Reinkarnasi Sang Penguasa

Reinkarnasi Sang Penguasa
Pelatihan Pertama


__ADS_3

"Kau harus memperkuat kuda-kuda mu Yuan'er"


"Ayunkan tanganmu lebih kuat!"


Yuan Li mengikuti arahan dari guru Xiao. Tangan kanannya yang memegang pedang diayunkan lebih kuat.


Ini adalah pelatihan pertama Yuan Li. Pelajaran pertamanya adalah dasar-dasar berpedang.


'bertahun-tahun memegang belati, harusnya ini bisa berjalan lancar'


'tapi pada kenyataannya ini lebih sulit daripada memegang belati'


Yuan Li terus mengayunkan pedangnya sesuai dengan yang sudah diajarkan oleh guru Xiao.


Disisi lain, Aling Zhu sedang berlatih dengan elemen nya.


"Aling Zhu fokuskan seranganmu"


"baik guru"


...----------------...


"istana ini rasanya sangat tenang tanpa si anak tidak berguna itu"


"kau benar anakku. Aku harap dia mati di tengah hutan itu, hahaha"


Anak dan ibu itu tertawa bersama dengan senang. Mereka adalah selir dan anak Kaisar Xue, Shen Luo An dan Xue Yiang Rang.


Ya, mereka lah penyebab utama dari diusirnya Xue Yuan Li dari Kekaisaran. Mereka memfitnah Yuan Li dengan kejam. Membuat semua orang tidak percaya pada gadis itu. Menyiksanya tanpa belas kasihan.


"apa yang kalian tertawakan" suara itu menghentikan tawa pasangan anak dan ibu tadi. Mereka berdua sontak menoleh ke belakang dan menampilkan wajah terkejut.


"ah, salam kepada ibu suri. semoga anda hidup seribu tahun lagi" ucap Selir An sembari membungkuk diikuti oleh Yiang Rang.


"kami hanya sedang bergurau bersama. Sebagai pasangan ibu dan anak sudah seharusnya kami menghabiskan waktu bersama" Yiang Rang mengangguk sambil tersenyum canggung.


"ibuku benar, apakah nenek ingin bergabung bersama kami?" tanya Yiang Rang berusaha ramah.

__ADS_1


"tidak terimakasih" jawab Ibu Suri Xue Mu Lan lalu pergi meninggalkan mereka berdua diikuti kedua dayangnya.


......................


"Yuan'er kau akan mulai latihan berkultivasi besok" Yuan Li tersenyum senang. Dirinya sangat menantikan waktu ini.


"benarkah? ah aku sangat menantikan ini" ucap Yuan Li senang.


"besok pagi tunggu aku di dekat air terjun. Aling Zhu kau temani Yuan'er"


"baik guru"


Setelah makan malam dan berbincang kecil, Guru Xiao pergi kembali ke tempat dia tinggal. Begitu juga dengan Yuan Li dan Aling Zhu, mereka kembali ke dalam gua tempat mereka berdua tinggal. Tenang saja mereka tidak akan macam-macam karena Yuan Li masih dibawah umur dan Aling Zhu adalah pemuda sopan dan bermartabat.


Paginya...


Yuan Li menunggu Guru Xiao di dekat air terjun tujuh warna dengan ditemani oleh Aling Zhu.


Air terjun tujuh warna bukan berarti air terjun itu memiliki tujuh warna. Itu hanya nama saja. Air terjun tujuh warna ini mengandung banyak energi Qi disekitarnya. Akan sangat baik jika melakukan pelatihan disini. Itu akan mempercepat peningkatan tingkat kultivasi.


Saat ini, Yuan Li belum memiliki tingkat kultivasi sama sekali. Dantian-nya disegel, jadi dia tidak bisa berkultivasi. Entah bagaimana nanti Guru Xiao akan membantunya berkultivasi.


"Kalian sudah lama menunggu?" Aling Zhu dan Yuan Li yang sedang bermain-main dengan air langsung mengalihkan atensinya pada Guru Xiao yang baru saja datang.


"Tidak terlalu, guru tidak perlu merasa bersalah" Ucap Yuan Li sambil melambaikan tangannya.


"Siapa juga yang merasa bersalah? Sudah seharusnya murid yang menunggu gurunya" sinis Guru Xiao.


"tapi guru kau terlambat. Ini sudah bisa disebut siang bukan lagi pagi" Sungut Yuan Li.


plak!


Aling Zhu memukul kepala Yuan Li geram. Yuan Li langsung melotot ke arah Aling Zhu seolah ingin menelan Aling Zhu hidup-hidup.


"yak! kau ingin aku menjadi bodoh!? hah!?" teriak Yuan Li marah.


"Kau itu harusnya berfikir lebih cerdas! Guru itu sudah tua, jalannya lambat wajar saja jika guru terlambat" Ucap Aling Zhu jujur.

__ADS_1


"Benar juga, Aling ge... bukankah lebih baik kau tinggal bersama guru? jadi kau bisa menggendongnya saat guru akan pergi jadi guru tidak akan terlambat seperti ini" Guru Xiao mendengus tidak Terima saat kedua muridnya menistakan dirinya.


"Murid sialan! aku memang tua tapi aku tidak lamban dan aku tidak butuh bantuan Aling Zhu untuk tinggal bersamaku"


"Ayolah guru, bukankah itu baik? itu akan membantumu. Dan kau juga tidak akan kesepian lagi. Guru bisa merepotkan Aling Zhu"


"apa-apaan! kenapa jadi aku? kenapa tidak kau saja" Aling Zhu berteriak tidak suka saat Yuan Li melemparkannya pada hal-hal yang mustahil.


"aku tidak mungkin melakukan itu" Jawab Yuan Li.


"kenapa tidak"


"apa kau buta? aku ini gadis kecil yang lemah. Umurku baru dua belas tahun. Tidak mungkin bagiku mengerjakan pekerjaan berat. Apalagi menggendong guru kesana kemari. Itu sangat mustahil untuk kulakukan" Jawab Yuan Li berlagak seperti gadis lemah.


"Hey cukup! hentikan perdebatan kalian berdua! aku menyuruh kalian kemari untuk berlatih bukan berdebat" Guru Xiao melempar tatapan tajam kepada kedua anak muda berbeda gender yang masih berada di dalam air itu.


"Yuan'er kau pergilah ke bawah air terjun itu dan duduk lah dalam posisi lotus. Serap energi Qi di sekitarmu dan jangan pernah beranjak sebelum aku memberi perintah!"


"Guru yakin? Kepalaku akan pecah karena tertimpa air"


"kau mau apa tidak!"


"aish aku hanya bercanda, kau ini terlalu serius guru" Yuan Li segera berjalan ke arah air terjun. Dingin langsung menyapa tubuhnya saat Yuan Li tiba di bawah air terjun. Yuan Li segera mengambil posisi lotus, matanya mulai terpejam. Ia mulai melakukan apa yang Guru Xiao perintahkan. Bibirnya bergetar menahan dingin.


"Guru, sebaiknya kau jangan terlalu keras pada Yuan'er. Dia masih terlalu muda, hidupnya juga sudah tersiksa. Aku rasa dia hanya ingin bahagia" Ucap Aling Zhu sambil memperhatikan Yuan Li yang duduk diam sembari menahan dingin.


"aku tau, aku hanya ingin dia menjadi kultivator yang hebat, jadi dia tidak akan di anggap rendah lagi." Ujar Guru Xiao. "Dantian-nya disegel, dia harus berlatih lebih giat setelah aku berhasil membuka segelnya nanti" lanjutnya.


Keduanya memperhatikan Yuan Li yang masih fokus pada pelatihannya. Wajahnya pucat karena dingin, namun ia tetap diam.


"Berapa lama dia harus berada di sana?"


"Satu bulan, kurasa itu cukup untuk membuka dantian-nya dan juga membuka tahap kultivasi nya"


"Apakah tidak terlalu lama,guru?


"Ku rasa tidak, kondisi yang membuatnya harus berdiam selama itu" jelas Guru Xiao. "kita beruntung ada di dekat air terjun tujuh warna, jadi Yuan Li tidak harus melakukannya lebih lama"

__ADS_1


Aling Zhu menatap Yuan Li khawatir. Satu bulan mungkin waktu yang lama bagi Aling Zhu, karena dulu dirinya hanya membutuhkan waktu sekitar tiga hari untuk berdiam diri di bawah air terjun tujuh warna.


TBC


__ADS_2