
"aku yakin kalau mereka lah yang mencuri pil sprt itu pemimpin! " ucap Mo Yu
"mengapa kamu yakin Mo Yu? " tanya Ling Fu heran
"pemimpin tiga hari yang lalu aku telah mencari di mana-mana pil sprt itu pemimpin, namun nihil tak ada jejak sedikit pun! namun ketika saya berjalan-jalan mencoba mencari udara segar tadinya, saya tak sengaja merasakan aura pil sprt pemimpin, tadinya saya ingin menyelidiki nya sendiri, alhasil aku menemukan aura sprt di tubuh seseorang pemimpin! dan saya tak berani untuk menyelidiki nya sendiri pemimpin, jadi aku datang ke sini untuk meminta bantuan pemimpin" jawab Mo Yu
"baiklah! suruh seluruh Guru, murid yang berkepentingan, dan juga penjaga alam sprt siang ini juga! " perintah Ling Fu yang akhirnya meninggal kan tempat di mana dia dan Mo Yu berbincang
"heh! tak bisa melukaimu maka aku akan melukai temanmu Liona Lin! " batin Mo Yu sambil menampakkan smrk ala-ala devil
#siang hari
"pe-peminpin mengapa Anda mengumpulkan kami? " tanya Yan La heran
"Iya pemimpin tidak biasanya anda akan mengumpulkan kami di jam mengajar seperti ini" ucap pian Feng
"begini Guru Chu, Guru Feng, dan Guru Yan, dan tak lupa murid-murid yang membantu mengurus sakate sakura ini, saya mengumpulkan kalian semuanya karena saya telah menemukan dalang dari pencurian pil sprt, atas seizin pemimpin Sakte sakura aku berdiri di sini untuk meminta bantuan kalian semuanya untuk menangkap sang pencuri itu" ucap Mo Yu
"jadi anda ingin kami semuanya menangkap basah pencuri itu? " tanya Pian Feng yang langsung tanggap
"betul sekali" ucap mo Yu membenarkan perkataan Pian Feng
"baiklah semuanya mari kita ke sana" ucap Mo Yu yang tak sabar melihat ekspresi Liona nanti nya.
setelah Mo Yu membimbing semuanya ke asrama putri yang di mana tertulis angka 12, Ya! angka 12 adalah angka asrama Liona, Monica, Su Ci, dan Nina
Tok.. tok.. tok..
mendengar suara ketukan pintu membuat Liona tersenyum ala devil "akhirnya kamu datang juga Mo Yu! " pikir Liona yang telah mempersiapkan rencana yang matang.
akhirnya Liona pun mempuka pintu asramanya
__ADS_1
"eh? kalian kenapa berada di sini?" tanya Liona berpura-pura terkejut
"kami? hehehe kami datang ke sini dengan tujuan mencari pil sprt yang telah kalian curi" ucap Mo Yu dengan nada mengejek "geledah! " perintah Mo Yu
akhirnya sesuai dengan rencana Liona, yaitu asrama nya di geledah oleh Mo Yu "Mo Yu ingin bermain-main dengan ku? heh kamu belum cukup pintar melawan ku Mo Yu! " pikir Liona lalu memulai rencana yang telah mereka atur
"ka-kalian kenapa megeladah asrama kami? " tanya Liona pura-pura panik "ka-kalian jangan geledah lagi! " ucap Liona lagi sambil menahan tangan salah satu penjaga yang mulai megeladah lemari Liona.
"menyingkir!" teriak salah seorang penjaga kepada Liona lalu mendorong Liona,Liona yang tak waspada pun jatuh di lantai
"huhuhu kenapa kalian megeladah asrama kami? apa kami telah berbuat jahat? " tanya Liona dengan air mata yang bercucuran keluar
"cuihh gak usah pura-pura bodoh! katakan di mana kamu menyembunyikan pil sprt pemimpin!? " tanya penjaga itu sambil mencengkram kerah baju Liona
sedangkan di Luar ruangan terlihat Su Ci, Monica, Nina sedang berbincang-bincang sambil berjalan santai, dan lagi-lagi mereka di buat terkejut dengan kerumunan orang yang berada di depan asrama, dengan penuh kepanikan Monica, Su Ci, dan Nina berlari masuk ke dalam Asrama
"Liona" teriak Monica syok melihat Liona yang ingin di tampar oleh salah seorang penjaga
"ehh tidak terasa sedikit pun! apa jangan-jangan.. " pikir Liona yang langsung membuka matanya
"Ni-Nina! kenapa kamu di sini" tanya Liona panik
"hks hks.. Liona.. huhuhu mengapa mereka di sini? " tanya Nina yang langsung menangis
"Mengapa aku melihat kakak menangis ya? bukannya kakak biasanya tak suka menangis? bahkan kakak tak pernah menunjukkan ekspresi setiap hari nya! apa yang sedang terjadi? apa aku sedang bermimpi?" pikir Su Ci linglung
"me-mereka menuduh kita telah mencuri pil sprt" jawab Liona dengan tersedu-sedu
"apa yang ingin kalian lakukan? ha? " tanya Su Ci marah
"apa? heh menurut laporan dari mata-mata, kalian telah mencuri pil sprt! dan sekarang kalian tak ingin mengaku ha? " amuk sang penjaga
__ADS_1
"kami benar-benar bukanlah orang yang mencuri pil sprt itu! " amuk Monica
"kalau bukan kalian maka buktikan! " ucap penjaga itu
Liona pun berdiri, dan samar-samar penjaga itu bisa melihat smrk aneh dari wajah Liona
"kenapa aku merasakan ada hal yang janggal ya? " batin penjaga itu merasa kengerian
"hks.. jikalau kami dapat membuktikan kalau bukan kami yang mencuri pil sprt itu maka apa yang akan kalian lakukan sebagai kompensasi nya? " tanya Liona sambil menghapus air bening yang tadinya terus menetes di area wajahnya
"hoh masih ingin mengatakan dapat membuktikan nya?" tanya Mo Yu dengan nada mengejek "kalau kalian dapat membuktikan kalau kalian bukanlah pencuri nya maka kalian akan bebas! " ucap Mo Yu
"huhuhu bahkan kalian terlalu mengambil untung! ka-kalian ini sebenarnya siapa sih? kalian dengan enaknya datang dan menggeledah asrama kami bahkan tampa menanyakan persetujuan kami! dan ketika kami ingin kompensasi kalau dapat membuktikan kalau kami bukanlah pencuri yang kalian bilang itu kalian hanya membuat tawaran yang tak adil! " ucap Liona dengan suara yang tersedu-sedu
"a-apa yang kalian inginkan? " tanya Mo Yu dengan keringat dingin yang bercucuran
"aku ingin kamu.... di eksekusi jikalau kami terbukti bukanlah pencuri! " amuk Monica sambil menunjuk Mo Yu
"ka-kalian! aku mana...
" Mo Yu! " sela Ling Fu dengan nada penuh penekanan
"pe-peminpin! aku memang berkata yang benar menurut ku" ucap Mo Yu dengan perasaan sedikit gerogi
"Mo Yu! dengan kamu berkata kalau mereka telah mencuri pil sprt itu adalah hal yang harus juga di buktikan! dari tadi kamu terus membuang-buang waktu ku! apa kamu tau bahwa waktuku sangatlah berharga? " tanya Ling Fu dengan dingin
"itu.. pemimpin apa anda bisa memberikan keadilan bagi kami? " tanya Liona
"baik lah demi menghemat waktuku aku akan membuat suatu perjanjian antara kedua belah pihak! yang pertama Mo Yu! kalau Mo Yu dapat membuktikan kalau Liona, dan yang lainnya adalah seorang pencuri yang mencuri pil sprt ku maka mereka akan di eksekusi hukuman di keluar kan di sakate dan bahkan akan di jatuhi hukuman akan menjadi rakyat jelata seumur hidup! dan jikalau Liona beserta kawan-kawannya dapat membuktikan kalau mereka tidak bersalah maka orang yang mencoba memfitnah, mencemarkan nama baik seorang murid, Mo Yu akan di eksekusi hukuman mati malam ini juga! dan perjanjian ini akan berlaku hari ini juga! dan hukumannya akan berlaku malam ini! " ucap Ling Fu
"baiklah aku setuju pemimpin! " ucap Mo Yu puas dengan begini bukan hanya dapat mengusir Liona bahkan dapat mebuat hidup Liona dan kawan-kawan nya menderita..
__ADS_1
...BERSAMBUNG...