REVENGES OF HUMAN

REVENGES OF HUMAN
BANGKITNYA SI IBLIS#04


__ADS_3

amarah...adalah perasaan yang seluruh makhluk hidup bisa rasakan.tak peduli manusia,iblis,hewan,semua memiliki perasaan yang namanya amarah.


begitupula Forst.seorang anak iblis yang di buang oleh keluarganya dan mengalami banyak cobaan yang membuat dirinya hanya di penuhi dengan perasaan amarah.


...sudah sepuluh tahun semenjak Forst kehilangan orang yang ia sayangnya lagi dan membunuh banyak pemimpin dari suku suku monster....


entah sudah sekuat apa sekarang Forst,namun dia sudah menjadi raja dari puncak rantai makanan.


setiap Forst membunuh pemimpin dari masing masing suku,ia selalu membawa orang terkuat dari pemimpimpin suku yang ia bunuh untuk menjadi bidak nya.


...dan sekarang ia telah memiliki seratus bidak yang setia siap mati untuk Forst....


"yang mulia tuanku,sepuluh orang yang anda perintahkan untuk menghancurkan desa setengah manusia itu telah kembali membawa kemenangan" ucap seorang monster srigala anak dari pemimpin srigala yang Forst bunuh dulu.


... "hmm..." "dan bagaimana dengan budak yang mereka bawa?" tanya Forst yang duduk di singgasana nya...


"seperti yang anda perintahkan,yang mulia tuanku.mereka sudah membawa mereka kemari" ucap monster serigala itu tersenyum.


"bawa aku menemui budak budak itu" ucap Forst berdiri dari singgasana nya.



"baik tuanku!"


mereka pun pergi keluar dari isatana yang di buat oleh para bidak Forst untuk menemui budak yang di bawa dari desa setengah manusia oleh para bidak Forst.


Forst sampai di depan para budak.


budak yang di bawa ada sekitar sepuluh orang.lima orang wanita dan lima orang laki laki.saat dia melihat salah satu budak wanita yang di bawa,ia melihat keadaan tubuh wanita itu yang di penuhi luka dan seperti sehabis di setubuhi.


..."Abigel!panggil seluruh b*jingan itu kemari!" teriak Forst geram...


"baik yang mulia tuanku!"


tak menunggu lama sepuluh orang yang Forst suruh untuk menghancurkan desa itu pun datang ke hadapannya.


"salam yang mulia tuanku" sepuluh orang itu sujud di hadapan Forst


..."berdiri!" teriak Forst.sepuluh orang itu pun langsung berdiri menghadap Forst....


Forst mengeluarkan pedang dari sarungnya yang berada di pinggangnya.


para budak setengah manusia itu menggigil ketakutan melihat Forst mengeluarkan pedangnya


"y-yang mulia!!"


"t-tolong ampuni istri hamba itu,dan sebagai gantinya ambil saja nyawa hamba ini!!hamba mohon sekali yang mulia!" ucap seorang budak laki laki sujud di depan Forst.

__ADS_1


"lancang sekali kau ternak!!jangan mengajak bicara yang mulia tuanku dengan mulut kotormu!" teriak salah satu orang yang Forst perintahkan untuk menghancurkan desa.


..."lugas,siapa yang menyuruhmu untuk berbicara?!" tanya Forst dengan aura membunuh...


"m-maafkan makhluk yang tak berguna ini yang mulia tuanku" ucap lugas langsung bersujud ketakutan.


"yang mana istrimu?"


"i-itu yang mulia" budak laki laki itu pun melihat ke arah wanita setengah manusia yang memiliki tatapan kosong.


"lugas kau tau,apa yang akan terjadi bila ada orang yang mematuhi perintaku?" tanya Forst sambil memainkan pedang di tangannya.


"dia akan merasakan neraka dunia sehingga dia menginginkan kematian,yang mulia tuanku." jawab lugas


"jawaban yang bagus"


Forst mengambil pedang di pinggang abigel si monster serigala dan memberikannya kepada ras setengah manusia itu.


"kau"


Forst berjalan kearah ras setengah manusia yang meminta ampun untuk istrinya.


kemudian Forst memberikan pedang yang diambil dari pinggang Abigel kepada ras setengah manusia itu.


"bunuh orang yang telah menyetubuhi istrimu!"


"t-tunggu yang mulia tuanku"


"apa maksudnya ini?!" ucap lugas ketakutan


"abigel,apa yang aku perintahkan saat aku memerintahkan mereka untuk menyerang?"


"seperti yang anda minta yang mulia tuanku 'hancurkan desa pinggir hutan itu,dan bunuh mereka.bawa sepuluh budak kemari,dan jangan menyentuh para wanita nya." ucap Abigel


"t-tapi tuan-"


"slash!" Abigel dengan cepat memotong tangan lugas yang sedang bersujud menggunakan cakarnya.


"AGHH!!!"


"lugas,sepertinya kau tak memahami posisi mu.bila kau menyela perkataan yang mulia tuanku lagi akan ku ambil dua kaki mu" ucap Abigel membersihkan kukunya yang penuh darah


"apa yang kau tunggu?apa kau tak mendengar perintahku?" ucap Forst melihat ke arah ras setengah manusia itu


ras setengah manusia yang masih kebingunggan dengan situasi nya mencoba berdiri dan menggenggam dengan erat pedang yang di berikan Forst.


si ras setengah manusia itu mulai berjalan maju perlahan lahan kearah sepuluh orang yang di perintahkan untuk menghancurkan desa.

__ADS_1


..."bila ada yang melangkah satu inci pun,akan kubuat kalian merasakan apa itu keputus asaan!" ucap Forst dengan aura mengerikannya...


si ras setengah manusia itu semakin mendekati sepuluh orang itu walaupun tangannya gemetar memegang pedangnya.


"j-jangan mendekati ku!bila kau berani menggores sedikit saja tubuhku,akan kubunuh kau!" bisik lugas


si ras setengah manusia itu mulai ragu untuk membunuh lugas atau tidak,tapi dia mengingat lagi kenangan saat istrinya di setubuhi di hadapan wajahnya,membuat amarah si ras setengah manusia itu memenuhi pikirannya


"AHHHHHH!!!!!" si ras setengah manusia itu kemudia menusuk tepat di jantung lugas


"kau....si*lan!" ucap lugas tersenyum mengancam.


"BUNUH!!!BUNUH!!!BUNUH!!!!BUNUH!!!" si ras setengah manusia itu terus menusuki lugas dengan penuh tangisan.



"kembalikan istriku si\*lan!kembalikan ahhhhh!!!"


ras setengah manusia itu tak peduli lagi dia sedang berada di mana atau bagaimana keadaanya,yang dia inginkan sekarang hanya melampiaskan amarahnya kepada lugas.


"bawa sisanya,bunuh mereka tanpa rasa sakit" perintah Forst kepada Abigel


"seperti yang anda inginkan yang mulia tuanku" balas Abigel membungkuk.


setelah menyelesaikan masalah para budak dan bidak,Forst kembali ke ruang tahta nya.


para budak yang di bawa dari desa,di buat Forst untuk bekerja memasak,berburu hewan,dan pembangunan kastilnya.


tak lama kemudian,Abigel datang kembali ke ruang tahta melapor bahwa tugas yang Forst berikan telah ia selesaikan.


"Abigel,bagaimana dengan rencana penyerangan desa yang lainnya?" tanya Forst yang duduk di singgasana nya.


"cukup lancar yang mulia tuanku.karna kita akan menyerang kota yang cukup besar persediaan makanan dan perlengkapan sepertinya akan siap dalam waktu lima hari" ucap Abigel menjelaskan.


"ubah kedalam tiga hari,aku tak ingin menunggu terlalu lama" ucap Forst tegas


"baik yang mulia tuanku,akan saya sampaikan nanti kepada pihak peralatan dan persediaan makanan" balas Abigel


"aku yang akan berada di garis depan" ucap Forst dengan wajah yang sangat menakutkan


"tentu yang mulia tuanku.bila diizinkan,izinkan hamba bertarung disisimu" ucap Abigel membungkukkan badannya"


"terserah maumu!" ucap Forst dingin


"terimakasih yang mulia tuanku"


"kerajaan ras setengah manusia,jangan buat aku kecewa oleh jeritan kematian kalian" gumam Forst tersenyum sinis

__ADS_1


BERSAMBUNG.....


__ADS_2