
perang kedua ras antara ras setengah manusia dan ras monster akan segera terjadi lagi,namun peperangan ini akan menjadi awal mula nya perubahan perang di dunia ini.
di kota bursta bidak-bidak yang di bawa Forst sudah siap bergerak ke medan perang yang langsung dipimpin oleh Forst sendiri.
di sisi lain pasukan yang dibawa langsung oleh putra mahkota kerajaan manusia pun sudah sepenuhnya siap untuk berperang.namun berbeda dengan Forst yang mengandalkan kekukatan saja,pasukan yang dipimpin pangeran Albert mengandalkan taktik dan juga kekuatannya.
"wuuu....hanya dengan jumlah monster evolusi segitu bisa menghancurkan kota bursta?tentara bursta sungguh menghkawatirkan" ucap pangeran Albert meremehkan pasukan Forst.
"sepertinya yang di tengah nya itu adalah pemimpinnya,yang mulia" ucap ribas melihat kearah Forst yang berdiri di tengah-tengah pasukannya.
..."sepertinya..." "hmmm?" pangeran Albert menatap serius ke arah Forst...
"apakah dia manusia?" gumam pangeran Albert
saat pangeran memikirkan ras apa sebenarnya Forst,Forst maju ketengah tengah medan perang.
"sepertinya monster pun memiliki etika perang yang benar" ucap ribas tersenyum
"tunggu apa lagi?kau majulah sebagai pengirim pesan"
"baik yang mulia" ucap ribas menundukkan kepalanya.
ribas pun langsung maju kedepan medan perang mendekati Forst.
"perkenalkan nama say-"
...namun sebelum ribas menyelesaikan perkataannya Forst langsung memenggal kepalanya tanpa sepatah kata pun....
banyak prajurit kerajaan manusia yang terkejut sekaligus marah karena Forst tak mengikuti etika perang,namun itu semua membuat pangeran Albert semakin tertarik untuk membunuhnya secara langsung.
..."bunuh seluruh ras setengah manusia!jangan sentuh pemimpinnya" perintah Forst sambil berlari mendekati para tentara kerajaan manusia....
para monster pun mulai maju bersama Abigel mengikuti Forst untuk menyerang.
"regu panah,tembak!!"
anak panah mulai menghujani kearah para bidak bidak Forst.banyak monster yang tak gentar meskipun tubuhnya penuh panah,namun ada beberapa yang mati.
Forst yang tak menghiraukan keadaan yang terjadi di belakangnya terus maju semakin mendekati pasukan kerajaan setengah manusia.
"sungguh cepat!itu bukan kecepatan manusia sialan" gumam pangeran Albert tersenyum
"pasukan depan!Formasi pertama!"
para pasukan kerajaan manusia mulai berkumpul di satu titik dengan tombak dan tamengnya untuk menyambut Forst dan pasukannya.
..."Abigel,pimpin semua pasukan" ucap Forst dalam telepatinya....
"yes my lord master"
Abigel mulai menyebar luaskan pasukannya untuk menyerang kesegala arah.
pasukan yang di bawa abigel mulai bentrok dengan pasukan kerajaan setengah manusia.berkat bantuan dari taktik yang di buat oleh pangeran Albert,pasukan kerajaan setengah manusia dapat menahan beberapa bidak milik Forst.
namun sehebat apapun taktik,takkan bisa melumpuhkan sebuah kekuatan mutlak.pasukan depan yang menghadapi pasukan yang di bawa Abigel hampir setengahnya di musnahkan berkat bantuan Abigel.
__ADS_1
di lain sisi,Forst yang di hadang ratusan orang sekaligus membuatnya semakin bersemangat.
..."akan kubuat kalian berteriak meminta kematian" ucap Forst menggerakan tangannya seperti sedang membuat sebuah mantra....
"maju!lawannya hanya satu orang jangan gentar!" ucap seorang komandan dari prajurit kerajaan manusia.
..."FIRE ABBYS!" api hitam dengan ukuran besar mulai muncul dari kedua telapak tangan Forst dan mulai menerjang para prajurit yang mendekati Forst....
para prajurit yang terkena serangan itu mulai terbakar layak nya ranting kayu kering,namun api hitam itu tak membakar hangus para prajurit yang terkenanya.
"AGHHH!!PANAS!!PANAS!!"
"PANAS!!AGHHHH!!!"
"BUNUH AKU!!!AGHHHH PANAS!!!BUNUH!!"
...api hitam yang tak dapat padam dan juga tak dapat membunuh,hanya rasa sakit yang sangat luar biasa menyakitkan mulai menyerang mereka....
...para pasukan kerajaan setengah manusia mulai tak terkendali,hampir seluruh prajurit yang terkena serangan api hitam itu bunuh diri untuk menghilangkan rasa sakitnya....
"a-apa itu?sihir hitam?!apa dia iblis?!b*jingan kau semakin membuatku penasaran" pangeran Albert tersenyum sinis
"y-yang mulia,komandan yang mengomandani pasukan kiri telah di musnahkan!"
"y-yang mulia pasukan dari kubu kanan sudah hampir setengahnya terbunuh
pembawa pesan dari berbagai kubu mulai berdatangan kearah pangeran Albert untuk menyampaikan bahwa pasukan kerajaan manusia mengalami kerugian besar.
belum lagi pasukan yang di pimpin langsung olehnya pun hampir setengahnya di habisi hanya dengan satu orang.
"kumpulkan seluruh orang yang masih hidup,buat jadi satu regu.mulai lakukan formasi kedua" perintah pangeran Albert marah.
tanpa di sadari,dari jauh Forst sedang menatap kearah pangeran Albert dan dari gerakan bibirnya pangeran mengerti apa yang coba Forst katakan.
..."ketemu" ucap Forst dengan senyumnya yang seperti menemukan mangsanya untuk segera dimakan....
pangeran yang bisa membaca pergerakan bibirnya hanya tersenyum dengan penuh rasa khawatir dan takut.
...sebelum rasa khawatir dan takutnya hilang,Forst sudah berada tepat di belakang pangeran Albert menodongkan pedangnya yang penuh dengan darah para prajurit kerajaan ras setengah manusia....
"yang mulia!"
seluruh prajurit yang berada tepat di depan pangeran Albert langsung mengarahkan pedangnya kearah Forst.
tapi dengan kekuatan yang Forst dapat dari membunuh pemimpin sukur ular,dengan tatapannya Forst dapat mengubah para prajurit itu menjadi batu.
pangeran Albert semakij dibuat yakin betapa kuatnya lawan yang sedang ia hadapi itu.
..."apa kau anak dari raja ras setengah manusia?" tanya Forst dengan niat membunuhnya....
"bila itu memang aku,apa kau akan melepaskanku?" ucap pangeran tersenyum menahan rasa takut.
"maka baguslah"
..."PARA BIDAK KU BUNUH SELURUH RAS MANUSIA SEBELUM MATA HARI TERBENAM,JANGAN KALIAN MELANGGAR PERINTAHKU!" suara Forst bergema di seluruh medan pertempuran layaknya jeritan seekor naga....
__ADS_1
para pasukan yang dipimpin langsung oleh Abigel langsung menggila di medan pertempuran,termasuk abigel.
berjam jam peperangan terus berlanjut dengan pangeran Albert yang berada di bawah kendali Forst.
dan tujuh jam pun terlewati.matahari sudah hampir menyelesaikan tugasnya dan hampir tenggelam.
"maafkan hamba yang mulia tuanku,hampir dua ribu prajurit berhasil melarikan diri dan kita hanya berhasil menangkap sepuluh orang.hamna siap menerima segala hukumannya" ucap abigel bersujud.
..."akan kuputuskan hukuman mu nanti,untuk sekarang bunuh lima orang yang kau bawa dan bawalah kehadapanku" ...
"baik yang mulia tuanku"
"apa kau akan membunuhku?" tanya pangeran Albert
"bukan sekarang"
pangeran Albert langsung terdiam mendengar perkataannya,dia hanya mendapat jawaban dari perkiraannya bahwa dia akan dimanfaatkan.
Abigel pun kembali dengan membawa lima tawanan perang.
"yang mulia!"
..."shhh.." "disini hanya aku yang di perbolehkan berbicara,mengerti?" ucap Forst membungkam mulut prajurit itu...
"tatap mataku" Forst menegakkan kepala prajurit yang ketakutan melihat Forst.
..."kau akan menjadi pembawa pesan kepada raja tak berakal itu.katakan 'aku,Forst akan selalu menunggu kedatangan mu' mengerti?"...
"bila kau tak mengerti aku akan memperjelasnya" Forst mulai mendekati empat tahanan perang yang lain dan mulai mengeluarkan api hitam yang membuat seluruh prajurit kerajaan manusia bunub diri.
"AGHH!!!AMPUN!!!"
prajurit yang melihat temannnya kesakitan pun hanya bisa meneteskan air mata ketakutan.
"b-baik a-aku mengerti" ucap prajurit itu menangis ketakutan.
Forst pun mulai menghilangkan api hitamnya.
"maka pergilah" Forst pun mulai melepaskan empat tahanan perang tersebut.
"kita pergi" ucap Forst melangkah meninggalkan medan perang
pangeran Abigel yang di bawa Abigel terus terpikirkan sesuatu dan bertekad untuk bertanya.
"sebelum itu apakah kau ras manusia?" tanya pangeran Abigel.
setelah mendengar kata kata itu Forst terdiam sejenak.
"siapa yang tahu.bisa dibilang aku adalah perwujudan dari balas dendam"
pangeran Albert di buat bingung dengan jawaban ambigu itu.
dan perang pertama dan kekalahan pertama putra mahkota pun berakhir.
BERSAMBUNG.....
__ADS_1