Reinkarnasi Nona Ye Bersama Sistem

Reinkarnasi Nona Ye Bersama Sistem
Eps. 45 * Kolam Darah Naga Azura*


__ADS_3

Selamat membaca


***************


Sontak saja mereka bertiga berdiri dan berlari cemas menghampiri tempat nonanya. Namun, mereka mala terpental jatuh karna menabrak penghalang yang sangat kuat melindungi nonanya.


"Agrh ....Bugh" Suara teriakan mereka dan terjatuh


" Hu sakitnya pantatku " Kata Xiao Bai yang jatuh terduduk.


" Diam " Bentak Xiao Yan Dan Lili


" Kalian!? " Kata Xiao Bai kesal karna dibentak


" Apa? kau lihat nona sedang kesakitan didalam pelindung itu, kau masih ingin mengaduh kesakitan ah " Jawab Lili yang marah dan Khawatir terhadap nona besarnya..


" --- " Xiao Bai terdiam seketika dan menjadi cemas terhadap Ye Yuchu yang berada didalm sana.


" Ish. Kenapa aku bodoh sekali. kenapa gc mencegahnya sih. Semoga saja yang mulia putri baik baik saja didalam danau itu?? " Gumam Xiao Yan saat melihat Ye Yuchu berendam didalam danau yang menurutnya tidak dapat membantunya bebas selama ini, meski dia tau kolam itu adalah kolam penyembuh dan darah pengorbanan sang Naga Azura untuk Ratu Phoenix pelanginya, yang dicari dan menjadi incaran para kultivator kuat dan bahkan setiap ras lainnya. Dan gumam itu masih terdengar oleh Xiao Bai dan Lili tapi Lili tidak mengerti apa maksudnya, namun dia tetap mencemaskan nonanya.


" Apa ???? Oh tidak!! Jijie kuharap kau baik baik saja." kata Xiao BaI cemas dan khawatir sambil bolak balik kaya sentrika.


" Ku tidak tau apa maksud yang kalian berdua katakan? tapi Ku percaya nona ku pasti bisa melewati itu " Lili berkata yakin meski sebenarnya dirinya masih khawatir terhadap keadaan nonanya.


" Kuharap begitu juga " Disahut oleh Xiao Yan dan dianggukan oleh Xiao Bai.


" Agggrrrhhhh "

__ADS_1


Mereka bertiga terus menghadap kearah prisai yang melindungi tuannya yang sedang berjuang melawan rasa sakit dalam kolam darah. terkadang mereka ikut teriak kesakitan saat mendengar Jeritan kesakitan Nonanya tersebut yang berulang kali berteriak.


*********


Kembali ke posisi Ye Yuchu. Orang yang menjadi kekhawatiran Lili, Xiao Yan dan Xiao Bai. saat ini dia sedang berusaha melawan rasa sakit didalam tubuhnya yang hancur leburkan tulangnya menjadi abu karna proses memperbaiki setruktur tulang yang menjadi lebih kuat dan kokoh .


" Aku harus bisa melawan dan bertahan dari rasa sakit ini, dan menjadi lebih kuat tanpa harus meminta bantuan sistem terus. dan juga bisa melindungi mereka yang ku sayangi. " Tekat Ye Yuchu dalam hati


" Agrhhhhhh...


Teriak kesakitan Ye Yuchu tak bisa menahannya, namun karna tekatnya kuat dia berusaha tetap berusaha menjaga menjaga kesadarannya.


" Agrrhhhhhhh


Sekali lagi teriak kesakitan terus menerus dikeluarkan oleh Ye Yuchu dari mulutnya, agar orang yang berada diluar tau bahwa dia masih bisa bertahan sampai saat ini dengan tetap sadar. Meski itu akan membuat mereka yang berada diluar prisai akan mencemaskan nya.


********


Kastil itu dikenal dengan nama istana * SALJU KEMATIAN * yang berada disebuah Tengah Hutan yang dikenal Angker bagi mereka yang pernah mesukinya.


SALJU KEMATIAN dinamakan begitu karna setiap orang yg memiliki niat jahat saat memasuki kawasan hutan angker akan mati mengenaskan atau diterkam oleh binatang iblis yang berada disana, meski itu koltivator terkuat yang masuk sekalipun. Dan yang menjadi pertanyaan semua orang adalah siapa penjaga dan pemilik yang menempati kawasan Hutan Angker dan istana SALJU KEMATIAN itu, dan seberapa kuat orang itu. hanya segelincir orang yang tau seperti apa rupa orang yang pernah menyelamatkan mereka saat berada dihutan Angker untuk mencari tanaman obat di saat mereka akan diserang binatang iblis didalam hutan tersebut, Tapi mereka telah berjanji tidak akan mengatakannya.


Kembali ke kastil Bak Istana SALJU KEMATIAN saat ini. Dua orang berbeda jenis sedang duduk di sebuah kursi yang terbuat emas, dan didepannya terdapat cermin yang dibawakan oleh bawahan mereka, didalam cermin itu terdapat gambaran seseorang yang sedang berjuang melawan ras kesakitan dari apa yang dia yakini sendiri.


" Sayang aku tak sanggup melihatnya seperti ini, tapi aku bahagia dia telah mendapatkan kekuatan jiwamu yang kedua, dan tinggal Tiga lagi yang harus dia satukan agar kita bisa bertemu dengan nya tanpa takut menjadi abu oleh sinar itu " Kata Sang Wanita lalu memandang ke atas yang penuh kegelapan tanpa ada cela sinar matahari menembus ke kastil yang bercahaya Lilin itu.


" Ini semua salahku! Jika ini tak terjadi kalian tak mungkin terpisah, dan harapanmu untuk menikmati sinar matahari sirna karna diriku. " Jawab sang pria yang menyalahkan dirinya dan memandang senduh kearah orang yang berada dicermin.

__ADS_1


" Tidak sayang, ini juga salahku, jika bukan karna keluarga dan diriku kamu tak akan mengorbankan Jiwa mu untuk orang itu bawa. Jadi jangan salahkan dirimu, aku tak mau kamu seperti ini " Jelas sang wanita kepada prianya


" Tapi melihatnya seperti itu, aku--a-ku merasa tak berguna seba- "


" Cup.....Aku tak ingin kau mengatakan itu! Aku yakin suatu saat kita pasti bertemu dengannya, dan dia akan memaafkan kita dan kembali pada kita. Kita doakan saja, semoga dia bisa melewati itu semua ok. " Jelas sang wanita lagi pada sang pria dihadapannya yang selalu menyalahkan diri nya sendiri. Meski sang wanita lebih terpuruk darinya. tapi, demi sang suami dia akan terus berusaha terlihat tegar agar sang suami tidak menyalahkan diri sendiri.


" Hem, baik lh " Jawab pria itu lalu memandang ke cermin melihat seseorang yang terus berusaha bertahan dari rasa sakitnya.


Mereka terus memandang kearah cermin itu dan berharap orang yang dilihatnya akan baik baik saja.


**********


Di Kediaman Klan Ye. Ye Zinxu dan Ming Yu selama beberapa hari ini selalu menunggu Ye Yuchu pulang. Namun, sampai 3 hari ini menunggu tapi orang yang mereka nantikan tidak kunjung datang.


" Suamiku, kemana perginya putri kita, kenapa sampai saat ini dia belum kembali " Tanya Ming Yu cemas dan khawatir


" Aku tidak tau Yu'er, tapi kuharap dia baik baik saja. " Jawab Ye Zinxu.


" Haah Kuharap begitu " Jawab Ming Yu dengan cemas dan mondar mandir didepan suaminya.


" Sudah lah mungkin dia masih butuh waktu sendri dulu, ini juga baru tiga hari dia pergi. biarkan dia tenang dulu, dan berhentilah jangan seperti itu, kau malah membuatku pusing " Jelas Ye Zinxu yang pusing melihat istrinya mondar mandir seperti itu.


" Eh maaf suamiku." Jawab Ming Yu lalu duduk disamping suaminya dan berusaha tenang .


" Mari tidur inj udah malam " Ajak Ye Zinxu pada istri nya.


" Hm." Jawab Ming Yu singkat dan mereka pun tertidur dengan lelap, meski sebelumya cemas terhadap putrinya yang tiga hari tidak ada kabar sama sekali.

__ADS_1


__ADS_2