
Hai para pembaca setia yang masih menunggu lanjutan cerita Reinkarnasi Nona Ye Bersama Sistem. Maaf ya lama gc Up sebab author tinggal dirumah keluarga suami jadi gak ada waktu untuk berpikir cara ngelanjutinnya.
Dan lagi author lagi berbadan dua dan lagi dipase mood yang kadang berubah ubah, Jadi semakin susah untuk berpikir.
Tapi alhamdulillah sekarang masih diberi kesempatan berpikir untuk ngelanjutin cerita yang telah tertunda lama.
Eh cerita lagi ceritanya nich.
hehehehe.
yaudah kita lanjutin yuk cerita yang sempat tertunda.
Selamat membaca
**************
Ini lanjutan dari eps. 49 sebelum flashback on Ya.
" Ibu? Apa kamar yang terkunci disamping kamar ayah adalah semua bukti yang yang ibu dan ayah rahasiakan tentang jati diri ayah kandung Ye Yuchu adikku, bukan?" Tanya Ye Xuan hanya ingin memastikannya saja walau pak tanya dia yakin itu adalah benar.
" Kau tau itu putraku " Bukan Ming Yu yang angkat bicara melainkan Pemimpin Ye Zinxu yang terdiam, seketika angkat bicara saat kamar disamping nya yang disebut putranya.
" Tidak sebelumnya! Tapi sejak ulang tahun adikku, sikaf dan gelagat ayah dan ibu membuatku penasaran. dan salah satunya kamar disamping kamar ayah yang selalu ayah kunci dan larang siapapun memasukinya kecuali Ibu yang harus membersihkannya " Jawab Ye Xuan Jujur.
Mendengar jawaban putranya Ye Zinxu pun menghela napas panjang dan buang. Dan itu dilakukan berkali kali sambil melihat putranya dan Ming Yu yang masih setia di pelukan putranya tanpa berniat melepasnya.
" Hm. Iya tebakan mu benar putraku, disana adalah bukti jati diri ayah kandung adikmu yang selama ini ayah sembunyikan sebelum adikku Jian Yie, ayah dari putri kecilku atau adikmu pergi dan menghilang selama beberapa tahun ini tanpa ada kabar, apa dia masih baik baik saja atau -- " Jelas Ye Zinxu sambil menerawang ke masa lalu. setelah berhenti sejenak dan tidak menerus kan perkataannya. dipandangnya wajah putranya, setelah itu berkata " Apa kau tau putraku? Selama ini orang yang ayah ceritakan adalah paman Keduamu Jian Yie. Dia dan aku satu ibu makanya aku sangat menyayangi nya dan berharap dia kembali pada keluarga kita. tapi? Saat dia kembali mala dalam keadaan terburu buru-----??
__ADS_1
Ye Zinxu menceritakan dari A sampai Z tentang awal mula hadirnya Ye Yuchu didalam keluarga nya dan knp alasan merahasiakannya dari semua anggota keluarga.
" Jadi itu lah kebenaran tentang adikmu Ye Yuchu yang bernama Fu Anchi putri dari paman Jian Yie yang slama ini kau tanyakan pada ayah tentang kamar yang tidak diizinkan siapa pun masuk " Jelas Ye Zinxu panjang lebar kepada sang putra Ye Xuan.
" Marga Fu? Bukannya kabar yang sering aku dengar di setiap akademi maupun dimasyarakat adalah Keluarga yang memarga Fu sangat misterius keberadaannya dan dikenal kejam saat menghabisi musuhnya, tapi sangat dikenang baik oleh kalangan bawah karna kebaikannya yang sering membantu. Tunggu tunggu! Apa karna itu juga ayah mengganti nama adikku dari Fu Anchi menjadi Ye Yuchu. Agar tidak ada orang yang mencari tau tentang adikku! Tapi kenapa Jadi marga Fu? Bukan kah paman dari keluarga kita dan Memarga Ye " Jelas Ye Xuan dan disertai pertanyaan diakhir.
" Kalau masalah marga paman mu yang berganti? Ayah sendiri juga tidak tau! Apa itu marga dari nenekmu atau marga dari istri pamanmu sendiri yang jelas sejak
pamanmu diusir dari klan Ye, Paman Jian Yie mu sudah tidak lagi menggunakan marga Ye lagi. Dan sebab dari mana marga Fu itu berasal ayah juga tidak tau, yang jelas kakek mu tidak pernah mau menceritakan tentang asal usul nenekmu atau istri pamanmu. Tapi keduanya memiliki keterikatan. itu yang ayah pernah dengar dari pembicaraan kekekmu dengan ketua klan Ye Terdahulu saat pamanmu telah pergi dari klan Ye saat itu. " Jelas Pemimpin Ye Zinxu pada putranya lagi.
" Hem..-- " Ucapan Ye Xuan di potong oleh teguran sang ibu Ming Yu.
" Sudah sudah! Ibu tidak ingin rasa rindu ibu pada putri ibu semakin berat nanti jika kalian terus membicarakan tentang ayah kandungnya. Sampa sekarang dia belum kembali sejak dia tau tentang bahwa kita bukan keluarga kandung nya, tapi keluarga dari ayahnya." Celah sang Ibu Ming Yu saat anaknya Ye Xuan ingin melanjutkan pembicaraannya saat mendengarkan penjelasan sang ayah.
Kedua lelaki berbeda usia pun saling tatap tatapan, dan menghela napas setelah itu menghampiri sang wanita yang masih berada disisi sang pemuda lalu dipeluknya wanita tersebut dengan penuh kasih sayang.
" Maafkan Kami sayang "
Ucap Ye xuan dan Pemimpin Ye Zinxu bersamaan sambil memeluk Ming Yu.
" Baik lah. Mari kita ke aula, bukan kah Xuan datang ke diaman kita ingin mengatakan bahwa para tamu sudah menunggu di aula utama klan Ye untuk merayakan hari pernikahan Ayah dan ibunya, bukan begitu putraku " Jawab sang ibu Ming Yu yang kembali tersenyum
" Ah Iya benar. Maaf ibu putramu ini menjadi pelupa jika itu menyangkut Ye Yuchu " Jawab Ye Xuan Cengengesan saat diingatkan oleh ibunya akan kedatangan nya kediaman orang tuanya.
" Sudah lah kita berangkat sekarang. para ketua klan Ye dan tamu kita pasti telah menunggu kehadiran kita bertiga " Ucap Pemimpin Ye Zinxu kepada sang putra dan istrinya sambil berdiri dan merapikan pakaiannya.
" Mari ayah, ibu kita pergi sekarang. " Ajak Ye Xuan setelah mendengar perkataan ayahnya.
" Baik lah. Mari suamiku lihat lah putra kita sudah tak sabar mencari kan adiknya calon kakak ipar di acara pernikahan kita." Kata Ming Yu sambil berlalu bersama sang Suami, dan tidak lupa mengejek sang putra diakhir.
__ADS_1
" Ibu " Teriak Ye Xuan mendengar ucapan sang ibu diakhir Sambil mengejar orang tuanya yang pergi lebih dulu.
Pemimpin Ye Zinxu hanya menggeleng geleng kan kepala mendengar ucapan sang istri yang mengejek putra semata wayang mereka.
Disaat mereka bertiga pergi, tanpa mereka sadari ada seekor burung merpati bertengger di jendela yang telah mendengarkan semua pembicaraan mereka dari awal sampai akhir. Setelah melihat mereka telah pergi, burung merpati pun juga ikut pergi dan menghilang menjadi cahaya.
Entah siapa yang telah mengirimnya. kita akan tau di cerita selanjutnya.
*********
Di sebuah tempat yang tenang namun gelap. Disebuah gua ada beberapa sosok yang sedang berkumpul, diantaranya dua gadis remaja dan anak lelaki remaja dan satu lagi anak kecil. Ya mereka adalah Ye Yuchu, Lili, Xiao Bay dan Xiao Yan.
Disaat mereka sedang berkumpul, tiba tiba Ye Yuchu langsung bersin bersin
" Hachiim..Hachiim....hus hus.. Siapa yang sedang merindukan ku ya " Ucap Ye Yuchu disela bersin nya.
" Nona tidak apa apa " Tanya Lili dengan datar
" Jiejie tidak apa apa " Tanya Xiao Bai dengan gemes
" Putri tidak apa apa " Tanya Xiao Yan dengan semangat
Ucap mereka bersamaan dengan mimik wajah berbeda beda.
Ye Yuchu yang mendengar pertanyaan mereka bersamaan pun sontak saja terjungkal kebelakang dan melihat ekspresi mereka yang berbeda beda merasa ingin menangis, sebab dari eksperesi mereka tidak ada yang mengkhawatirkan dirinya.
" Eh..." Teriak Ye Yuchu yang terkejut oleh pertanyaan orang terdekatnya. " Agrh..pantatku." Aduh Ye Yuchu kesakitan karn tejungkal kaget. Lalu mendongak dan terkejut lagi saat melihat mimik wajah bawahannya. " apa ap-apaan ekspresi kalian. bertanya apa aku baik baik saja tapi ada apa dengan wajah kalian yang tidak ada rasa kasian melihatku bersin dan jatuh karna kalian. ish dasar menyebalkan." Kesal Ye Yuchu dibuatnya dan langsung berdiri.
****************
__ADS_1