
akhirnya si rubah bodoh itu menyetujui apa yang dikatakan oleh Liona yaitu pergi ke alam sprt milik Shi Ying.. mumpung ada kesempatan Liona ambil bagian deh hehehe
Cahaya putih menyinari tubuh Liona dan juga Rubah bodoh tadi, sebelum pergi rubah tersebut berpesan pada Liona agar berpegang tangan pada Rubah karena hari ini bukan hanya Monika, Nina, Liona, dan Ying saja yang berkualifikasi namun ada banyak orang, dan hal yang di takut kan sang Rubah adalah Liona akan terjatuh di alam kualifikasi orang lain dan dia tak dapat melihat pria tampan dan pria cantik yang di maksud oleh Liona.. memang Liona ya.. ada-ada saja hehehe
akhirnya sampai juga di alam sprt Shi Ying, pada awalnya Liona mencari-cari Shi Ying dengan di bantu oleh sang Rubah. Setelah menemukan Shi Ying malam melihat pemandangan yang sungguh.. hehehe di luar ekspetasi, di depan mereka terlihat Shi Ying yang hanya mengenakan celana panjang miliknya dengan Dada yang terekspos, membuat Mata Liona tak berkedip lagi..
"sudah lama aku tak melihat pemandangan sehebat ini hehhe" ucap Liona yang mulai halu
"hey hey! apa dia orang yang kamu maksud? " tanya sang rubah yang berusaha menyadarkan Liona, Ya! Jaga-jaga mana tau Liona kehilangan kontrol terhadap Deretan roti sobek yang ada di depannya ini, bisa-bisa nantinya alam sprt Shi Ying bakalan hancur deh nanti nya dan hal ini akan berdampak pula pada sang Rubah hihihi jadi untuk berjaga-jaga Sang rubah bodoh itu menyadarkan Liona sebelum terlambat.. sesuai dengan pepatah 'sediakan payung sebelum hujan' nahh ini lah yang coba rubah lakukan..
namun sedetik kemudian..brukkk
hal yang ada di depannya membuat Sang Rubah dan Liona terbelalak dengan pemandangan di luar ekspetasi mereka..
"Y-Ying! " teriak Liona yang akhirnya berlari menghampiri SHI YING
dan hal. di depannya membuat Liona tambah Bingung lagi..
"Siapa kamu? mana Shi Ying-ku? kamu siapa ha? " cecar Liona pada pria yang ada di depannya itu
bukannya Shi Ying berada di sini tadi? kenapa sekarang berubah menjadi pria yang tak di kenal bahkan dia agak mirip dengan Shi Ying dan yang lebih parahnya mana tujuh bola bersinar tadi? kemana mreka pergi? dan.. dan kenapa pria ini lebih mendominasi dari pada Ying nya? apa-apaan ini? apa rubah itu salah membawa ku? tak mungkin juga kan!... kira-kira begitu lah pikiran Liona
__ADS_1
"apa? Ying mu? " tanya Shi Ying yang matanya berbinar
"ka-kamu...
"cikkk aku tuh sudah umur lapan belas kalau kamu mau tau... jadi wajarlah kalau aku lebih mendominasi dari pada aku yang dulu" ucap Shi Ying
"kamu bukan dia! di-di mana dia?" tanya Liona tak mau percaya, siapa juga yang mau percaya dengan hal ini? coba kalian bayangkan pria yang terlihat 11-12 tahun berubah menjadi pria jentel yang berusia 18 tahun siapa juga yang percaya? jangan bercanda deh..
"aku adalah pangeran ke-tujuh yakni pangeran Ying! aku adalah teman belajar mu Liona Lin! kamu jangan sosok lupa dong! aku tak suka loh! " ucap Shi Ying yang tak mau dia di akui oleh Liona Lin
"ahhhh si*lan pergi! " teriak Liona yang lalu menampar Shi Ying, setelah itu dia lari.. mamang benar bahwasanya pria tadi itu lebih tampan, namun pria yang di inginkan oleh Liona adalah Shi Ying yang dia khawatir kan tadi, sungguh si*lan
Shi Ying pun memegang cairan merah yang berbau amis yang barusan keluar dari sudut bibir nya. Sulit di percaya ternyata Liona menyebut 'Shi Ying ku' sungguh sangat membahagiakan, namun! ada masalah lagi yang membuat Shi Ying di ambang senang dan bimbang.
Sudah satu jam lebih Liona belum pulang-pulang, dan hal itu membuat Shi Ying khawatir bukan main.
"gadis ini! sudah tau kalau dia tak mengenal lingkungan ini masih saja membuat khawatir" pikir Shi Ying yang akhirnya mau mencari Liona
Dengan menggunakan kekuatan nadi sprt yang ia miliki Shi Ying pun memanggil Ke-tujuh Roh pedang
"hahahah kenapa kamu mencari kami? " tanya Roh kebahagiaan
__ADS_1
"apa sudah puas makannya? apa kalian bisa mencari seseorang untukku? " tanya Shi Ying
"ohh itu bisa sih aku dan yang lainnya membantu kamu.. hehehe tapi ada syarat nya! " ucap Roh kebahagiaan mencoba memberi tawaran
"kalian tak. mau membantu aku maka aku tak akan memberikan kalian energiku untuk kalian makan nantinya! " ancam Shi Ying
"hihihihi baik lah baiklah aku hanya bercanda tadinya.. hmm siapa yang perlu kami cari? " tanya Roh kebahagiaan kepada Shi Ying
"gadis cantik yang tadinya mengkhawatirkan aku! " ucap Shi Ying yang langsung saja pada intinya
"ohhh kamu ingin mencari nya buat apa huhuhuhuhu apa jangan-jangan kamu mau membunuh nya? sisakan darahnya buat kami nantinya ya.. huhuhu" ucap Roh kesedihan yang masih ingin makan lagi
"kalian ini! hanya tau makan, makan, dan makan! bisa tidak kalian jangan recok dulu! lagian aku tak mau membunuh nya! aku menyukai nya.. jadi aku mungkin membunuh nya! " tegas Shi Ying yang melontarkan tatapan Dingin kepada Roh kesedihan
"jadi kamu mencari nya untuk apa? kalau kamu menyukai nya mengapa tidak cari tau sendiri? " tanya Roh kesepian yang dalam keadaan malas
"hengg dia itu istri ku! jadi kalian harus mau mencari nya! kalian paham kan? lagian tempat ini sungguh luas.. asalkan aku bisa bersamanya maka kita akan pergi dari sini! dan kemungkinan besar dia tersesat! lagian energi ku sudah habis terkuras hanya untuk kalian makan kalau aku tidak segera kembali ke tubuh asliku maka kemungkinan kalian tak akan bisa makan lagi! tau tidak? sekarang bantu aku mencari dia! " perintah Shi Ying yang sudah tak sabar lagi
Dan akhirnya ke-tujuh Roh pun melakukan hala yang di perintahkan oleh Tuan mereka, mereka pun menggabungkan seluruh kekuatan yang mereka miliki agar mereka dapat dengan mudah melacak keberadaan sang istri Tuan mereka.
Dengan hitungan detik aura ke-tujuh Roh pun menyebar untuk mencari keberadaan Liona Lin, wanita yang sedang di khawatirkan oleh Tuan mereka.
__ADS_1
sedangkan Rubah bodoh itu apa yang terjadi pada nya? jawabannya adalah dia di abaikan oleh Shi Ying dan Ke-tujuh Roh pedang, sungguh mahkluk tak kasat mata.. hahaha😂
...BERSAMBUNG...