
Semua pandangan tertuju pada dicky anak kelas X yang dengan mahirnya bermain volly kaka kelas nya yang lain memakai pakaian olahraga sedangkan dicky masih memakai seragam putih abu-abu.
Suara sorak sorai dan tepuk tangan selalu mengiringi saat dicky melakukan smash,Selesai bermain volly dicky kembali kekelas.
"Keren kamu ky"Sanjung iyas.
"Biasa aja yas kalo dikampung ku sana skill ku malah masih standar standar aja"Jawab dicky.
Setelah selesai bermain volly dicky membeli air mineral dingin dan masuk kekelas.
"Lumayan juga kamu main nya"Puji iyah yang sudah duduk di bangkunya.
"Biasa aja kok,Di tempat asal ku kan aku sering latihan"Jawab dicky.
"Oh iya kenalin aku dicky"Sambung nya lagi.
"Udah tau kale"Jawab iyah.
"Iyaa tapi kan kita belum kenalan secara langsung"Tambah dicky.
"Heshhh,,,,,, Aku iyah"Jawab iyah sambil menyalami tangan dicky.
"Nah gitu dong,Kita kan sekelas jadi harus saling mengenal"Ucap dicky lagi.
"Emang sama anak anak cowok kelas ini udah kenal semua kamu sok sok an segala"Jawab iyah.
"Hehehehe belum sih,Ya setidaknya dari yang cewek dulu lah,Kamu punya no hp gak?"Tanya dicky.
"Punya,,,, Emang kenapa?"Balas iyah.
"Minta dong?"Pinta dicky.
"Nomer ku cuma satu ini kalau kamu minta aku pake apa coba"Jawab iyah.
"Maksudnya aku catat boleh gak?"
"Nih udah aku catet dikertas"Ucap iyah sambik menyerahkan sobekan kertas.
Tak lama guru mata pelajaran pada jam itu pun masuk dan seperti siswa siswi lainnya mereka belajar,Namun dicky sesekali kepalanya terkatuk karena tak kuat menahan kantuk nya.
"Duh ngantuk amat sih mana masih dua jam pelajaran lagi"Gumam dicky sambil membuka dan mendirikan buku dimeja nya agar menutupi kepalanya dari guru didepan kelas yang mengajar.
__ADS_1
Iyas yang melihat itu hanya geleng geleng kepala dan sambil menjaga kalau kalau guru didepan curiga dia akan dengan cepat membangunkan teman sebangku nya itu.
Walau pun terhitung baru saja menjadi teman tetapi mereka berdua sangat akrab karena duduk satu bangku,Akhirnya sampai bel tanda istirahat kedua dicky puas tertidur di saat jam pelajaran tanpa diketahui gurunya yang mengajar.
"Ky bangun ky ayo sholat kalau kamu ketahuan kepala sekolah dikelas bisa dihukum kamu"Iyas membangunkan dicky.
"Hah iya yas,Eh udah selesai ya pelajaran nya"Jawab dicky yang masih mengumpulkan nyawa nya.
"Ayo kita wudhu"Ajak iyas menarik tangan dicky yang masih enggan beranjak dari kursinya.
Selesai sholat dicky melihat iyah yang baru keluar juga dari mesjid sekolah lalu mengejarnya.
"Mau kekelas yah?"Tanya dicky.
"Enggak,,,,Aku mau pulang,Ya iyalah mau kekelas"Jawab iyah.
"Jangan galak galak dong nanti cinta lo,bareng deh kalo mau kekelas"Pinta dicky.
"Ihhhhhh cinta dari hongkong,Serah kamu mah jalan nya luas kok bebas aja mau bareng"Jawab iyah lagi.
Dari jauh ada mata yang memandang ke arah dicky dan iyah,Dia adalah pacar iyah anak kelas XI kakak kelas mereka dia menatap tajam karena merasa terusik kekasih nya diganggu laki laki lain.
Iyas yang memang sudah lebih tau dan lebih akrab dengan teman teman kelas nya melihat itu dan langsung berlari ke arah dicky untuk menjauhkan dicky sedikit atau setidaknya biar tidak terlihat berjalan berduaan.
"Ishhh dateng dateng main tarik aja sih"Sungut dicky.
"Udah jalan aja ayo"Ucap iyas lagi.
Setelah sampai kelas dan tempat duduk mereka iyas pun mulai memberi tahu kan dicky dan memperingatkan nya.
"Ky kalo kamu mau nyari pacar cari yang lain aja deh,Kan ada ara juga tuh mending kamu sama dia aja jauhin iyah"Ucap iyas pelan.
"Jauhin kenapa,Suka suka aku lah mau sama siapa jangan jangan kamu naksir iyah juga ya dan takun kalah saingan sama aku"Jawab dicky kesal.
"Bukan gitu ky,Iyah itu udah punya pacar dan pacarnya sekolah disini juga anak kelas XI IPS 2,Ketua klub motor yang suka bikin ulah lebih baik kamu jangan ganggu iyah kamu kan anak baru di sini"Jelas iyas lagi.
"Halah klub motor kek klub karaoke kek bodo amat kalo iyah nya masih ngerespon aku bukan salah aku dong,Bisa jadi iyah terpaksa jadian sama cowok itu"Jawab dicky.
"Terserah kamu deh yang penting aku sebagai teman kamu sudah ngasih tau dan sudah memperingatkan kalau ada apa apa jangan salah kan aku ya"Ucap iyas kesal karena teman nya tidak mendengarkan perkataan nya.
"Iyaa iyaaa bawel,Apapun yang terjadi aku gak akan nyalahin kamu dan akan aku tanggung sendiri"Tegas dicky.
Tak lama berselang bel tanda berakhir nya kegiatan belajar mengajar disekolah itu dan semua murid dari kelas X sampai kelas XII dan dari semua jurusan kelas tumpah ruah keluar kelas menuju parkiran untuk segera mengambil motor untuk oulang ke rumah atau jalan jalan dulu.
__ADS_1
Saat menunggu ari di parkiran motor dicky melihat iyah dibonceng dengan motor jupiter Z warna biru dan yang membonceng nya laki laki anak kelas XI , iyah yang melihat dicky pun melemparkan senyuman kepada dicky tapi dicky hanya memandang nanar karena merasakan ada sesuatu yang sesak sesuatu yang tertusuk di dada nya sampai iya dan pacar nya sudah jauh menghilang dibalik puntu gerbang dicky masih terdiam terpaku.
Ari yang sempat melihat sepupu nya memandangi seseorang dan seakan menjadi patung menghampiri dan menepuk nya dipundak.
"Woy jangan bengong aja belanda udah deket"
Mendapat tepukan dipundak dan mendengar suara ari dicky tersentak kaget.
"Ah sialan kamu,Ayo cepet ah pulang mau tidur aku"
"Langsung pulang nih kita gak mau jalan dulu?"Tanya ari.
"Enggak males aku,Gak mood mau tidur aja kalau kamu mau jalan anterin aku dulu nanti motor ku kamu pake juga gak papa"Jawab dicky.
"Wuiissshhh tumben nih kena angin apa tadi ky?"Tanya ari lagi.
"Udah lah gak usah banyak bacot,Nih kunci motor nya cepetan keluarin"Perintah dicky.
"Ok deh,Setelah nganter kamu pulang aku pake motor kamu buat jalan sama imah ya ky"Ucap ari.
"Iyaaaa bawa aja"Jawabnya.
"Yes bisa mesra mesraan nih"Gumam ari,karena motor dicky motor laki otomatis yang duduk dibelakang akan menyender kan dada dipunggung pengendara nya yang membuat ari kegirangan.
"Huhhhh dasar otak mesum"Ucao dicky sambil menggetok kepala ari.
Ari hanya tertawa lalu mengeluarkan motor nya dari parkiran dan mereka pun pulang,Saat sampai dirumah dicky tidak seperti biasanya dia langsung masuk kamar dan mengunci pintu,Sedangkan ari mandi lalu makan dan bersiap siap untuk mengajak kekasih nya jalan jalan.
"Loh dicky gak makan ri"Tanya bude kepada ari.
"Gak tau ma,Tadi sih kayanya langsung masuk kamar mungkin istirahat kedua tadi udah makan banyak dia"Jawab ari.
"Gak biasanya kaya gitu,Apa dia sakit?"Tanya bude lagi.
"Enggak kok ma,Tadi dia baik baik aja kok mungkin ada tugas yang banyak jadi dia pusing ngerjain nya"Jawab ari menebak nebak.
"Kamu juga tumben udah rapi,Emang mau kemana?"
"Mau jalan jalan aja kon ma sebentar menikmati sore hari"Jawab ari.
Setelah makan ari berangkat jalan jalan menggunakan motor dicky sementara dicky dikamar dengan tengkurap dan merasakan ada yang sakit dibagian dada serasa teriris tapi tak berdarah serasa sesak tapi tak terhimpit.
__ADS_1