
sebelumnya ya nak…
Akhirnya selama ibu marcel sakit, Sheila lah menjaga ibu dengan penuh kasih sayang, dia menjaga ibu dengan tidak terlihat sedikitpun rasa berat hati dari sheila . Setelah marcel datang, ibu menceritakan semua yang terjadi selama marcel pergi.
Babak (rumah)
Adegan (ruang tamu)
38). Marcel : selamat siang ibu...
39). Ibu : siang, eh marcel . Ayo masuk nak.
40). Marcel : bagaimana keadaan ibu selama aku pergi? Baik-baik saja kan?
41). Ibu : ia. Tapi, ibu sempat sakit, dan…
42). Marcel : dan kenapa bu, aku sangat kuatir jika terjadi sesuatu kepada ibu!
43). Ibu : ibu sudah sehat, karena Sheila menjaga ibu selama ibu sakit.
44). Marcel : Sheila?
45). Ibu : ia Sheila. Ibu melihat dia menjaga ibu dengan penuh ketulusan hati, dan seperti seorang anak yang menjaga ibunya sendiri.
46). Marcel : dia memang orang yang baik bu..
47). Ibu : ia, dan nampaknya dia sudah siap menjadi menantu ibu..
48). Marcel : kenapa ibu selalu bicara begitu? Aku belum siap ibu. Lagipula…
49). Ibu : kenapa? Tahun depan kamu akan lulus, kamu juga seorang siswa berprestasi, apalagi yang kurang dari kamu?
50). Marcel : aku takut kalau nantinya dia akan sakit hati lebih awal, karena melihat aku meninggal..
51). Ibu : ibu kan sudah bilang berkali-kali jangan ucapkan kata itu lagi
52). Marcel : tapi bu…
Ternyata selama ini marcel tidak menuruti ibunya, untuk bertunangan karena, marcel takut dia akan meninggal dan akan mengecewakan sheila, karena selama ini juga sheila belum tahu kalau marcel menderita penyakit jantung. Walaupun marcel sangat sayang kepada sheila tetapi karena penyakit yang ia derita semuanya berubah. Kemudian disaat semua kegalauan ini, masih ada seorang teman yang selalu setia berada disisi marcel namanya dion. Dion teman yang selama ini sudah dianggap sebagai saudaranya sendiri, dan merupakan tempat dia bertukar pikiran, dan dion lah tempat untuk marcel mencari solusi dari setiap masalahnya selain ibunya sendiri.
Babak (kampus)
Adegan (taman kampus)
53). Dion : ada apa kamu memanggil aku? Pasti masalah sheila lagi, ia kan?
54). Marcel : sebenarnya ia tapi, ini menyangkut penyakit aku..
55). Dion : kenapa dengan penyakt kamu? Penyakit kamu kambuh lagi?
56). Marcel : bukan soal itu..
57). Dion : lalu soal apa?
58). Marcel : begini, tahun depan aku kan lulus, lalu ibu aku cepat-cepat menyuruh aku untuk bertunangan dengan sheila…
59). Dion : bertunangan? (terkejut), gila kamu kaliankan baru pacaran dua tahun
60). Marcel : bukan itu masalahnya, masalahnya adalah, aku takut pada saat bertunangan nanti karena penyakit aku, sheila akan kecewa dan sakit hati..
61). Dion : memangnya kenapa dengan penyakit kamu?
62). Marcel : aku takut aku akan meninggal lebih awal…
63). Dion : bercanda kamu! (terkejut karena marcel bicara sperti itu)
64). Marcel : aku serius..
65). Dion : kalau kamu sebagai pejantan tangguh kamu katakan yang sejujurnya..
66). Marcel : maksudnya?
67). Dion : kamu harus berani mengatakan yang sesungguhnya. Karena kamu sendiri juga tidak ingin mengecewakan diakan..
68). Marcel : tapi aku takut!
69). Dion : takut itulah yang membelenggu hidup kamu selama ini…
Setelah mereka berdua berbicara, marcel menemukan jalan keluar yang terbaik yang sudah diberikan oleh dion yaitu, berbicara sejujurnya dan jangan menyembunyikan sesuatu apalagi kepada orang yang kita sayangi. Tetapi marcel masih saja terbelenggu dengan ketakutannya sendiri. Pada suatu kali Marcel ingin mengatakan yang sebenarnya kepada sheila tetapi…
70). Marcel : sheila, sebenarnya ada yang ingin aku katakan kepadamu
71). Shela : apa itu?
72). Marcel : mmm.. (ragu)
73). Sheila : apa? katakan saja?
74). Marcel : nggak kok, aku cuma ingin mengucapkan terima kasih karena kamu telah menjaga ibu aku waktu itu, saat ibu aku sakittelusuri
NOV
29
PUISI BAHASA JEPANG
Menapaki Kerinduan
ketika sinar rembulan pucat
sesosok rindu tanpa sayap
terbang ke langit malam
gelap mata
gelap hati
membuat ia lupa dimana tempat bersinggah
gelap malam menghapuskan arah dan tujuan
sementara,
dingin sunyi menjadi saksi
jiwa-jiwa yang menggigil
terperosok ke ceruk jurang malam
dalam...
sedalam hatimu
debur ombak di Pantai Barat menghantam jiwaku
tapi tak mampu goyahkan sepi
__ADS_1
sapaan angin mengajak kabut dingin
menyusupi pori-pori,
merontokkan tulang..,
tapi tak mampu runtuhkan sunyi
sepi tanpa keheningan
sunyi dalam kebisuan
disitu aku terdampar
sendiri
menapaki kerinduan
ステッピング憧れ
時淡い月明かり
翼のない数字を見逃す
夜空に飛んで
暗い目
闇の心
どこbersinggah彼女のことを忘れないもの
方向と目的の暗い夜をなくす
一時的な、
冷たいサイレントウィットネス
身震い魂
深淵のニッチの夜に墜落
で...
あなたの心の深さ
西海岸の波のクラッシュは、私の魂を打つ
しかしgoyahkanを黙らせることができなかった
風は冷たい霧の挨拶をもたらす
、毛穴に潜入
骨を侵食..
しかし、ダウン脱走涙ができなかった
沈黙のない孤独
沈黙の沈黙
私はそこに座礁した
自身の
足踏み憧れ
entahlah..,
berapa kali harus kuyakinkan dirimu
bahwa rindu yang mengalir dalam darahku adalah rindumu
mungkinkah..,
kau dengar
cerita yang tergelar lewat bisunya malam
itu cerita cinta
tentang kau dan aku
kau tahu
purnama ini begitu indah
walau tak seindah senyummu
yang terakhir kali
masih kuingat
kasih..,
aku lihat senyummu
di antara bintang dan bulan purnama
aku dengar suaramu
lewat hembusan angin dan gesekan daun-daun
tapi rinduku belum juga terobati
kasih..,
apakah hari ini kau simpan rindu
seperti rindu yang menggunung di hatiku..?
ah..,
bila saja mungkin
ingin kulihat cinta di matamu
sekali lagi..!
インユアアイズ愛
私は、..わからない私の血に流れるの憧れはrindumuです
可能..、
あなたは聞いた
__ADS_1
bisunya物語は夜を通して展開
それは愛の物語です
あなたと私について
あなたが知っている
この満月は、とても美しいです。
あなたの微笑としてもとして美しいではない
最後の時間
まだ思い出せない
愛..、
私はあなたの笑顔を参照してください。
星と満月の間に
私はあなたの声を聞く
葉と摩擦を通って吹く風
まだRindukuを扱われません
愛..、
あなたはミスを保存本日場合
..私の心に蓄積している限り?
ああ..、
とき5月
私はあなたの目に愛を見てみたい
もう一度..Kerinduan
Kala sang alam mulai terlelap
Hening terasa tiada terucap suatu kata
Terlihat kerlip lembut bintang disana
Membuat rindu ini semakin merona
Kutermangu dalam kesunyian
Tenggelam dalam kebisuan
Desir sang bayu mengusap wajah berikan ketenangan
Parasmu jelas tergambar di pelupuk mata
Ingin kurengkuh sosok bayanganmu
Namun bayangan hanyalah bayangan
Kurasakan kebekuan menyusup setiap jengkal aliran darah
Kuhela nafas panjang tuk redakan segala sesak
Saat kutatap sang rembulan
Hatiku berbisik “aku rindu dia,
Akankah dia tahu aku merindukannya ?”
Tanpa sadar setitik air mata jatuh
Mengiring kerinduan yang tak tertahankan lagi
Kembali ku berbisik lirih dengan kepala tertunduk
“aku sayang dia, aku rindu dia”
Kenangan masa indah yang pernah terajut kembali membayang
Oh Tuhan…
Aku amat merindukannya
憧れ
時自然な眠りに落ちて漂流
沈黙は、言葉を話されていなかった
静かにちらつきがある目に見える星
これはますますフラッシュ見逃し作る
沈黙のKutermangu
沈黙の中で溺死
風の棒は、平和を与えるために彼女の顔をこすり
Parasmuは明らかにまぶたに示され
私は影の姿を描いた物
しかし、影の影
私は血流に侵入するために氷のあらゆるインチを感じた
私は深呼吸のトゥクトゥクは、任意のきつさを緩和取る
私は月を見たときに
私の心のささやき"私は彼を逃し、
彼は私がそれを逃す知っているか?"
思わず涙が落ちる
耐え難い憧れをMengiring
彼の頭をそっとささやく私の背中には頭を下げた
"私は彼を愛し、私は彼を逃す"
ニット決して、再び迫り来るという素晴らしい思い出
__ADS_1
ああ、神様...
私は本当に彼を見逃す