
Ayam berkokok embun mulai memudar dan cahaya mentari perlahan merambat naik dari ufuk barat menandakan harus di mulai nya aktifitas pagi.
Dicky yang lupa menyalakan alarm nya bangun sedikit terlambat dan itupun karena di bangunkan bude.
"Ky dicky bangun sudah hampir jam 7 ini"Bude membangunkan nya sambil menggoyangkan pundak dicky.
"Hah yang bener bude"Sahut dicky dengan kaget nya.
"Iyaa , udah sana cepetan siap siap mandi"
"Ari sudah dibangunin bude ??"Tanya dicky.
"Sudah,paling sebentar lagi selesai mandi"Jawab bude.
Setelah ari selesai Mandi giliran dicky mandi,Selesai mandi dan bersiap siap ari dan dicky menuju meja makan untuk sarapan.
"Tumben kamu kesiangan"Tanya ari.
"Nih hp ku lupa di ces batrai nya abis jadi gak bunyi alarm nya"Jawab dicky.
"Kirain lagi mimpi bahagia sama ara sampai lupa bangun"Ucap ari tertawa kecil.
"Hedeh ledekin aja terus"Jawab dicky.
Setelah selesai sarapan mereka bergegas memasang sepatu lalu mengeluarkan motor karena tergesa gesa dicky sampai lupa dengan helmnya,ari melihat polisi yang mengatur lalu lintas seperti memberhentikan angkot didepannya.
"Ri liat ri pak polisi mau naik angkot"Ucap dicky yang mengendarai motor membonceng ari tanpa helm sambil menunjuk pak polisi yang ingin memberhentikan mereka namun berdiri didepan dekat angkot dengan memanyunkan mulutnya.
"Wah iya ya ky kok polisi nyetop angkot apa kendaraan dinas nya rusak ya"Jawab ari.
PRRRIIIIIIITTTTT PRIIIIITTTTT
Semprit pak polisi sambil mengangkat tangan untuk menyetop kendaraan yang lewat namun bukan angkot yang disetop pak polisi melainkan Dicky dan Ari karena Dicky yang membawa motor membonceng kan ari tidak memakai helm.
"Kepinggir sini dulu dek"Pak polisi mengarahkan mereka.
Dicky dan ari pun menuju kearah yang ditunjukkan.
"Kalian mau ke sekolah kan,Kenapa kamu yang bawa motornya tidak pakai helm"Tegur pak polisi.
Dicky pun baru sadar dan meraba raba kepala nya yang memang tidak memakai helm itu.
"Mampus asli lupa perasaan udah pake"Gumam dicky.
"M-m-maaf pak saya lupa,Tadi bangun kesiangan lalu buru buru padahal perasaan saya sudah pakai helm tadi pak"Jelas dicky.
"Walau pun buru buru keselamatan itu harus diutamakan ya , Karena tidak memakai helm kamu saya kasih surat tilang ya"Ucap pak polisi.
"Aduh pak jangan pak saya beneran gak sengaja pak"Dicky memohon agar tidak di tilang.
"Tidak bisa dek kamu tetap bapak tilang nanti bisa diurus di kantor ya"Kata pak polisi sambil menulis surat tilang.
__ADS_1
"Ini surat tilang nya,STNK dan SIM kamu saya tahan"Jelas pak polisi lagi.
"Baik pak nanti kami urus sekarang kami mau sekolah dulu sudah telat ini pak"Jawab ari.
"Kamu yang pake helm kamu bawa motor nya,Kamu karena gak pake helm naik angkot saja karena berbahaya"Tegas polisi.
"Yah pak bisa makin telat saya kalau naik angkot"Protes dicky.
"Makanya kalau gak mau telat bangun yang pagi ya dek,udah sana itu ada angkot"Pak polisi menyetop angkot dan menyuruh dicky naik.
Dengan terpaksa dicky masuk kedalam angkot sedangkan ari menyalakan motor dan berangkat berlalu meninggalkan pos polisi,Setelah tidak terlihat lagi dari pos polisi ari berhenti dan menjaga angkot yang di tumpangi dicky.
"Stop stop stop"Kata dicky yang melihat ari ada di depan.
"Aku kira kamu langsung duluan"Ucap dicky pada ari.
"Ya enggak lah"Jawab ari.
setelah sampai di gerbang sekolah ternyata sudah di tutup oleh satpam.
TENG TENG TENG!!!!!
Suara pagar diketuk ari untuk memanggil satpam sekolah.
"Halah kamu lagi kamu lagi"Ucap satpam sekolah yang melihat ari diluar gerbang.
"Ya elah pak baru juga lima menit nih telatnya udah dikunci aja bukain dong"Pinta ari pada satpam
"Lima menit pala mu,jam ke satu aja udah mulai"Jawab satpam.
Pintu gerbang pun di buka sedikit agar ari dicky dan motornya bisa masuk ke dalam lingkungan sekolah.
"Motor nya di tuntun aja biar gak ganggu yang lain"Perintah pak satpam.
"Iya pak ini juga udah dimatiin mesinnya"Jawab dicky.
setelah menaruh motor di parkiran sekolah ari dan dicky ber pisah karena kelas mereka berbeda arah,Dicky berjalan pelan sambil mengendap endap seperti maling.
Ditengok nya dari luar cendela kelasnya ternyata masih aman karena guru yang mengajar jam pertama belum ada di kelas.
"Assalamualaikum"Ucap dicky agak nyaring di depan pintu kelas yang sudah terbuka.
Sontak saja suara salam dari dicky mengagetkan teman teman nya yang bersantai dan bermain main dikelas karena tidak ada guru,Mendadak kelas menjadi hening gara gara dicky.
"Sialan aku kira bapak fisika masuk"Kata abdu teman sekelas dicky
Dicky hanya tertawa dan berjalan masuk kelas lalu duduk suasana kelas menjadi sedikit riuh lagi karena masih belum ada guru yang masuk.
"Tumben telat dan gimana cara kamu masuk pintu gerbang kan udah ditutup"Tanya iyas.
"Iyaa tadi aku telat bangun terus dijalan di cegat polisi gara gara aku lupa pakai helm,Kalau masalah gerbang gampang aku kan bisa menghilang"Jawab dicky cengengesan.
"Kampret nih di tanyain serius malah gitu"Ucap iyas
__ADS_1
"Kamu lupa ya aku punya preman disekolah ini"Bisik dicky
"Iyaa yaa"iyas dengan menganggukan kepala tandanya mengerti.
Guru yang mengajar pada jam pertama datang dan memulai pelajaran hari itu dengan mengabsen siswa siswinya .
Sampai jam istirahat pertama ari ikuti pelajaran dengan santai sambil sesekali memandang ke arah iyah,Kerena dicky masih merasa kenyang dia ikut siswa yang masih bermain volly saat jam olahraga yang sampai jam istirahat masih saja bermain karena melihat dilapangan team sebelah ada kurang satu orang dicky memberanikan diri untuk ikut.
"Bro boleh ikut maen gak"Tanya dicky pada semua yang berada dilapangan.
"Boleh kalau kamu bisa main,kebetulan kurang satu nih"Jawab seorang dari dalam lapangan.
"Okey aku ikut"
"Kita maen dari awal ayo 3 set"Kata salah seorang disana.
"Yang kalah push up ya"Timpal seorang lagi.
"Wasitin dong"Pinta seorang lagi kepada teman temannya yang dipinggir lapangan.
"Ok ok"Jawab seorang lagi berdiri lalu menuju tempat wasit dan mengambil peluit.
"Eh anak kelas X kamu biasa main bagian apa?"Tanya seorang disana yang bertindak seperti pemimpin team.
"Aku speaker sih"Jawab dicky.
"Kamu depan kiri,Jangan lupa blok ya kalau gak muka kami bisa kena bola"Kata nya lagi
Dicky yang memang sudah berlatih volly sejak kelas satu smp tidak kesulitan dalam bermain,bahkan orang orang yang ada disana kagum saat melihat smash dari dicky yang mengenai kepala lawan.
"Maaf maaf aku gak sengaja"Ucap dicky setelah melakukan smash dan mengenai kepala lawan nya itu.
"Hebat juga kamu,Latihan sejak kapan dan dimana?"Tanya riski kakak kelas dicky.
"Biasa aja kok aku gak begitu hebat,Dulu di kampung aku sering latihan volly buat ngisi waktu sore hari"Jawab dicky.
"Kamu masuk ekskul volly aja biar masuk team volly sekolah kita"Ajak riski yang memang sebagai ketua team volly sekolah.
"Emang boleh,Aku kan masih kelas satu"Jawab ari.
"Ya boleh lah,Kan kamu udah jadi gini tinggal moles dikit sama nambah power smash aja kalau kamu masuk eskul volly pasti kamu masuk team volly aku akan rekomendasi kan kamu"Jelas riski.
"Ok"Jawab dicky singkat.
Setelah berbincang mereka pun melanjutkan bermain volly,Ara yang kebingungan mencari sosok dicky di kantin celingak celinguk kesana kemari tapi tidak menemukan nya,Karena melihat dilapangan volly ramai dia berjalan kesana.
Lapangan volly dengan kantin tidak lah jauh jadi masih bisa terlihat jika ada yang bermain disana,Setelah dekat ara sedikit menyipitkan matanya dan mempertajam pandangannya ke arah lapangan.
"Itu dicky kan"Gumamnya pelan.
"Ah benar itu dicky,ternyata bisa main volly dia"Lanjutnya.
saat melihat smashan dari dicky ara bertepuk tangan dan berteriak seperti kebanyakan siswa yang menyaksikan nya.
__ADS_1
"Wuiihhhh keren dicky"Teriak ara dengan sumringah.