
Selamat membaca
***************
...* Flashback *...
15 Tahun yang lalu.
Disaat Su Mushi pulang dari kota tetangga membawa pesanan istrinya yang hamil anak keduanya. dia di lihat kan dengan keadaan yang mengenaskan di halaman rumahnya, sontak saja dia berlari ke setiap sudut rumahnya untuk mencari keberadaan keluarganya dan istri nya, sampai dia mendengar jeritan dari aula utama dan menghampiri kesana. Saat sampai disana, dia melihat Jian Yie Mencabut pisau di jantung istrinya dan langsung menuduhnya.
" Beraninya kau membantai keluarga ku, Hiyaat...." Teriak Su Mushi marah dan menyerangnya membabi buta.
" Ini tidak seperti yau kau lihat tuan, tapi istri anda lah yang melakukannya sendiri, saya hanya ingin menolong nya saja " Bantah Jian Yie cepat sambil berusaha menangkis serangan Su Mushi yang menggila.
***********
" Saya melihat anda mencabut pisau di dada istri saya, saya yakin anda pelakunya " Teriak Su Mushi masih tak percaya.
Jian Yie tak tau harus bilang apa agar tuan dihadapannya itu percaya. Dan dia juga tak punya banyak waktu karna istrinya akan melahirkan anak pertama mereka, jika seandainya orang yang terluka dijalan itu tak meminta tolong padanya mungkin dia tak akan ada disini dan dituduh olehnya.
" Saya tidak punya banyak waktu untuk membuat anda percaya pada saya, walau pun saya menjelaskannya tuan tidak percaya pada saya. Saat ini saya benar benar dalam keadaan darurat. Maaf saya harus pergi " Jelas Jian Yie lalu melemparkan boom asab untuk pergi.
" Agrh Uhuk huk...aku akan mengingat hari ini sampai aku benar benar bisa membalas semuanya." Sumpah Su Mushi sambil mengibas ngibaskan tangannya agar asab itu cepat pergi .
Hari pun berlalu tak terasa sudah seminggu berlalu dari kejadian pembantaian di klan Su, dan selama itu juga Su Mushi mencari tau asal usul lelaki yang telah dia anggap pembunuh keluarganya. sampai suatu hari dia tak sengaja lewat halaman Klan Ye dan melihat orang yang sama yang dia lihat ditempat keluarganya dibantai dan orang itulah yang dia cari selama ini untuk membalas kan dendamnya. Su Mushi meminta bawahannya untuk mencari tau apa hubungan orang itu dengan klan Ye sampai orang itu terburu buru masuk klan Ye membawa seorang anak kecil di pangkuannya. setelah bawahannya pergi Su Mushi masih mengintai ditempat itu menunggu orang tersebut keluar, dan beberapa saat keluar lah orang tersebut dan dia mengikutinya sampai di tengah hutan dia langsung menghadang orang itu.
" Lama tak bertemu tuan " Kata Su Mushi dingin.
" Maaf tuan! Kenapa anda menghadang jalan saya " Tanya orang itu heran
" Anda tidak mengingat saya tuan, orang yang telah anda bantai keluarganya. " Teriak Su Mushi marah
" Apa maksud anda tuan, saya tidak pernah membantai keluarga anda " Tanya Orang Itu bingung dan penasaran.
" Kau...." Kata Su Mushi geram karna orang tersebut tidak mengakuinya.
__ADS_1
" Swhussss" tiba tiba ada seseorang yang datang pada Su Mushi, dia adalah bawahannya yang disuruh menyelidiki hubungan orang itu dengan klan Ye.
" Tuan dia adalah adik pemimpin Ye Zinxu yang bernama Ye Jian Yie " Bisik Bawahannya.
" Pantas saja saya tidak pernah bisa menemuinya ternyata dia adalah adik Ye Zinxu sahabatku yang dikatakan pergi meninggalkan klannya demi seorang wanita yang tidak diketahui asal usulnya " batin Su Mushi.
Ya dia Ye Jian Yie yang dituduh Su Mushi telah membantai keluarganya. Jian Yie yang melihat Su Mushi dan orang yang baru datang tersebut sedang berbisik pun heran, ada apa sebenarnya dengan orang ini kenapa mereka menghadang perjalanannya yang sedang terburu buru untuk membantu keluarga istrinya yang sedang dalam masalah.
" Tuan saya tidak punya banyak waktu untuk meladenin tuan tuan saat ini. Bisa kah anda menyingkir dari jalan Saya " Kata Ye Jian Yie sopan meski dia terburu buru pergi
" Hahaha anda meminta saya menyingkir, jangan harap saya akan membiarkan anda lolos lagi sperti seminggu lalu, Shen Li serang Orang Itu " Perintah Su Mushi
" Baik ......hiyaaat " Kata Shen Li patuh dan langsung be4lari ke arah Jian Yie berada.
Jian Yie yang melihat itu pun tak tinggal diam. dia pun langsung merapalkan sihir elemen kegelapan nya, sehingga tempatnya berdiri dan sekitarnya pun semakin mencekam dan tiba tiba di belakangnya muncul sesosok kerangka manusia bermata merah.
" Anda memanggil saya tuanku yang mulia" Kata kerangkah Iblis merah itu
" serang dia tapi jangan dibunuh " Perintah Ye Jian Yie pada kerangkah iblis merah dibelakangnya.
Shen Li yang telah mendekati Jian Yie dengan niat membunuh pun merasakan akan ada bahaya yang mengintai dirinya dari Aura kegelapan yang dikeluarkan oleh Jian Yie dan tiba tiba...
" Buk.......agrh......Dhuar..." Teriak kesakitan Shen Li yang terkena hantaman besar tak kasat mata didadanya dan terlempar jauh menghantam apa saja yang dia lalui saat terdorong mundur oleh hantaman tak kasat mata.
Su Mushi yang melihat itu pun tak tinggal diam. Dan dia langsung melempar pisau kearah jian Yie pokus kearah Shen Li terlempar. pisau tersebut melesat dengan cepat ke arah Jian Yie lalu mengenai dadanya.
" Swhusssss....sleb....buk....agrh....uhuk huk " Teriak Ye Jian Yie terkejut oleh rasa sakit yang menusuk dadanya tanpa dia sadari.
" Bagaimana mungkin? Anda....uhuk ..uhuk.." kata Ye Jian Yie tak percaya
" Hahaha, seharusnya anda tetap waspada disaat anda melawan orang saya, karna masih ada saya. Setelah anda mati saya akan membunuh keluargamu, seperti kamu membantai keluargaku " Teriak Su Mushi marah
" Jangan sentuh keluargaku! Saya berkata jujur bahwa Saya tidak pernah membantai keluarga anda? Saya berada disana karna saya ingin menolong keluarga anda atas permintaan paman An yang terluka parah di depan gerbang kediaman Su anda, tapi saat saya tiba disana saya terlambat me---sleb- Agrh " Jelas Ye Jian Yie terpotong oleh tusukan di jantung nya.
" Saya tidak akan peduli dengan apa yang anda katakan, apa yang saya lihat saat itu adalah kebenarannya, setelah anda mati giliran keluarga tercinta anda yang harus menanggungnya! Hahahahahahaha " Kata Su Mushi melihat mayat Jian Yie yang mengenaskan dengan tawa iblis nya, lalu pergi dari sana bersama bawahannya yang terluka oleh Jian Yie.
__ADS_1
Disaat kepergian Su Mushi, ditempat tersebut muncul semua aura merah menyelimuti tubuh Jian Yie dan tiba tiba Jian Yie hidup lagi sperti tak pernah terluka oleh tusukan apa pun di dadanya dan berubah menjadi kerangka iblis merah yang sebelumnya telah membuat Shen Li terluka.
" Cih jika seandainya yang mulia mengizinkan ku untuk membunuhnya, sudah kubunuh dia " Kata Kerangka iblis merah itu mengeluh
" Dia sebenarnya orang baik, cuma dia tak bisa membedakan yang benar dan salah. Chen Wu mari kita pergi, keluarga istriku dalam bahaya saat ini....Swhusss" Jawab Jian Yie tenang lalu pergi dan di ikuti oleh Chen Wu sih kerangka iblis merah.
..." Flashback off "...
*********
" Apa maksudmu? Katakan padaku, apa maksud perkataanmu Mushi. Jangan bilang orang yang selama ini Yuanxi singkirkan untuk membunuh putriku adalah orang orangmu. Jawab Mushi? " Teriak Ye Zinxu sambil menarik kerah baju Su Mushi.
Su Mushi tetap diam dan tak melawan. karna dia masih syok akan kenyataan yang sebenarnya terjadi. Dipikirannya saat ini sedang berkelana ke masa 15 tahun sehingga dia tak mendengar kan teriakan Ye Zinxu.
" Katakan padaku Mushi " Bentak Pemimpin Ye Zinxu kepada Su Mushi yang tidak mendapat jawabannya.
Mendapat bentakan dari Ye Zinxu akhirnya Su Mushi tersadar lalu memandang kearah pemimpin Ye dengan mata bersalah.
" Maaf " Kata Su Mushi Lirih.
" Maaf untuk apa, katakan padaku " Bentak Ye Zinxu lagi
" Maaf, maafkan aku ini semua salahku yang tidak mendengarkan penjelasannya dan dan membunuhnya " Kata Su Mushi lirih
" Siapa yang telah kau bunuh Mushi, jangan bilang kau membunuh adikku jian Yie " Tanya Pemimpin Ye Zinxu menahan amarah
" Maaf " hanya itu yang bisa dikatakan Su Mushi pada teman yang dulu selalu membantunya.
" Kauuu..... Bugh.....kenapa kau membunuh adikku...bugh....kenapa.....bugh....." Tanya Pemimpin Ye Zinxu marah dan memukul Su Mushi terus menerus.
Sedangkan kan Su Mushi hanya membiarkannya tanpa mengelak atau pun melawannya balik, karna dia telah bersalah.
Ming Yu yang melihat suaminya memukul Su Mushi seperti hilang kendali pun berusaha menenangkan nya agar berhenti memukul Su Mushi yang babak belur.
" Suamiku. berhenti ini tidak akan bisa mengembalikan Jian Yie kita kembali, Yu'er tau adik jian Yie sangat berarti bagimu, tapi lihat lah keadaannya yang telah kau lakukan? apa kamu juga ingin menjadi sperti pembunuh ini yang telah membunuh adik Jian Yie kita. Tenangkan lah emosi mu suamiku, saat ini lebih penting bagi kita untuk mencari cara untu menjelaskannya kepada putri kita saat dia nanti kembali dan menanyakan keberadaan orang tuanya " Kata Ming Yu berusaha menenangkan Ye Zinxu.
__ADS_1