
Saat dicky,ari,iyas dan ihsan selesai makan di kantin dan mulai menikmati rokok yang mereka isap ara menghampiri mereka.
"Hay ky,Sudah makan belum"Ucap ara mendekat.
"Sudah nih bekas piring nya aja masih disini"Jawab dicky.
"Ehm dicky aja nih yang ditanya"Ihsan berdehem.
"Iyaa lah emang kenapa wle"Jawab ara.
"Susah emang kalo orang lagi jatuh cinta,Yang keliatan cuma satu orang aja yang lain di anggap pohon"Sahut ari.
"Apaan sih gak jelas"Sanggah ara sambil malu malu kucing.
"Bi berapa punya saya"Tanya dicky yang ingin membayar makanan yang sudah iya makan.
"Dua belas ribu"Jawab bibi kantin.
"Nih bi"dicky menyodorkan uang tapi segera tangannya ditahan ara.
"Sudah biar aku aja yang bayarin"Ucap ara.
"Hemmhh yang makan aku kok yang bayar kamu ya enggak lah"Jawab dicky.
Melihat itu ari,ihsan dan iyas hanya tersenyum senyum tidak karuan.
"Udah lah gak papa anggap aja sebagai ucapan selamat datang dari ku"Ucap ara memaksa membayar kan makanan yang sudah di makan dicky.
"Sekalian lah ra nih punya kami juga,Kalo nraktir itu jangan setengah setengah"Ihsan berseloroh.
"Iyaa iyaa aku bayarin semua"Jawab ara.
"Nah gitu dong kalo gitu kan cantik"Ucap ari sambil menggoda.
"Terimakasih ya kak traktiran nyaa"Ucap iyas kemudian.
"Iya sama sama"Jawab ara.
Tak lama setelah ara selesai makan dan yang lain selesai merokok bel tanda berakhir nya istirahat berbunyi.
"Balik kelas yuk yas"Ajak dicky.
__ADS_1
"Ayok tapi mampir ke toilet dulu ya"Jawab iyas.
"Baru juga diisi kok udah dibuang"Ucap dicky tertawa.
"Kami kekelas dulu ya"dicky berkata pada ihsan ari dan ara.
"Iya ky semangat ya belajarnya"Jawab ara.
"Gaya mu ra ra nyuruh orang semangat,Kamu aja dikelas molor mulu"Ujar ihsan yang membuat mereka tertawa.
Didalam kelas dickh yang duduk bersebelahan dengan iyas selalu mencuri curi pandang ke arah siswi yang membuat hati nya tertarik.
Iyas yang melihat itu mengerti arti pandangan dari dicky.
"Kamu suka sama iyah ya ky?"Tanya iyas.
"H-hah a-apa"Dicky menjawab terbata bata.
"Haduh keren keren kok budek,Kamu naksir iyah kan ?"
"Emmmm enggak kok cuma penasaran aja"
"Penasaran sama apa nya?,Sama yang atas apa bawah?"Goda iyas.
"Lalu kalau sudah tau mau kamu apain?"tanya iyas lagi.
"Ya gak di apa apain,Itu anak orang bukan benda mati yang bisa diapa apain seenaknya"Jawab dicky.
"Hedeh maksudnya kalo udah tau mau kamu pacarin gitu"Ucap iyas sambil menepuk jidad.
"Ya kita liat aja nanti"Jawab ari senyum senyum.
"Tapi kayak nya udah ada yang bener bener naksir kamu deh"Seloroh iyas.
"Siapa?"Tanya dicky dengan mengernyitkan kening.
"Ya ampun enggak peka banget sih jadi orang,Itu yang bayarin kita makan tadi"Jawab iyas.
"Oh ara,Gak mungkin lah mana mungkin dia suka sama aku,Dia lumayan cantik dan seperti nya anak yang berada lebih lagi dia kakak kelas kita"Jelas dicky.
"Bocah bocah masak gak sadar sih,Tatapan nya sama kamu aja sudah bisa terlihat kok,Dan tadi itu dia makan di kantin agak jauh dari kita dia selalu memandang ke arah kamu"Jawab iyas.
__ADS_1
"Masa sih bisa aja kan dia ngeliat ihsan sama ari"
"Terus kalo dia memang ngeliatin ari atau ihsan kenapa pas nyamperin kita yang di sapa cuma kamu dan neraktir juga"Terang iyas.
Dicky tak menjawab lagi karena guru yang mengajar jam pelajaran saat itu sudah masuk ke dalam kelas.
Pelajaran pun dilalui dengan tanpa kendala dan dengan antusias karena hari ini juga merupakan hari pertama semua siswa siswi bersekolah di sana,Saat mengikuti pelajaran dicky masih saja sesekali melirik iyah sampai pada saat yang tidak disengaja iyah menoleh ke pada dicky dan tatapan mereka bertemu.
Ari sedikit tersentak karena merasa ketangkap basah sedang memperhatikan siswi itu,Namu siswi itu melemparkan senyuman manis kepada dicky saat tanpa sengaja melihat dicky menatap nya.
Hati dicky berasa berdegup kencang melihat senyuman manis itu dicky seakan tak percaya mendapat senyuman dari wanita itu.
"Manis sekali senyuman nya"Gumam dicky pelan.
Tak berapa lama bel berbunyi menandakan berakhirnya pelajaran jam itu dan menunjukkan waktu istirahat kedua,Belum juga dicky dan iyas keluar kelas dari depan pintu terlihat ara berdiri disana.
"Ky dicky ayuk ke kantin nanti keburu jam sholat dzuhur"Ajak ara.
"Iyaa"Jawab dicky sambil berjalan dan memberi kode tangan pada iyas untuk mengikutinya.
"Kok muter lewat kelas aku ra"Tanya dicky heran.
"O-oh a-anu tadi aku ha-habis dari toilet dulu"Jawab ara gugup karena pertanyaan dicky.
Sesampai di kantin sudah ada ari dan ihsan yang sedang makan,Melihat ara yang berjalan bersama dicky dan iyas ihsan langsung bersuara.
"Pantesan tadi udah keluar kelas duluan tapi gak ada batang hidung nya di kantin,Ternyata menjemput pangeran tampan nya dulu".
"Apaan sih kamu berisik"Jawab ara.
Ari,Ihsan dan Iyas pun tertawa melihat tingkah ara,Dicky hanya santay saja seolah tidak mendengar apa apa lalu memesan makan kepada bibi kantin.
Selesai makan seperti biasa mereka menghidup kan rokok dan menikmati nya,Tapi tak lama adzan sholat dzuhur berkumandang dan diikuti para siswa siswi yang berjalan kearah mesjid sekolah.
Di kantin masih ada beberapa siswa yang memang sedikit bandel dan malas untuk sholat dan masih duduk duduk menikmati es yang mereka pesan sebagian ada yang makan dan ada yang merokok.
Tak lama dari kantin yang paling depan siswa siswa yang tadi nya duduk duduk berlarian berhamburan ke arah masjid karena ada sweaping dari guru bp yang menuju ke kantin,Dicky ari iyas dan ihsan pun segera mematikan rokok dan langsung berlari menuju kemasjid sebelum ke tangkep sama guru bp dan mendapat hukuman.
"Huh untung saja enggak muncul dari belakang"Ucap ihsan yang ter engah engah di tempat wudhu sambil menunggu antrian untuk berwudhu.
"Hahahaa bapak mu tuh suka nya selalu aja ngerusak acara"Sahut ari dan diiringi tertawa dari mereka yang ada di tempat wudhu.
__ADS_1
"Besok besok kalo istirahat kedua ambil aja sepatu nya biar gak bisa sweaping tuh bapak kamu"Ucap salah satu siswa yang ada di sana juga.