
******
Masih diwaktu yang sama.
" Apa kalian ada melihat tan si " tanya ketua kelompok
" Tidak ketua " Kata pemuda 2
" Iya ya kemana thu anak sudah lama tidak melihatnya " Kata pemuda 3
" Tan Si tiba tiba menghilang sejak dia mendapat tugas dari bos besar malam itu " Kata pemuda 4
" OH, iya saya baru ingat, waktu itu saya pernah dengar Shen Li mencari Tan Si tapi tidak ada jejak satu pun tentang keberadaannya, apa jangan jangan tan si sudah mati " Kata pemuda 3
" Tidak mungkin, Tan Si adalah yang terkuat dari kita mana mungkin dia bisa mati " Lata pemuda 2 tak percaya
" Apa kamu tau siapa yang jadi incaran Tan Si malam itu " Tanya ketua kelompok
" Siapa ketua " Tanya mereka serempak
" Anak musuh bos besar atas perintah bos besar " Kata ketua kelompok tersebut
" Apa???? ini tidak mungkin kan karna dia? " Kata pemuda 3
" Siapa??? " tanya ketua dan 2 temannya
" Pengkhianat yang sering mengacaukan rencana bos besar, yang menjaga anak musuh bos besar dari kejauhan, tidak mungkin nona yang menjadi target itu bisa membunuhnya" Kata pemuda 3
" Pantas saja Tan Si tidak kembali mungkin saja nyawanya telah dihabisi oleh Dia " Kata pemuda 4
" Bisa ja-..." Kata pemuda 2 terpotong
" Sudah sudah kita harus kembali ke markas sekarang, kita sudah lama disini " Kata ketua kelompok
Ye Yuchu mendengarkan semuanya lagi lagi ada sebuah teka teki yang berada disekitarnya, siapa sebenarnya Dia ? kenapa selama hampir 2 minggu dia ada di dunia anta beranta ini??? Dia mendapatkan teka teki dalam hidupnya.
Melihat kelompok yang tidak dikenal tersebut ingin pergi, Ye Yuchu pun mengikuti mereka menggunakan Seni Roh Bayangan dari jarak 10 meter dari mereka.
Di pertengahan jalan di luar hutan kematian disaat dia mengikuti kelompok tidak dikenalnya memasuki hutan kematian, dia mendengar suara minta tolong dan tangisan yang tak jauh darinya berada, sehingga Ye Yuchu memutuskan untuk berhenti mengikuti kelompok tersebut dan pergi melihat apa yang terjadi pada orang yang berusaha minta tolong.
" Sistem apa ada alat yang bisa mengikuti kelompok tersebut agar aku bisa melacak markas mereka " Tanya Ye Yuchu saat dia akan berhenti mengikuti kelompok tersebut.
{ Burung Roh Kegelapan : Tuan rumah ---- }
" Langsung beli saja dan perintahkan untuk mengikuti mereka " Kata Ye Yuchu memotong suara sistem
__ADS_1
{ Selamat tuan rumah telah membeli Burung Roh Kegelapan mengurangi 1 voucher belanja }
*******
Di sebuah desa yang dekat dengan hutan kematian, banyak orang berkumpul di sebuah rumah sederhana namun mewah dan sekelompok bandit yang ingin menjarah desa tersebut, desa tersebut adalah Desa Semi.
" Hanya ini yang kalian miliki, cepat keluarkan semuanya atau bocah kecil ini saya bunuh " Kata ketua bandit
" Tidak, hiks hiks, jangan tuan kumohon lepaskan anakku, dia sedang sakit tuan " Kata sang ibu memohon
" Hahahaa, akan saya lepaskan jika kamu memberikan semua hartamu, " Kata ketua bandit lagi
" Saya tidak memiliki apa pun lagi tuan, hanya ini yang saya punya, tolong lepaskan anak saya tuan " Kata sang ibu
" Tuan saya mohon lepaskan anak itu, dia adalah anak yatim piatu yang di temukan olehnya, " Kata Kepala Desa
" Saya tidak peduli, kalian semua jika tidak segera memberikan semua harta kalian, tidak akan ada yang hidup disini termasuk anak ini" Kata ketua bandit yang akan menusuk jantungnya
" Tidakkkkk hiks hiks siapa saja tolong anakku " Kata sang ibu itu
" Agrh........bajingan siapa yang berani mengganggu ku " Kata ketua bandit yang terkena lemparan krikil di tangannya yang memegang pisau.
" Ketua ada apa " Tanya bawahannya
" Ba-baik ketua, kalian cepat priksa siapa yang berani melempar batu krikil pada ketua " Kata bawahan yang bertanya pada ketua bandit
" Satu langkah kedepan kaki kalian akan hilang "Kata Ye Yuchu yang duduk di atas atap rumah kepala desa.
Sontak saja saat para bandit akan berjalan maju langsung berhenti dan melihat keatas atap rumah kepala desa termasuk ketua bandit dan warga desa, seorang yang duduk santai di atas atap, berpakaian hitam bercorak burung phonik emas dan pedang di tangan kirinya jangan lupa sebuah topeng setengah wajah yang menutupi identitasnya menandakan dia adalah seorang bangsawan yang sedang mengembara.
" Siapa kamu beraninya mengertak anak buahku " Kata ketua bandit sambil mengeluarkan aura nya yg berada di ranah bumi level 3 yang diarahkan pada Ye Yuchu.
Dan pemimpin yang melihat anak buahnya berhenti karna ancaman suara itu pun makin murka.
" Maju dan bunuh mereka " Perintah ketua bandit yang murka.
Hingga salah satu bawahan bandit tersebut melangkah tiba tiba .....syuuuut ....sebuah angin melewati kaki si bandit .
" Agrh..." Teriak bandit yang melangkah kakinya terpotong satu secara tiba tiba dan jatuh terduduk
semua orang yang melihatnya sangat kaget ada yang ikut berteriak, ada yang menutupi mata anak anaknya dan ada yang pingsan.
" Masih ingin maju " Kata Ye Yuchu sambil turun ke bawah ditengah tengah warga desa dan bandit
" Kau seorang gadis " Tanya ketua bandit
__ADS_1
" Kenapa jika saya seorang gadis, kekuatanmu tidak membuatku takut " Kata Ye Yuchu mengejek.
" Kau..??? Kalian maju serang dia " Kata ketua bandit pada bawahannya
Semua bandit maju dan menyerang ye yuchu bersamaan, sedangkan Ye Yuchu hanya diam menunggu para bandit semakin mendekat, saat semakin mendengat Ye Yuchu langsung mengangkat tangannya dan melambai lambai di udara dan muncul sebuah sinar merah di lima jarinya dan diarahkan pada semua bandit yang maju.
" Yiyaaaat " Para bandit
" Syuttttttt.....Jdarrrr "
" Agrh............" Suara bandit terlempar semua secara bersamaan dalam keadaan mengenaskan dan mati seketika
" Waw kekuatan Seni Jari Dewa Api sungguh dasyat padahal aku hanya menggunakan 5% kekuatanku tapi semua bandit mati mengenaskan " Benak Ye Yuchu kagum
Sedangkan kan ketua bandit yang melihat bawahannya mati mengenaskan semakin murka, lain halnya dengan warga desa mereka bersyukur pahlawan mereka baik baik saja.
" Agrh....kau harus mati ...hiyaat " Kata ketua bandit langsung maju dan disambut Ye Yuchu dengan pedang tetap tersarung.
" Trang....trang...sreet..agrh....sleb.....agrh "
" Agrh....kau???, Siapa sebenarnya kau " Tanya ketua bandit yang sekarat
" Tidak pantas seorang spertimu tau tentangku " Kata Ye Yuchu sambil melempar pisau ketua bandit yang jatuh
" Sleb....agrh...ka- " Mati
Setelah melihat semua bandit itu mati Ye Yuchu langsung membakar mereka semua dengan elemen apinya.
Para warga yang melihat para bandit tersebut sudah kalah mereka semua menghampiri Ye Yuchu.
" Terima kasih telah membantu desa kami dari para bandit it nona pendekar, saya sebagai kepala desa ingin menjamu nona pendekar makan di tempat saya untuk mengucapkan terima kasih kami atas bantuan nona pendekar terhadap desa in" Kata kepala desa mewakili para warga dan sambut iy oleh semua warga.
" Tidak perlu kepala desa, saya hanya kebetulan lewat desa ini sebelum saya menuju tujuan yang akan saya tuju, maaf saya tidak bisa lama lama disini " Tolak Ye Yuchu secara halus
" Ah baik lah nona, kapan pun nona datang ke desa kami, akan kami sambut dengan baik, jika boleh tau siapa nama nona pendekar " Kata kepala desa
" CHUYU " Kata Ye Yuchu lalu menghilang
" Akan kami kenang selalu jasamu nona Chuyu " Kata kepala desa saat melihat Ye Yuchu menghilang.
Para warga pun kembali kerumah masing masing dengan bahagia sebab tidak akan ada lagi ada pengganggu di desa mereka.
...***********...
Selamat membaca
__ADS_1