ROY ALEXANDER

ROY ALEXANDER
CHAPTER 1: Roy dan Rehan


__ADS_3

*Di suatu Pagi yg Cerah, terdapat Seorang pemuda tampan yg tengah tidur dibawah pohon rindang yg indah.


tak berlangsung lama, seorang pemuda lain yg seusia dengannya, sedang berjalan kearah pemuda tersebut.


"Kau sedang apa Roy??" tanya Rehan yg tak lain adalah sahabatnya. Mendengar itu Roy pun terbangun dan menjawab pertanyaan Rehan.


"Rehan.. Cuacanya cerah dan angin sepoi-sepoi buat perasaan nyaman. Burung² kecil membuat suara kicauan imut mereka, Mungkin semua orang Lupa akan indahnya alam itu.." Jawab Roy.


Ya bukankah rugi, jika kau tak merasakannya dg tubuhmu seperti ini? tanya Roy.


"Hoaaaam,," Uap Roy.


setelah menjawab pertanyaan Rehan, Roy pun menguap dan kembali tidur. karena jam pelajaran hampir dimulai, mau tak mau Rehan pun menggendong Roy dan menuju ke kelasnya.


SESAMPAINYA DI SANA.


"Pagi Rehan, Roy." Sapa Siswa lainnya.


"Terima kasih sudah membawa Roy." Kata siswa lain.


"Ya Pagi." Jawab Rehan.


Mendengar suara berisik, seketika Roy terbangun dan ia sudah mendapati dirinya sedang tidur di Mejanya.


"Hmm, Mejaku?, terima kasih lagi Rehan." Ucapnya


"Sama sama" Balas Rehan


"Hoaaaam." Uap Roy.


"Kenapa Kau tak pernah memakai Kakimu sesekali Roy?," tanya Siswa lain.


"Mau gimana lagi?!" begitulah Roy, tambah Siswa lainnya.


**************


"Roy, Pelajaran akan segera dimulai, setidaknya keluarkan bukumu, Hey Roy, kau Dengar..." Ujar Rehan memanggil Roy


Karena Roy seperti tidak mendengarkan, Rehan Pun menyentuh tangannya, dan ternyata Roy kaget karena ia sebenarnya sedang melamun.


"Tanganmu Mati rasa?" Tanya Rehan


"Ini sering terjadi, Saat aku tidur diatas meja tanganku mati rasa dan tak bisa menggerakkan mereka."


"saat aku mencoba bersandar di jendela, Aku salah perkiraan dan kepalaku terbentur."


"Serta saat aku menaruh tanganku didagu, Posisiku jadi aneh dan membuat pergelangan tanganku sakit."


"Aku hanya ingin bersantai." kata Roy.


"Ternyata Lesu itu lebih bahaya dari yg ku kira." Pikir Rehan.


Tak lama kemudian Seorang guru datang dan menuliskan Sesuatu di papan tulis dan pergi begitu saja.


BELAJAR SENDIRI, itulah yg ditulis Oleh Guru tersebut.


"Baiklah Mari kita lakukan!" Ucap Roy


"Lakukan apa?" Tanya Rehan


"Aku sudah menyelesaikan tugasnya, jadi kau bisa istirahat, aku bisa bermalas-malasan." Ucap Roy


Roy pun kembali melanjutkan kegiatan tidurnya, namun ia tidak bisa tidur.


"Ada apa?" Tanya Rehan


"Karena aku memindahkan bangku ku kesini, mereka menghalangi anginnya." Jawab Roy


"Kau sensitif sekali soal hal itu. Aku kira kau bisa tidur dimanapun, ternyata tidak begitu ya?" Kata Rehan.


"Aku tidak bisa Santai hari ini, entah kenapa..."


"Aku tidak terlalu jauh dari tempat biasanya,perbedaan sedikit bisa menjadi dampak besar." jelas Roy.

__ADS_1


"Begitu." Ucap Rehan


"Yg lebih penting, ini adalah jam belajar-sendiri, kesempatan yg diberikan oleh tuhan."


"Aku harus menghadapinya dg kondisi optimal tanpa kompromi." kata Roy


"Hey Rehan, apakah kau mencatat pelajaran sebelumnya?" teriak seorang siswa.


"Ya,kau mau menyalinnya?" tanya Rehan.


Tak lama kemudian Siswi yg berada didekat jendela telah pergi, melihat itu Roy pun segera beranjak ke tempat tersebut.


"Ini yg aku inginkan, suasana yg terbaik, sekarang aku bisa tidur sebentar." pikir Roy.


Namun karena Roy terlalu mengantuk dan posisi Roy saat ini tidak tepat, dan malah membuat ia terjatuh.


"R-ROY!!!" Teriak Rehan


***************


"Aku terkejut kau mau ikut Pelajaran Olahraga!" Ucap Rehan heran


"Ya. Aku ingin membangun Kekuatan fisikku, agar tanganku tak mati rasa lagi atau sakit, selesu apapun diriku."


"Aku akan bekerja keras agar aku bisa bernapas malasan tanpa khawatir." Ucap Roy


"Aku rasa itu cukup bertentangan,tapi aku mengerti maksudmu." Ucap Rehan mengerti


Setelah Berganti Pakaian Roy dan lainnya pun menuju ke lapangan untuk mengikuti pelajaran Olaraga.


"Baiklah ayo, mulai pemanasan, kita main badminton Hari ini." Perintah Guru Tersebut kepada Murid².


"Padahal aku ingin bermain bola." keluh Siswa lain.


Semua Murid Pun melakukan Pemanasan tak terkecuali Roy, walaupun Roy termasuk orang pemalas, namun Ia tetap melakukan pemanasan agar tak cedera saat Olaraga nanti.


Setelah Melakukan Pemanasan, Para murid Pun Bermain Badminton dengan Pasangan dan Lawan yg telah dipilih oleh Guru Olaraga.


"Kalian Bermain melawan Atlet, kalian Kurang beruntung" kata Siswa lawan (Grea)


"R-Rehan kau terlihat menakutkan." Kata Siswa Lawan. (Putra)


Permainan pun dimulai, Gera dg sekuat tenaga Mengayuh Raketnya, dan Dg cepat ditangkis oleh Rehan dan Bola yg ditangkisnya tadi Terlempar jauh dari Garis Lapangan tersebut.


"Rehan, Santai! santai!" Pinta Grea


"Maaf!" Ucap Rehan


"Kau Keren Rehan, Aku mau coba juga"


Ucap Roy.


"Oh silakan!" Balas Rehan


Permainan pun kembali dimulai, Dan Roy Bersiap Di posisi. Roy pun memukul bolanya, namun yg terlempar buka bolanya, melainkan raketnya.


"Roy pegang Raketnya! Pegang!" Ujar Putra


"Kau mau membunuh kami" Seru Grea


"Loh?!!." Roy


"Kenapa kau tidak istirahat saja?" Ucap Grea menyeret Roy


"ya.ya.ya!" Roy


"Gerakan mu boleh juga Roy, Ayunan yg bagus." batin Rehan.


DI SISI LAIN.


"Sepertinya Para Cowok sedang Bersenang senang." ucap Siswi memperhatikan.


"Ya." Balas Siswi lain

__ADS_1


POV ROY


"Aku penasaran, Apakah permainan Rehan akan berpengaruh padaku? Meski aku istirahat seperti ini.."


"Aku harap dunia memiliki sistem seperti itu." Pikir Roy


POV ROY END


Setelah bermain,mereka pun pergi berganti pakaian.


"Rehan!!" Panggil Roy


"Hm?".Rehan


"Tolong!!" Pinta Roy


"Dia mencoba melepaskannya tanpa membuka Resleting Terlebih dahulu?" batin Rehan.


*************


"Karena aku bekerja keras waktu Olaraga, aku jadi tambah lapar!" Ucap Roy


"Kau sebut itu bekerja keras?" Tanya Rehan


"Yg mana ya?" Ucap Rehan tengah memilih makanan


"Aku sudah memutuskan!" Seru Roy


"Aku Juga!" Ucap Rehan.


"Bisa kau bayari, nanti aku ganti!!" Pinta Roy


"Baiklah!!" Jawab Rehan


Setelah Membeli makanan mereka pergi ketaman dan makan dibawah pohon besar.


"Rehan, kau suka makanan manis ya?"


Tanya Roy


"Ya, makanan ini baru datang bulan ini, jadi aku Harus mencobanya!" Jawab Rehan


"Tapi kau tidak terlihat seperti orang suka strawberry dan Danish,makanya penjaga kantin itu terkejut." Ujar Roy


"Kau juga tak terlihat seperti orang yg makan banyak." Balas Rehan


"Ngomong ngomong Roy, aku pernah baca disuatu tempat. Bahwa kau tak boleh menaruh dagu di tangan mu."


"Membangun Fisik boleh saja tapi kau harus ubah kebiasaanmu dulu." Jelas Rehan


"Roy?" Panggil Rehan


Karena Roy diam saja, Rehan pun menoleh dan terkejut kalau Ada sedikit darah yg keluar dari Mulut Roy.


"D-Dia memuntahkan Darah? " Batin Rehan


"Hei Roy kau tidak apa apa? Apa kau terlalu bekerja keras saat Olaraga?!" Tanya Rehan Panik


"Ada bagian baguette yg menusuk kedalam Mulutku. Dan baru kepikiran tadi kalau sebenarnya aku tidak lapar"


Jawab Roy


"Aku akan memakan sisanya jangan paksakan dirimu!!" Ucap Rehan


"Tak peduli seberapa keras Aku membangun Kekuatan tubuh, tubuh manusia masih kalah dari baguette..." Ucap Roy


...Bersambung...


VISUAL TOKOH UTAMA


ROY ALEXSANDER*


__ADS_1


REHAN AKAMICHI



__ADS_2