
Seusai makan, Zeyn dan Cyle keluar dari restoran dan berniat untuk pulang ke asrama masing-masing untuk beristirahat.
Tidak lama mereka berjalan, mereka berdua sampai di lorong penginapan sekolah, disinilah mereka berpisah.
"Sampai jumpa besok, Zeyn" Ucap Cyle
"Sampai jumpa" Jawab Zeyn
......................
Hari berganti, Zeyn sudah rapih dan siap berangkat ke kelas.
Sesampainya dikelas, Zeyn terkejut karena suasana di kelas sangatlah berbeda dari sebelumnya, kelas ini terasa sangat dingin. Semua murid hanya menatap kebawah tanpa mengucapkan sepatah kata pun, tidak terkecuali dengan Cyle.
Merasa bingung dan canggung menghadapi situasi seperti ini, Zeyn langsung duduk tanpa menyapa Cyle yang ada di sampingnya.
Nyarlathotep muncul, kali ini dia muncul dari pintu, tidak seperti biasanya yang muncul secara tiba-tiba.
Tanpa berbasa-basi, Nyarlathotep merapal sihir:
"Terepa.. Abovia Dimensa!"
__ADS_1
Tiba-tiba.. Zeyn seperti dibawa ke suatu tempat, dimana tempat ini sangatlah abstrak. Bentuk Ruang sangatlah berantakan, Benda padat menyatu dengan benda padat lainnya.
Ternyata ini adalah [Lapisan Dimensi] ke empat dari dunia. Murid yang mempunyai [Source] dibawah [Lapisan Dimensi] ini akan otomatis hancur. Sebelum itu terjadi, Nyarlathotep sudah mempersiapkan semuanya. Jadi, setiap murid yang hancur ketika memasuki dimensi ini akan dikembalikan ke kelas dengan cara Mengembalikan Waktu sebelum kejadian.
Itulah alasan mengapa murid lain hanya menatap kebawah karena mereka telah mengetahui bahwa mereka tidak bisa menembus ruang Nyarlathotep. Zeyn yang kebingungan tentu saja tidak merasakan kerusakan garis waktu, itulah alasan mengapa Zeyn tidak berperilaku seperti murid lainnya.
Didalam garis waktu yang sama, Murid lain sudah merasakan apa yang akan terjadi selanjutnya karena Nyarlathotep merusak waktu untuk menyelamatkan mereka. Di waktu yang sama, Zeyn bahkan tidak mengetahui apapun yang berarti Zeyn tidak merasakan perubahan pada Garis Waktu.
"Sudah kuduga.." Ucap Nyarlathotep
"Apa yang terjadi?" Tanya Zeyn
"Apa itu [Source]?" Tanyanya lagi
"Source adalah inti dari kehidupan seseorang, berbeda dengan jiwa. Source adalah manifestasi abstrak yang melahirkan fisik di ruang waktu yang berbeda. Orang yang mati, jiwa dan fikirannya akan hilang. Tetapi selagi masih ada Source-nya, Ia bisa hidup kembali walaupun dengan ingatan dan fisik yang berbeda. Ini yang disebut Reinkarnasi."
"Apa tujuan kau membawaku kesini? dan, kenapa murid lain tidak ada disini?" Ucap Zeyn Kebingungan
"Sebenarnya aku tidak hanya membawamu kesini. Sama sepertimu, aku membawa murid lain tapi mereka gagal dan malah hancur berkeping-keping ketika memasuki dimensi ini karena Source mereka tidak cocok dengan dimensi ini. Jadinya, aku memutar waktu dan menghancurkan takdir mereka yang hancur pada saat itu. Tentu saja aku melakukan itu atas rasa tanggung jawabku. Jangan khawatir, sekarang mereka sedang berlatih di Ruang Imajinerku yang lain, bahkan kau juga ada disana." Jawab Nyarlathotep
Zeyn hanya tercengang mendengar ucapan Nyarlathotep tersebut, dia masih belum mengetahui apa yang terjadi..
__ADS_1
"Aku akan terus menaikkan Dimensi sampai kehancuranmu tiba, pada saat itu aku akan mengembalikan waktu agar itu tidak terjadi. Kau siap?" Ujar Nyarlathotep
Sebelum Zeyn mengucapkan sepatah kata pun, Arla langsung merapal sihir sama seperti tadi
"Terepa.. Abovia Dimensa!"
Untuk yang kedua kalinya, Zeyn masih belum hancur. Nyarlathotep terkejut dengan kekuatan source nya.
Nyarlathotep merapal sihir ini, lagi lagi dan lagi sesuai dengan tingkatan.
Sampai pada akhirnya, disinilah Source Nyarlathotep ada pada batasnya. Dimensi ke enam belas dimana ketika berada di dimensi ke tujuh belas, Nyarlathotep akan hancur.
Betapa terkejutnya saat ia melihat Source Zeyn masih cocok dengan dimensi atas ini.
"Kau sangat menarik, ini adalah batasku dan kau masih belum hancur. Mungkin Source mu berada di atas Lapisan Dimensi ini, tapi aman dikatakan bahwa kau sekarang baru mempunyai Source 16 Dimensi. Kau setara denganku" Ucap Nyarlathotep dengan sangat terkejut.
"Lalu, apa fungsi dari Source yang memiliki Dimensi lebih tinggi?" Tanya Zeyn
"Singkatnya, jika kau menguasai seluruh potensi Source mu, kau akan menguasai Lapisan Dimensi dibawah Dimensi Source mu secara mutlak, mau itu waktu, ruang, sebab-akibat bahkan ingatan orang lain dan hukum yang ada di Dunia. Tapi jika kau belum menguasai sepenuhnya, Source mu hanya akan kebal dari serangan-serangan tersebut jika serangan itu berada dibawah lapisan Source mu" Ucap Nyarlathotep
Zeyn seolah tidak percaya akan hal ini, sama seperti Nyarlathotep yang tidak percaya Source Zeyn akan mempunyai kecocokan sejauh ini.
__ADS_1