Relationship Story

Relationship Story
LIE TO BE GOOD


__ADS_3

Hati seorang saudara tak akan tega melihat saudara lainnya susah, banyak diluaran sana, saudara seperti orang asing, orang asing seperti saudara.


SOMI pov


Bukan aku tidak mau tau tentang keterpurukan Lim, namun aku tau betul bagaimana sifat lim, ia memilih menjauhi dirinya dari orang-orang terdekatnya. Karena lim adalah laki-laki yang tau membebani siapa pun, entah itu gengsi atau egonya.


Aku yang pertama kali mendengar Jennie memutuskan tuk meninggalkan lim, karena ketika jennie memutuskan lim aku berada disana, dicafe tempat lim bekerja. Aku pun juga yang pertama kali tau pengkhianatan yang jennie lakukan saat jennie mulai bekerja di perusahaan ayahnya.


Saat itulah jennie bertemu dengan Oh sehun, seorang ceo muda real estet yang sedang melakukan kerja sama dengan perusahaan milik ayahnya jennie, dan saat itu juga aku di kontrak membintangi iklan yang akan mereka louncingkan, bukan sekali 2 kali aku memergoki jennie jalan dengan sehun.


Bahkan aku pun sudah menegur jennie namun jennie tak menghiraukan nasehat ku, sampai jennie mengatakan semuanya, bahwa lim sungguh sangat overprotective dan kurang perhatian. Aku tidak bisa memaksakan perasaan jennie, namun aku memberi saran agar jennie meninggalkan Lim, tapi sebelumnya aku sudah mengingatkan jennie, jika jennie mengambil keputusan tuk mengakhiri hubungan mereka, jennie akan tau akibat yang akan ditanggungnya.


Sekali kau melepaskan lim maka kau tak akan pernah mendapatkan lim kembali. Dan ternyata jennie melakukannya dengan melanjutkan hubungannya dengan sehun dan meninggalkan lim.


Dan 2 bulan yang lalu jennie meresmikan pertunangannya dengan sehun. Jennie belum mengetahui sepak terjang sehun dibelakang menjalin hubungan dengan jennie. Sebagai sahabat aku sudah menasehatinya selebihnya aku hanya bisa mendukung keputusannya. Aku dan Rose sepakat untuk selalu mendukung Lim agar ia melupakan jennie, seseorang yang dengan tega menyakiti lim begitu dalam.


Aku sama sekali tidak menyalahkan jennie untuk tindakannya, hanya saja menyayangkannya. Dan aku merasa sedikit lega mendengar cuwy mau memperjuangkan hati Lim, semoga cuwy dapat mengembalikan kebahagian Lim, oppa ku yang telah lama hilang.


Setelah menemui cuwy hari ini, aku akan pergi untuk pemotretan. Aku akan berangkat ke YG entertainment untuk mengurus kontrak baru ku, aku bekerja di bawah naungan agency itu.


Saat aku sampai di lobi aku melihat Jiso keluar, aku pun menyapanya.


" unnie,,,". Aku pun berlari kearahnya dan memeluknya. Kesibukan ku dan jiso unnie membuat kami jarang bertemu, terakhir ketika acara pertunangan jennie.


" Hei kau memalukan, kau ini seorang artis bertindaklah dewasa, jangan seperti anak kecil". Saut unnie memarahi ku.


Aku hanya menunjukan deretan gigi ku, walau dia galak, dan bermulut pedas tapi jiso unnie sangat perhatian dan penyayang.


" Uniie mau kemana?buru-buru sekali?". Tanya ku sambil bergelayut manja.


" aku mau kerumah Jennie, untuk merundingkan rencana pernikahannya dan sehun". Ucapnya.


" wah benarkah?kapan pernikahannya berlangsung unnie?" Tanya ku dengan senyum bahagia, walau sebenarnya aku merasakan sakit, karena ini akan menyakiti oppa ku.


" 6 bulan lagi mereka akan melangsungkan pernikahan, kau Harus datang dan menyanyi disana ya?". Ucap unnie meminta ku.


" tentu saja unnie aku akan datang, kau tenang saja, aku akan mengajak Lim oppa". Ucap ku tersenyum bahagia.


Aku sengaja menyebutkan Nama limario agar jiso sadar, akan ada hati yang terluka.


Seketika raut wajah jiso sedikit berubah. " ah ya kau benar, sudah lama aku tak mendengar kabarnya, bagaimana kabarnya?sudah 3 tahun aku tak mendengarnya". Ucapnya. Aku tau unnie mencoba mengorek informasi tentang lim.


" dia baik unnie,, kau tau?limario oppa berpacaran dengan cuwy". Ucap ku tersenyum lebar.


" jinja? Sejak kapan?". Tanya nya penasaran pada ku.


" sudah 2 tahun unnie, lim oppa akan membuka usaha barunya di korea unnie, nanti jika lim oppa sudah kembali, aku akan memberitahukan kepada unnie". Jawab ku dengan wajah sangat bahagia.


" ah baiklah, aku harus pergi jendeuk pasti sudah menunggu ku". Ucap jiso mencoba mengalihkan pembicaraan.


" baiklah unnie titip kan salam ku untuk jennie, semoga acaranya lancara sampai hari H. ". Ucap ku mengakhiri pembicaraan dan jiso unnie pun berlalu pergi.


Sedang aku masih menatap kepergian jiso pergi hingga mobil yang dinaikinya tak nampak lagi.


Aku sengaja berbohong pada mu unnie aku tau kamu akan menyampaikannya pada jennie, aku hanya ingin jennie merasakan apa yang lim oppa rasakan.


Aku pun berlalu masuk kedalam agency. Aku sangat senang hari ini, karena pertama oppa ku akan kembali ke korea, kedua cuwy mau mengejar cintanya, ke3 jennnie akan memdengar kebahagian lim oppa, dan itu akan membuatnya merasakan rasa sakit yang oppa ku rasakan.

__ADS_1


Haahhh... benar-benar menyenangkan. Permainan akan segera dimulai jennie.


Aku mulai memasuki ruang petinggi YGE dan ternyata disana sudah ada Bos ku dan sehun, aku sedikit terkejut mendapati sehun disana, bukan kah aku akan menandatangani kontrak baru?.


Aku berusaha semaksimal mungkin menutupi rasa benci ku terhadap laki-laki itu.


" Somi kau sudah datang?duduklah." Ucap sangjanim pada ku, aku pun membungkukan tubuhku tuk memberi hormat lalu aku duduk disofa tepat didepan sehun.


" Sehun ssi ingin membuat kontrak baru dengan mu untuk menjadi brand amabasador product barunya. Kau baca dulu perjanjiannya dan jika kau menyetujuinya kau bisa langsung tanda tangani". Ucap sangjanim pada ku.


Aku pun menerimanya dan membuka lembar demi lembar isi kontrak itu, dikontrak itu tertera selama 1 tahun aku di padati serangkaian aktivitas yang sangat padat. Sebenarnya aku juga tak akan mau mnerima kontrak ini, jadi aku membaca hanya beberapa point saja, tapi perlahan aku pun menolaknya.


"Sebelumnya aku minta maaf, aku tidak bisa menerima tawaran ini, karena saat ini aku ingin menghabiskan masa kontrak ku untuk YGE dan membantu saudara ku di bisnis barunya, jadi aku mohon maaf sekali tidak bisa menerimanya". Aku pun berkata dan bersikap sesopan mungkin namun  jawban Sehun membuat ku sedikit emosi.


" Ini adalah proyek baru antara aku dan tunangan ku, apa kau tak mau membantu sahabat mu somi ssi?". Ucapnya santai seakan menekan ku dengan membawa nama jennie.


" Owh benarkah?sebelumnya jennie tak pernah membicarakan tentang hal ini?lagi pula jennie tak akan mau mengikat kontrak dengan ku dengan jadwal yang sepadat itu, ia tak akan tega melakukan hal itu pada ku". Jawab ku mematahkan pernyataanya yang membawa nama jennie.


" kami berdua sudah menyepakati hal ini dan dia pula yang mengajukan namamu". Ucapnya lagi.


" kalau begitu, biarkan jennie yang menemui ku setelah deal aku akan datang lagi kesini untuk menandatangani kontrak ini". Ucap ku lalu segera berpamitan.


Aku pun berjalan keluar dengan sedikit tergesa-gesa, jujur saja ingin ku pukul wajahnya sehun itu, dia fikir siapa dia, hanya seorang benalu, berani bertingkah didepan ku, dia tidak tau, bahwa saham di YGE 50% adalah milik paman marco.


Pria brengsek!!!! Maki ku ketika didalam lift, setelah cukup lama akhirnya pintu lift pun terbuka.


" ah ya ampun, gedung semewah ini kenapa memiliki lift yang lamban seperti ini, bahkan aku bisa pedikur manikur didalam sana sampai pintu lift terbuka".


Ucap ku kesal, aku pun segera menghubungi Hyolin untuk mengajaknya menginap di apartment ku, ada hal yang ingin aku bicarakan dengannya.


Sudah saatnya aku mengumpulkan semua sahabat ku untuk menghabisi pria brengsek itu. Jennie juga bodoh, dasar BUCIN mau saja di bodohi.


Aku pun masuk kedalam mobil ku lalu melajukannya pulang keapartment ku, tapi sebelumnya aku mampir ke supermarket untuk memenuhi kulkas ku, karena sudah hampir habis, jika hyolin tau kulkas ku biarkan kosong, bisa 7 hari 7 malam tak berhenti mengomeli ku.


Setelah berbelanja aku pun bergegas pulang, setelah beberapa menit akhirnya aku sampai dan memarkirkan mobil ku dibasement setelah itu dengan bawaan yang cukup banyak aku berusaha masuk kedalam aparfment ku.


Setelah masuk kuletakan belanjaan ku di meja  dapur lalu aku masuk kekamar dan pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri, setelahnya aku merebahkan tubuh ku.


" Ah ya ampun segarnya". Ucap ku pada diri sendiri.


Akupun mulai merasa mengantuk perlahan mata ku pun terpejam.


"Somi!!!".....


Aku bingung dengan suara teriakan itu, aku mendengar lim oppa memanggil ku, tapi aku tak dapat menemukannya.


" oppa?oppa dimana?". Teriak ku mencoba memanggilnya.


" Somi lari,,lari somiah". Terdengar lagi suara lim oppa. Aku bingung dengan perkataan lim oppa, lari? Lari kemana?dari apa??


" Oppa, oppa dimana?jangan membuat ku takut, oppa keluar lah hiks hiks hiks". Aku pun menangis, begitu sesak rasanya, mendengar suara lim oppa begitu menyayat hati.


Saat aku menangis aku dapat melihat sosok bayangan hitam yang mendekat, aku pun mundur perlahan hingga bayangan itu dapat terlihat jelas ketika cahaya menerpa sosok itu, betapa terkejutnya diri ku melihat sosok bayangan hitam itu ternyata lim oppa yang terlihat seperti orang yang mengalami kejadian, dengan luka dikepala yang mengeluarkan darah hingga mengalir membasahi seluruh wajahnya, dengan baju terkoyak terdapat banyak luka di sekujur tubuhnya.


" oppa...". Ucap ku lirih menutup mulut ku dengan kedua tangan ku.


Aku pun tersentak ketika Lim oppa berteriak kembali tepat didepan wajah ku.

__ADS_1


" Somi!!!Lariii!!". Teriakannya membuat ku terbangun dan tersadar dari tidur ku.


Oh God, syukurlah hanya mimpi, namun aku pun terisak karena mimpi itu terasa nyata, ada apa sebenarnya dengan Lim oppa? Aku benar-benar tak tenang malam ini.


Aku lihat jam masih menunjukan pukul 7 malam KST. Aku pun mencoba menghubungi hyolin, namun saat aku dengan menghubunginya suara pin pintu berbunyi aku pun berjalan menuju pintu dan ternyata hyolin yang datang aku pun berlari dan langsung memeluknya sambil menangis.


" Hey, ada apa?mengapa kau menangis?dan ini kenapa kau masih memakai bathdrop? Kau habis mandi?" Ucap hyolin mencoba menenangkan ku, dia pun membawa ku untuk duduk di kursi dan dia pergi kearah dapur.


Setelah beberapa menit hyolin kembali dan memberikan ku segelas air, aku pun menerimanya aku pun meneguk habis air minum yang diberikan hyolin, dya pun duduk disamping ku dan merengkuh bahu ku.


" ada apa?katakan?kenapa kau terlihat ketakutan?". Tanya nya pada ku.


" aku memimpikannya lagi, aku takut terjadi sesuatu pada lim oppa". Ucap ku masih terisak.


" kau sudah coba menghubungi lim?". Tanya nya pada ku.


" belum, aku belum bisa menghubunginya, tapi cuwy akan mengabari ku, jika ia sudah sampai di london". Ucap ku.


" owh jadi cuwy akan menyusul Lim ke london?". Ucapnya bertanya.


" ah kau jangan salah paham, aku baru tadi bertemu dengannya dan merencanakan kedatangan lim nanti ke korea, mungkin cuwy belum memberitahukan mu karena dya masih sibuk mengejar pekerjaannya yang ingin dya selesaikan sebelum ia berangkat ke london". Ucap ku menjelaskan.


" Ok kalau begitu, rencana berarti sesuai awal kesepakatan? Aku mohon jangan sampai kalian hanya memihak satu sisi saja, kita melakukan ini semua demi perdamaian persahabatan kita, jangan anda yang saling membenci, cukup lim dan jennie saja yang seprti itu.". Ucapnya menasehati.


" Ya aku mengerti, aku hanya ingin lim dan jennie berdamai, meski mereka tak berjodoh sekalipun, tapi bisa berteman right?". Ucap ku tersenyum.


"Thats right baby,,". Ucapnya tersenyum gemas.


Meski ia artis yang sibuk ia tak pernah melewatkan makan malam dengan ku dan cuwy, dia satu-satunya sahabat yang benar-benar sangat perhatian dengan ku.


Itu sebabnya momy sayang sekali dengan hyolin karena ia selalu memperhatikan ku. Hyolin memiliki kekasih seorang photographer, laki-laki itu sangat baik dan sopan, tapi pemalu. Berbanding terbalik dengan hyolin yang cerewet hihihihi.


Pasangan yang serasi meski berbeda tapi saling melengkapi. Hyolin memiliki sifat keibuan sehingga terlihat cerewet jika menyangkut tentang kesehatan orang-orang yang disayanginya.


Rose adalah orang yang selalu menempel dengan hyolin jika sudah bertemu, karena hyolin akan selalu memanjakannya dengan masakan dan makanan segala rupa.


Kami ber7 saling melengkapi, seperti keluarga besar. Ah aku benar-benar merindukan kumpul bersama.


Hyolin jarang sekali menunjukan kesedihannya, entah aku merasa ia seperti tak pernah punya beban atau masalah, namun aku tau kapan saat ia sedih, ia akan sedih jika kami semua bertengkar, ia akan mengomeli kita semua seperti ibu-ibu yang mengomeli anak-anaknya sambil menangis.


Tapi caranya itu lah yang selalu membuat pertengkaran kami selesai dengan cepat, kecuali tentang lim dan jennie, karena hyolin berkata, jika pertengkaran karena hubungan percintaan kita tidak bisa ikut campur, karena ini masalah hati, sebagai keluarga dan sahabat kita hanya punya hak tuk menasehati dan memeluk ketika mereka membutuhkan pelukan.


Apa lagi ini tentang 2 orang yang sama-sama berarti bagi kita.


Membicarakan jennie aku jadi ingat tentang kontrak itu. Aku pun mendiskusikan tentang kontrak yang ditawarkan sehun pada ku, beruntung aku terikat kontrak dengan YGE tidak merugikan ku, aku dapat menerima dan menolak kontrak yang diberikan.


Jawaban yang aku terima dari hyolin pun sama dengan ku, yaitu tidak mungkin jennie memberikan kontrak yang merugikan orang lain, apa lagi ini sahabatnya sendiri.


" apa kau ingin aku bicara pada jennie? Tentang ini?". Tawarnya kepada ku.


" jangan unnie biarkan aku saja yang menyelesaikannya. Aku sudah menghubungi jennie untuk bertemu dengannya lusa, karena besok aku ada pemotretan terakhir.". Ucapku memjelaskan.


" pemotretan terakhir?apa kontrak mu sudah selesai? Dengan YGE?". Tanyanya sedikit heran pada ku.


" kontrakku tinggal 3 bulan lagi unnie setelahnya, aku hanya akan membintangi drama saja". Ucap ku memberitahu padanya.


" baiklah, ayo kita makan malam, ini sudah terlambat untuk makan malam". Ucapnya menarik tangan ku untuk memasak makan malam.

__ADS_1


To be continue.....


Ke egoisan manusia semakin tinggi, memikirkan diri sendiri menjadi prioritas, dan minimnya kesetian pada pasangan dan hubungan menjadi pemicu pecahnya hubungan.


__ADS_2