Resistance: The Beginning

Resistance: The Beginning
Bab 3 ( pursuit )


__ADS_3

Perjalanan pergi ke kota memakan waktu sekitar 3 jam. dan dia hanya bisa berada di sana sekitar 1 jam. sebelum ada yang menyadari kepergiannya.


3 jam menurutnya bukanlah waktu yang lama karna dia sudah menunggu untuk melakukan ini seumur hidupnya. sambil menikmati perjalanan yang melewati perbukitan dan hamparan Sabana yang luas. ia pun akhirnya sampai di tepi kota itu.


" huh,huh, akhirnya aku sampai juga." karena dirinya merasa terlalu lelah dia pun memilih untuk istirahat. karena menurutnya, apa gunanya memandangi keindahan yang tidak bisa dinikmati.


5 menit menjadi waktu yang cukup baginya untuk istirahat. dia pun mulai masuk ke dalam kota yang indah nan megah itu.


" wa...w, indah sekali kota ini." Altan dengan mudah tertarik dengan air mancur yang terpancar dari padanya 12 pancuran yang berbeda beda warna yang satu dengan yang lainnya.


" aku bingung, kenapa kakek melarang ku kesini ya?. padahal disini kan indah sekali." Altan sepertinya sangat menikmati 55 menitnya yang berharga. dia pergi keluar masuk toko hanya sekedar melihat-lihat apa yang ada di dalamnya. tanpa ia sadari bahwa ia sedang di buntuti oleh robot kepolisian setempat.


" subjek tidak terdaftar, diulangi, subjek tidak terdaftar di daftar kewarganegaraan cyanesis."

__ADS_1


" terus buntuti subjek, ulangi terus buntuti subjek, er-1501."


semakin lama ia menjelajah ia hampir lupa bahwa ia harus segera pulang sebelum ada yang menyadari kepergiannya. namun ia mulai merasakan sesuatu yang ganjil, yakni tidak ada makhluk hidup yang tinggal di situ. semuanya dikerjakan oleh robot.


sebenarnya dia sangat penasaran apa yang sebenarnya terjadi dengan kota ini. namun waktu menyuruhnya untuk segera kembali ke kelompoknya.


tanpa. disengaja pada saat dia berbelok di suatu persimpangan dia menabrak robot berwarna biru putih yang lumayan besar yang mengenakan topi biru disertai sirine di dadanya.


" subjek ditemukan, ulangi, subjek ditemukan"


" subjek?, siapa yang kau maksud subjek." tanya Altan ke robot yang sedang memeganginya itu.


" apa yang harus kulakukan ganti."

__ADS_1


" tangkap dan musnahkan dia er-1437." Altan yang mendengar percakapan itu langsung reflek mengambil tongkat karbon yang sudah di persiapkan yang untuk hal-hal yang seperti ini. dan memukulkannya sekencang mungkin ke kepala robot itu. sehingga melepaskan cengkraman robot yang disebut "er-1437" itu dari tangannya.


Altan pun berlari secepat yang ia bisa. sekarang ia tau kenapa kakeknya melarang iya untuk pergi ke kota. namun ia tak ingin nasibnya berakhir di sini, tidak di tangan robot robot itu.


" subjek melarikan diri ke arah jalan tenggara. ulangi, ke arah jalan tenggara."


" laporan diterima. kami akan mengirimkan bala bantuan yang akan datang sekitar satu menit kedepan."


" bagaimana ini, aku lupa jalan pulang. hadu..h bagaimana ini."


Satu menit berasa seperti satu detik. dalam sekejap bala bantuan datang untuk mengejar Altan. ia beruntung terlahir dari ras Agra yang memiliki gen kucing dan rubah. sehingga melarikan diri dari satu robot ini adalah hal yang mudah baginya. namun bagaimana dengan puluhan robot yang akan mengejarnya sekarang.


" oh iya, aku ingat!." " setelah ini belok kanan, lalu aku akan menemukan air mancur. setelah itu bel." belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya dia sudah dapat mendengar bahwa suara sirine yang berusaha mengejarnya. namun yang jadi masalah ialah yang dia dengar bukan hanya satu sirine melainkan puluhan sirine.

__ADS_1


__ADS_2