__ADS_1
💖💖💖💖