
Zeyn yang sudah sampai di kamar penginapannya semakin tidak bisa tidur, tadinya ia keluar malam untuk melepaskan fikirannya, tidak disangka ia malah bertemu dengan Darcilla.
Tapi karena hari sudah mulai tengah malam, Zeyn tau bahwa ia harus tidur sesegera mungkin agar besok tidak telat pergi ke sekolah
"Aku harus tidur sekarang.." Gumamnya dikamar
Dengan mata terpejam, Zeyn perlahan membuang semua pikiran di kepalanya dan tertidur..
......................
Pagi hari tiba, Zeyn yang sudah bersiap dan berpakaian rapih siap untuk pergi ke sekolah
"Hey, kau nampak semangat sekali hari ini" Ucap Mike
"Pagi Mike" tanpa ingin menjawab rasa penasaran Mike, Zeyn hanya membalas dengan sapaan selamat pagi
Zeyn pun berjalan menuju akademi, dengan percaya diri kini ia sadar bahwa baju yang dikenakannya lebih bergengsi dibanding murid lainnya
Ia pun pergi ke kelas tanpa bertanya dimana kelasnya ke kepala sekolah, menuju ke arah kelasnya dia melewati ruang kepala sekolah yang terdapat kepala sekolah disana
__ADS_1
"Selamat pagi, pak" sapa Zeyn
"Wow wow, hari ini kau nampak sangat percaya diri" balasnya
Zeyn terus berjalan menuju kelas, sesampainya di kelas ia langsung duduk di bangku sebelah Darcilla. melihat Darcilla masih mengenakan kalung yang diberinya hal ini membuat Zeyn mengingat kejadian semalam
"Pagi Cyle" Sapa Zeyn
"Pagi juga, Zeyn" Jawab Darcilla sambil tersenyum
Lalu bel pelajaran berbunyi
Nyarlathotep muncul, pertanda pelajaran dimulai
"Selamat pagi semua" Ucap Nyarlathotep
Nyarlathotep seketika terkejut saat matanya menoleh kearah Darcilla, ia terkejut dengan kalung yang dikenakannya
"Darimana kau dapatkan kalung itu, Darcilla?" Tanya Nyarlathotep
__ADS_1
"Zeyn yang memberiku, dia mendapatkannya dari permainan malam di pusat kota sebagai hadiah" Jawab Darcilla sambil tersipu
"Apa kau tahu tentang kalung itu?" Tanya Nyarlathotep
"Tidak, tapi ini sangat indah" Jawabnya
"Aku akan menceritakannya sedikit" Ujar Nyarlathotep
"Kalung itu sudah ada sejak ribuan Tahun lalu dimana ras Malaikat masih hidup bersama manusia. Kalung itu dibuat oleh bangsa Dwarf, bangsa pengrajin handal yang buah tangannya sangat disukai semua ras. Kalung itu bernama [Crastalyn of Angels], kalung itu memiliki ciri khas Batu Kristal berwarna merah darah bernama Crastalyn ditengahnya. Kalung itu dulunya dipakai oleh Malaikat bernama Gabriel sebagai tanda terimakasih para Dwarf atas kesuburan tanah di Bangsa itu. Pasca perang Malaikat dengan Iblis di Dunia Manusia, Malaikat akhirnya memilih untuk meninggalkan Dunia Manusia agar keseimbangan tetap terjaga. Entah disengaja atau tidak, Gabriel meninggalkan kalung ini dan terkubur ribuan tahun yang lalu, terakhir aku dengar tentang keberadaan tahun ini adalah 350 tahun lalu dimana seorang ratu di kerajaan Marteins membelinya dengan harga 370,000 Crope. Aku tidak sangka ini bahkan ada di tanganmu sekarang" Ucap Nyarlathotep menceritakan asal usul kalung tersebut.
"Aku harap kau bisa menjaganya" Ucap Nyarlathotep
Darcilla dan murid lain yang mendengar hal tersebut sontak terdiam dan melihat ke arah kalung Darcilla.
"370.000 Crope..?" Ucap Tyr
Murid-murid berbincang satu sama lain tentang kalung yang dikenakan Darcilla, kecuali Zeyn dan Darcilla sendiri karena saking kagetnya mereka berdua yang mendapatkan harta Malaikat ribuan tahun lalu.
"Baiklah, maaf menunda pelajarannya. Untuk hari ini kita akan mempelajari Ekonomi" Ucap Nyarlathotep
__ADS_1
Zeyn dan Darcilla mengikuti pelajarannya sampai habis, lalu pulang kerumah untuk mempersiapkan dirinya untuk tinggal sementara di Academia de Artamevia.