
"Pakde aku tidak diterima di sekolah mana pun"Dicky mengadukan permasalahan yang di alami nya.
" Ya sudah besok lusa kita ke sekolah nya ari buat daftar" Kata pakde tenang.
"Tapi kan pendaftaran sudah di tutup pakde,Dan lusa itu sudah jadwal siswa siswi baru buat mengikuti mos" Jawab dicky tertunduk lesu.
"Sudah lah gak usah dipikirin nurut aja apa kata pakde kamu pasti bisa sekolah"Ucap pakde sambil menyeruput kopi nya.
"Nggih pakde"Jawab dicky masih bingung karena memikirkan bagai mana cara nya diri nya bisa sekolah.
"Mendingan sekarang kamu ajak ari jalan-jalan tuh biar gak suntuk" Kata pakde lagi.
Dicky pun mencari ari dikamar nya tapi tidak ada,setelah itu dia berjalan ke depan gang.
"Di cariin juga dari tadi gak tau nya nongkrong disini" Kata dicky Sambil duduk didekat ari.
"Lah kamu tadi di ajakin malah ngelamun aja" Jawab ari.
"Ri kita jalan yuk"Ajak dicky.
"Jalan kemana ?" Tanya ari.
"Kita ke mall yuk,Nonton kek ngapain kek"Jawab dicky.
"Okey lah"Sambung ari.
Mereka pun jalan jalan ke mall ter besar di kota itu,Saat masuk parkiran mall tanpa sengaja mereka bertemu dengan ara dan teman nya.
"Eh ada dicky"Teriak ara dari seberang tempat parkir motor ari dan dicky.
__ADS_1
"Dicky doang nih yang keliatan" Jawab ari senyum senyum.
"Hah E-enggak kok kamu juga keliatan"Kata ara yang mulai blepotan ngomongnya karena salah tingkah.
"Baru dateng atau mau pulang ra" Tanya dicky yang sudah mulai berjalan mendekat.
"Baru dateng juga nih" Jawab ara dengan senyuman yang lebar.
"Kalian berdua aja"Tanya ari.
"Iyaa" Jawab ara dan eri barengan.
"Kalo gitu barengan kita aja sekalian"Ajak ari
"Ok baiklah kalo dipaksa"Jawab ara cengar cengir.
"Hedeh siapa juga yang maksa"Kata ari sambil geleng kepala.
"Inih dicky mau nonton katanya biar gak suntuk"Jawab ari.
"Oh gitu,Terus gimana hasil seleksi masuk sekolah nya ky"Tanya ara pada dicky.
"Gak ada yang keterima" Jawab dicky males.
"Lah terus gak jadi sekolah disini dong"Ara kembali bertanya.
"Jadi lah , Besok lusa bapak ku mau ngurusin biar dicky bisa sekolah di sekolahan kita"Ari menjelaskan.
Mendengar penjelasan ari hati ara seakan berbunga bunga,Tidak disangka bisa satu sekolah dengan lelaki yang di suka nya pada saat pertama bertemu itu walau pun nanti lelaki itu adik kelas nya tidak masalah bagi ara,Dia akan tetap mendekati dicky kata dalam hati nya.
__ADS_1
Mereka pun melangkah kedalam mall dan langsung menuju bioskop yang ada didalam mall itu,Ari mengantri untuk membeli tiket sedangkan yang lain menunggu di sofa yang ada di lobby bioskop itu.
"Film nya masih setengah jam lagi nih"Ucap ari sambil menunjukan tiket yang sudah dibeli nya.
"Kita cari makan aja dulu yuk"Ajak ara.
"Hah makan"Jawab ari.
"Iyaa makan udah tenang aja aku yang traktir"Sambung ara.
"Nah cocok tuh"Sahut eri.
Mereka pun menuju ke texas chiken untuk makan di sana.
"Sering-sering aja ra traktir gini"Ucap eri.
"Iyaa ra aku juga mau kok kalo sering sering gini"Tambah ari
"Itu sih untung di kalian buntung di aku"Jawab ara tertawa.
"Kamu kok diam aja sih ky"Ara mengajak dicky bicara.
"Gak apa-apa lagi bingung aja mau ngomong apa"Jawab dicky.
"Lagi mikirin pacar ya"Tanya ara.
"Enggak kok,Punya pacar aja enggak"Jawab dicky.
Mendengar jawaban itu ara berkata YEEESssss di dalam hati .
__ADS_1
Setengah jam kemudian mereka pun masuk ke bioskop untuk menonton,Ara sengaja meminta tiket yang tempat duduk nya disebelah dicky.