Relationship Story

Relationship Story
BEGIN


__ADS_3

LIMARIO MANOBAN


Duduk di balkon kamar, menikmati udara pagi, dengan secangkir cappucinno yang asapnya masih mengepul, sebungkus rokok yang entah sudah tertinggal beberapa batang didalamnya dan sebuah laptop yang menyala.


Aku yang saat ini berbeda dwngan diriku 3 tahun lalu, diri ku yang sekarang menjadi pecandu rokok dan peminum alkohol. Bisa dikatakan aku dulu adalah peminum yang payah, tapi sekarang jangan ditanya, hanya 2 hal itu yang membuat ku tenang dan tidak memikirkan rasa kesakitan ku.


Tatapan ku terfokus pada laptop yang menyala, jari-jari menari dengan cepat diatasnya, hingga dari huruf menjadi kata, kata menjadi kalimat, kalimat tersusun rapih, hingga membentuk sebuah kisah tuk dikenang.


Awalnya aku ingin membuat sebuah novel untuk  kisah cinta ku, namun aku merasa gagal, tulisan yang tidak begitu layak tuk dibaca, merangkai kata ternyata sulit, jauh lebih mudah bercerita daripada menuliskannya.


Menulis tentang kisah kehidupan diri sendiri, terkadang sulit terkadang mudah, mencoba sekuat hati mengulas kembali kisah kehidupan kita, ada bahagia, canda tawa dan air mata kesedihan. Keluarga, persahabatan, hingga asmara, tertuang dengan kata demi kata, membuat diri kita berdamai dengan masala lalu.


Membuka luka lama berulang-ulang membuat kita kebal akan rasa sakitnya, sampai-sampai dimana kita memaksakan diri untuk berdamai dengan diri sendiri.


Dalam tulisanku mengingatkan ku,,bahwa ujian tak akan melebihi kapasaitas diri kita sendiri. Karena Tuhan selalu adil pada makhluk ciptaannya.


Seberapa jauh aku berlari, namun nyatanya kenangan bersamanya tak pernah hilang. Ini lah kisah ku, perjalanan panjang penuh liku yang aku lalui. Menjadi seorang penulis bukan lah cita-cita ku, aku hanya ingin mengurangi sedikit rasa sakit hati ku.


Dan hanya dengan cara memulis tentang kisah ku aku dapat berdamai sedikit demi sedikit dengan masa lalu ku yang pahit akan kisah cinta ku, seakan dunia tak ada lagi untuk ku. Sekedar tulisan cerita hati ku, bukan catatan diary.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡





















__ADS_1







♡♡♡♡♡♡♡



Wallpaper Itu adalah aku dan mantan kekasih hati ku yang tak pernah ku ubah sejak 5 tahun lalu. Seseorang yang sudah 3 tahun terakhir ini yang ingin aku lupakan, seseorang yang benar-benar menaklukkan seluruh hati ku. Seseorang yang sudah membuat lubang luka dihati ku.


Ingin melupakannya, ingin membencinya 2 hal yang selalu aku coba namun tak pernah bisa kulakukan. Kenangan bersamanya tak pernah bisa membuat ku membencinya ataupun melupakannya.


Aku juga tidak tau mengapa bisa sampai begitu Cinta dan sayang ku begitu besar untuknya dan tak pernah pudar untuknya, tapi aku mencoba mengikhlaskannya karena ia telah berbahagia bersama pilihannya.


Diawal aku merasa tidak bisa menerima pengkhianatannya terhadap ku, selama 5 bulan aku selalu menerornya dengan mengancamnya, menghubunginya hanya untuk memintanya kembali pada ku namun ia tetap tidak mau, hingga suatu ketika, jennie datang menemuiku yang bersama kekasih barunya, ketika itu rasa cemburu ku begitu besar hingga aku menghajar laki-laki itu hingga tak sadarkan diri, sampai membuat jennie takut dengan ku, saat aku melihat matanya menyorotkan rasa takut kepada ku, saat itu aku sadar, aku tlah melukainya.


Aku menyadari rasa cemburu ku yang begitu besar membuatnya terkekang, selama 5 tahun kami hidup bersama tanpa ikatan pernikahan membuat ku merasa ingin memilikinya begitu besar.


Selama 5 tahun aku tak pernah menyentuhnya, dalam hal berhubungan intim, aku mengenal keluarganya dengan baik mereka pun menerima ku dengan tangan yang terbuka, begitu pun keluarga ku.


Aku berusaha menyelesaikan kuliahku dengan bekerja keras, membiayai kuliah ku sendiri dan kuliahnya, juga membiayai kehidupan kami.


Keluarga jennie adalah keluarga terpandang di korea, karena Dady nya jennie adalah seorang pengusaha di segala bidang, jennie memiliki seorang kakak laki-laki yang sudah beristri dan memiliki seorang anak laki-laki.


Selama 4 tahun sudah hubungan kami berjalan tanpa ada masalah yang berat, pertengkaran kecil sering terjadi diantara kami, tak ada hubungan yang berjalan mulus. Begitupun hubungan ku dengan nya, hingga menginjak 6 bulan sebelum anyversari ku dan jennie yang ke 5 tahun, masalah itu mulai muncul dan membuat jennie meminta ku untuk mengakhiri hubungan kami.


Dadynya jennie mendukung hubungannya dengan lelaki itu yang bernama Oh Se-sehun. Hati ku benar-benar sakit, kehilangan orang yang aku cintai ditambah dadynya jennie mengusirku dari kediamannya ketika aku menemui jennie dirumahnya, kala itu aku melihat jennie dan sehun berciuman dihalaman depan rumahnya dan aku menghajarnya.


Seketika tubuh ku lemah tak berdaya, mengingat kenanganku bersama jennie selama 5 tahun tak berarti untuknya, melihat ketakutan dimata jennie saat itu membuat hati ku benar-benar hancur.ketakutan akan amarahku setelah menghajar sehun.


Selama 6 bulan terakhir aku menjadi penguntit mantan kekasih ku dan hasilnya nihil karena sifat ku yang emosional, selama 5 tahun aku tak pernah berbuat kasar padanya, selama 5 tahun aku tak pernah membentaknya, selama 5 tahun aku berusaha memberikan yang terbaik untuk nya, bekerja keras siang malam untuk membahagiakannya.


Walau aku tau tanpa uang dari ku pun keluarga jennie mampu memberikan segalanya, hanya saja aku merasa bertanggung jawab padanya, karena kami tinggal bersama, sekaligus belajar untuk bertanggung jawab untuk menjadi suami yang baik kelak, begitu banyak impian yang kita susun untuk masa depan ku bersamanya, namun semua hilang sirna begitu saja.


Dan setelah kejadian itu jennie memblokir semua akses ku dengan nya. Hingga aku benar-benar tak tau kabar tentangnya. Namun aku selalu mendapatkan kabar tentangnya dari teman-teman kami, semua teman jennie adalah temanku karena kita satu fakultas, aku mengenal jennie dari jaman sekolah highschool dulu di swiss, namun ketika retaknya hubungan kami para sahabat ku tak ada satupun yang tahu,hanya Somi karena saat itu pertekaran hebat kami terjadi di tempat ku bekerja dan disana ada somi, tapi aku yakin suatu saat sahabatku yang lain pun juga akan mengetahui tentang ini.


Dan masalah itu pun mulai terjadi setelah Setahun lulus dengan predikat S1 management bisnis kami berdua memiliki kesibukan masing-masing, jennie yang mulai bekerja diperusahaan dadynya, sedang aku yang bekerja di sebuah kedai coffee milik sahabat ayah ku yang berada di korea. Semenjak jennie bekerja dikantor daddynya, waktu kebersamaan kami mulai renggang.


Ayah ku adalah seorang cheft international bernama Marco bruschweiler berkebangsaan Swiss sedang ibu ku seorang mantan model di thailand.


Keluarga ku mengetahui tentang putusnya hubungan ku dan jennie, ayah ku meminta ku untuk kembali ke swiss, membantu mengelola restaurant yang dimilikinya, namun aku menolaknya secara halus, karena aku berfikir, ketika aku berangkat dari swis menuju korea aku sudah berjanji tidak akan menyusahkan kedua orang tua ku, sampai aku bisa berdiri sendiri di kaki ku sendiri selama 6 tahun dikorea.


Aku mengenal jennie saat jennie tinggal di swiss bersama kakeknya, itu mengapa aku menyusul jennie ke korea karena jennie ingin kuliah dan tinggal di korea agar dapat berdekatan dengan orang tuanya.


Demi cinta aku meninggalkan ke egoisan ku tuk tinggal jauh dari keluarga ku.


Selama 6 tahun pula aku bekerja di kedai coffee itu, selama 6 tahun aku bekerja dengan baik disana, begitu banyak ilmu yang aku dapat.


Setelah aku benar-benar mencoba mengikhlaskan jennie, aku memutuskan untuk memutus semua hubungan ku dengan teman-teman ku di korea termasuk yang di swiss.


Dan aku mencoba peruntungan ku untuk memulai hidup baru di kota london negara inggris, memulai hidup disana dengan meminta bantuan ayahku, ayahku membelikan ku sebuah apartment di london. The Harington, dilantai 7 aku tinggal disana saat ini.


Namun pada kenyataannya aku gagal untuk dapat hidup mandiri di london, dan pada akhirnya aku menerima bantuan dari ayah ku.


Sudah 3 tahun aku tinggal di london, dengan biaya hidup yang selalu ayah ku kirimkan, selama 3 tahun aku tak pernah bisa melakukan apa pun, karena rasa sakit dan kecewa ku membuat ku tak berdaya hingga suatu hari saat aku sedang berjalan-jalan dimalam hari aku menabrak seorang wanita yang ternyata adalah teman ku semasa kuliah dulu dikorea, aku tak menyangka akan bertemu dengannya, Roseana park, atau aku biasa memanggilnya Park chayoung, dia adalah sahabat jennie.

__ADS_1


Rose mengetahui cerita cinta ku dengan Jennie, Selama ini rose hanya mendengar cerita dari sisi jennie saja, namun ia tak menghakimi ku, aku menceritakan semua padanya.


Dan rose lah yang memberi ku semangat untuk menjalani hidup ku lagi, tanpa harus mengingat masa lalu ku dengan jennie, jennie sudah bahagia bersama sehun, jennie dan sehun sudah bertunangan pada 16 januari 2015. Itu terjadi 2 bulan yang lalu.


Ada rasa sakit, namun benar apa yang dikatakan rose, aku harus bisa memulai lembaran baru hidup ku lagi tanpa mengingat jennie lagi.


Dunia memang tak seluas daun kelor ternyata Sudah 4 tahun rose tinggal di london menjalankan perusahaan dadynya di londong yang bergerak dalam bidang perhotelan.


Sudah ada 2 hotel yang rose miliki di london, berkatnya juga aku mendapatkan beberapa reverensi rekan kerjanya untuk menjalin kerjasama dengan ku, namun benar-benar sulit mendapatkan investor yang mau membagi hasil keuntungan 50:50.


Aku memikirkan bagaimana kedepannya jika aku tidak bersikap keras untuk pembagian hasil, karena aku berfikir bisnis sangat kejam, aku hanya tidak ingin bergantung kepada orang lain terlalu lama.


Begitu juga dengan bisnis, aku memikirkannya jika suatu saat investor menarik dananya atau investor mengalami kebangkrutan aku dapat mengembalikannya tanpa meminta bantuan siapa pun.


Aku bertemu rose kala itu saat aku sudah 1 tahun tinggal di london. Kami bersahabat, dia dan kekasihnya yang seorang kontraktor selalu ada untuk ku kapan pun aku membutuhkan mereka.


Rose tinggal di apartment mewah di london bersama kekasihnya Mark, mark seorang pria berbadan tinggi tegap dengan kepribadian yang dewasa, penyayang dan penyabar, mereka sangat beruntung, bisa saling memiliki, dan melengkapai. Aku selalu berdoa semoga hubungan mereka tidak seperti hubungan ku dan jennie. Mark seorang berkebangsaan inggris namun memiliki wajah korea, karena ibunya adalah orang korea.


Aku mengatakan keinginan ku kepada Rose dan mark ingin memiliki sebuah kedai coffee, awalnya rose ingin membantu ku mengenai dana, namun aku menolaknya secara halus, orang tua ku saja aku tolak apa lagi rose, dan aku begitu menghargai rose karena dia pun menghormati keinginan ku.


Aku tak pernah tau kemana aku akan membawa hidup ku ini, mencari cinta baru? Namun aku belum bisa melupakannya. Entah sampai kapan hati ku kosong seperti ini.


Namun ketika sahabat ku mengatakan aku harus bangkit, maka sejak saat itu aku mulai menyibukan diri, membuat proposal untuk membangun sebuah kedai untuk aku ajukan sebagai bahan pertimbangan investor.


Nyatanya sebuah perjuangan tidak lah berjalan mulus, kegagalan demi kegagalan selalu aku dapat, namun aku berusaha untuk tetap berdiri, dan tidak patah semangat. Aku terus mencoba-dan mencoba lagi, hingga sudah belasan proposal yang aku revisi.


Keinginan ku sangat besar untuk memiliki sebuah kedai coffee, karena jennie sangat menyukai coffee, itulah sebabnya aku ingin memiliki usaha coffee, ditambah aku pernah bekerja di kedai coffee selama 6 tahun lamanya.


Aku memang tidak dapat bersama dengannya namun aku ingin membangun sesuatu agar dapat selalu mengenangnya sebagai mantan terindah, meski sakit mengingat kesalahannya, namun aku mulai mengakui jika kesalahan itu tidak lah sepenuhnya jennie lakukan namun aku pun mengambil andil dalam kehancuran hubungan kami.


Rasa cemburu yang berlebihan hingga membuatnya terkekang, ketidak percayaan ku terhadapnya, dan emosi yang selalu saja meledak ketika aku dilanda cemburu, egois dalam menyikapi setiap keputusan, jennie selalu menuruti keinginan ku, nyatanya apa yang menurutku baik untuk jennie nyatanya membuatnya terkekang dengan keinginanku, dan aku baru sadar jika jennie memilki tekanan batin saat menjalani hubungan dengan ku.


Aku memang tak pernah memarahinya atau membentaknya hanya saja aku akan diam dan memukul benda apa pun yang ada dihadapan ku, tuk meluapkan semua emosi ku.


Tak pernah sedikit pun aku berniat memukul jennie karena aku pun tak pernah mau dan selalu menghindarinya saat aku marah. Aku hanya takut berkata kasar padanya jika aku sedang marah.


Jika suatu saat tuhan memberikan ku kesempatan untuk dapat bersamanya, aku akan merubah sifat ku sebelumnya terhadap jennie dulu.


Dia adalah wanita baik yang pernah aku temui seumur hidup ku, mengerti akan diri ku, menyayangi ku, mencintaku, tapi aku t'lah menyia-nyiakannya.


Penyesalan selalu datang di akhir, kalau sudah tiada baru terasa bahwa kehadirannya sungguh berharga, nasi sudah menjadi bubur.


Selama 3 tahun aku hidup dengan penyesalan yang begitu dalam, berandai-andai dapat kembali bersama.


Kini aku sadar, untuk terus melanjutkan hidup ku, sudah banyak wanita yang mark kenalkan pada ku, namun tak ada satu pun yang dapat menggetarkan hati ku.


Luka yang aku terima membuat ku lebih selectif dalam hal menjalin hubungan asmara. Memilki trauma, tidak ingin menyakiti lagi dan tidak ingin disakiti lagi yang membuat ku selalu menolak wanita yang menyukai ku.


Rose pun sampai lelah untuk menasehati ku, hingga akhirnya mark berinisiatif untuk mengenalkan ku kepada beberapa teman wanitanya, namun Mark tak pernah putus asa u untuk membantu ku mencari pasangan. Aku berfikir Mark seperti seorang makcomblang.


Mereka 2 orang yang selalu bersabar dengan sifat ku, sahabat yang selalu bisa diandalkan.


Tidak mudah hidup dinegara orang banyak hal yang harus aku jalan kan, aku tinggal di london sebagai pekerja, dengan batuan ayahku aku mendapatkan visa pekerja, jadi setiap 2 tahun sekali aku harus memperpanjang visa pekerja ku.


Berbeda saat aku di korea, aku memiliki visa pelajar hingga ku bisa tinggal lebih lama di korea.


Aku memiliki identitas kewarga negaraan swiss, karena keluarga ku tinggal disana sejak ayah dan ibu ku menikah.


To be continue...


"Syukuri dan pertahankan apa yang sudah kamu milkinya, nyatanya mendapatk lebih mudah dari pada mempertahankan"

__ADS_1


"Jangan percaya pada hasil, tapi percaya akan prosesnya"


Cinta dapat hilang seketika tapi sayang akan selalu ada karena kenangan tak akan pernah hilang atau pun dapat diubah.


__ADS_2