REMAJA PENGEJAR MIMPI

REMAJA PENGEJAR MIMPI
Hari tes dan pengumuman siswa baru


__ADS_3

Beberapa hari setelah mendaftar tes penentuan masuk ke sekolah pun datang .


Pagi itu dicky diantar Ari melaksanakan tes ujian masuk sekolah.


" Ri kira kira tes nya susah enggak sih ?" Tanya dicky .


" Kalo susah sama enggak itu tergantung otak kamu sih" Jawab ari sambil tersenyum .


" Ah kamu bukan nya memberi semangat malah ngeledek " Ucap dicky yang melihat ari seperti meledek dirinya .


Di dalam ruang kelas yang di gunakan untuk tes dicky memutar otaknya dengan keras , Tentu saja pelajaran yang diterima nya dikampung waktu masih sekolah menengah pertama sangat jauh dari pertanyaan tes yang ada .


Dengan pasrah dia hanya mampu menjawab beberapa pertanyaan yang sempat muncul di mata pelajaran nya dulu namun banyak yang dia jawab hanya dengan rasional dan sekenanya .


Calon siswa baru yang lain satu persatu sudah mengumpulkan hasil tes nya ke meja depan , Dicky masih sibuk mengisi lembaran jawaban di hadapannya .


Hampir semua calon siswa sudah keluar dari ruang tes itu , Dengan pasrah dan langkah gontay dicky berjalan kedepan untuk mengumpulkan lembar jawaban yang dia isi semampu nya .

__ADS_1


Di luar ruang ari merasa bosan karena terlalu lama menunggu , Saat melihat dicky keluar dia langsung menghampiri .


" Lama benget sih kamu ?? " Ucap ari .


" Habis susah sih pertanyaan nya " Jawab Dicky pelan sambil menundukan kepala .


" Heh susah dari mana semua pertanyaan tes itu kan mata pelajaran SMP " Jawab Ari.


Mendengar itu dicky menggelengkan kepala.


" Jauh banget mata pelajaran di kota dan di desa , Kalo di desa sepertinya itu pelajaran anak SMA" Kata dicky lirih .


Ari tau betul perbedaan pelajaran yang di dapat antara di kota dan di desa , Dan ari sudah yakin kalau dicky gak bakal lulus tes kali ini.


Mereka pun keluar dan mencari kang bakso , Sambil menikmati bakso ari menenangkan dan memberi semangat kepada dicky .


" Udah tenang aja kalo pun gak lulus tes di sekolah itu kamu pasti tetap bisa sekolah di kota ini kok , Ingat kan kemaren apa kata pakde" Ucap ari sambil menuangkan kecap dan saus tomat kemangkok bakso nya .

__ADS_1


" Hemmmm iya sih , Tapi baru aku sadar sekarang pilihan ku untuk sekolah di kota sangat tepat mengingat mata pelajaran yang begitu ber beda antara di kota dan di desa " Jawab dicky sambil memasukan bakso ke mulut nya .


" Ya jelas lah ber beda , Dari fasilitas aja udah bisa terlihat kan , Ya semoga saja kedepannya pendidikan di negri kita ini bisa disama ratakan dari segi pelajaran , fasilitas , dan para tenaga pengajar nya "Kata ari.


" Aamiin semoga saja ri " Harap dicky .


Setelah selesai makan bakso mereka pun bergegas kembali ke sekolah tadi untuk melihat pengumuman yang lulus seleksi .


Lama ari dan dicky mencari nama dicky di papan pengumuman namun tidak juga ada .


" Dicky sini , Nih nama kamu di daftar cadangan " Ucap ari di papan pengumuman yang sebelah dicky .


" Heh cadangan emang nya main bola " Jawab dicky heran .


" Dasar orang kampung , Cadangan itu artinya kamu bisa lulus seleksi atau sekolah disini apabila ada anak yang masuk daftar lulus seleksi membatalkan jadi siswa di sekolah ini " Terang ari menjelaskan kepada sepupu nya itu .


" Jadi itu artinya sama saja dong aku gak lulus seleksi " Gumam dicky sambil menundukan kepala nya .

__ADS_1


" Ya sudah ayo kita pulang aja kita sampai kan ini sama bapak ku biar nanti beliau yang ngurus " Ajak ari .


__ADS_2