ROY ALEXANDER

ROY ALEXANDER
CHAPTER 7 : Permintaan Maaf


__ADS_3

Jadi kau menantangku ya Emi-chan...Baiklah aku sudah masuk dalam mode bertempur" Gumam Tania.


"Loh! Tania ada apa?" Ucap Emilia heran.


________


"Apa yg kau makan di saat begini?" tanya Emilia


Tania-san memberikanku kue. Katanya "Aku karena guru sudah makan kue buatanku." Jawab Roy


"Sindiran nusuknya banget!" Gumam Emilia.


"Sial kenapa harus kau,Roy? kenapa Tania mau menjadi muridmu?" Ucap Emilia kesal.


"Eh kau tak tahu? katanya dia suka sama seseorang! Lalu dia ingin mager dan jadi dewasa seperti orang itu." Ucap Roy


"Kenapa dia tak memberitahukan hal itu kepadaku? Jangan ² cuma aku yg merasa kalau kami berteman?" Ucap Emilia


"Sepertinya bukan seperti itu". Ucap Roy


"Lalu?" Ucap Emilia


"Mungkin ada alasan tertentu,kenapa ia tak mau menjelaskannya kepadamu!" Jelas Roy


"Alasan apa memangnya?" Ucap Emilia menatap tajam Roy.


"Mana aku tahu!🤷🏻‍♂️" Ujar Roy sembari mengangkat bahunya.


"tuh kan Lo mesti bikin gue emosi! beneran dah! kasih solusi kek!" Ujar Emilia.


"ke² aku akan bantu,tapi biarkan aku pergi dulu menemui Rehan." Ujar Roy


"Untuk apa kau menemuinya?" Tanya Emilia


"Aku akan meminta Rehan untuk membantu." Jelas Roy


"Baiklah! cepat kau ke Rehan!"


"Hm." Roy berdehem sambil berjalan menuju ke kelasnya dan mencari Rehan ke tempat lain.


Setelah lama mencari akhirnya ia menemukan Rehan sedang bersama Tania di taman belakang sekolah.


"Hai Kalian !" Panggil Roy


"Oh! halo Roy(Guru)!" Jawab Rehan dan Tania bersamaan.


"Tania aku ingin bicara sebentar dg Rehan!apa tak masalah kau pergi dulu!" Ucap Roy


"Tak masalah,aku pergi dulu ! Dadah🖐️" Ucap Tania sembari meninggalkan Roy dan Rehan.


"Apa yg ingin kau bicarakan Roy? tak seperti biasanya kau seserius ini!" Ucap Rehan heran


"Aku serius begini karena ini menyangkut kedamaian hidupku!" Ujar Roy


"Memangnya ada apa Roy?" Tanya Rehan.


Roy pun mengehela nafas dan menceritakan A-Z kepada Rehan.


Rehan yg mendengar itu pun hanya bisa menghela nafas dan segera membantu Roy agar masalahnya terselesaikan.


"Jadi apa rencanamu?"Tanya Rehan


"Begini aku akan memancing Emilia untuk mengungkapkan bagaimana perasaannya saat berteman dg Tania!" Jawab Roy

__ADS_1


"Sementara itu...kau akan mengajak Tania agar ia bisa mendengar apa yg dikatakan Emilia dg sejujurnya." Lanjut Roy


"Baiklah Ide mu bagus juga! kapan kita akan melakukannya?" tanya Rehan


"Biar tidak repot ! nanti setelah bel pulang saja!" Jawab Roy.


"Baiklah!" Ucap Rehan.


Setelah beberapa jam kemudian Bel pulang sekolah pun telah tiba,Roy dan Rehan pun mulai menjalankan rencana mereka.


Seperti rencananya...Roy mengajak Emilia pergi ke daerah bagian belakang sekolah,dan Rehan mengajak Tania pergi ke tempat yg sama.


Setibanya di tempat yg di tentukan Rehan pun menyuruh Tania untuk bersembunyi dari Emilia dan Roy.


"Kenapa kita harus sembunyi?" Tanya Tania


"Sst,nanti kau juga akan tahu!" Jawab Rehan


Mendengar itu Tania pun memilih diam dan mulai memperhatikan percakapan Emilia dan Roy.


"Kenapa Lo ajak Gue kesini?" Tanya Emilia


"Aku cuma ingin menanyakan bagaimana perasaanmu saat kau pertama kali berteman dg Tania?" Ucap Roy


Emilia menghela nafas,kemudian tersenyum ke arah Roy dan mulai menjelaskan...


"Waktu pertama kali bertemu dg Tania dulu*..."


FLASBACK ON


*Terlihat seorang gadis imut tengah berlari seperti ia sedang di kejar sesuatu.


Tanpa sengaja ia bertabrakan dg seorang gadis bercadar yg secara kebetulan lewat di depannya.


"Tak apa apa! Lain kali hati hati ya!" Jawab gadis bercadar itu.


Mendengar itu Tania pun melihat ke atas dan mengagumi Gadis yg ada di depannya.


"Waah,tertutup sekali! dan ia juga terlihat dewasa sikapnya"😍 Batin Gadis kecil itu kagum


"Emm dek! adek gak papa?" Tanya gadis itu.


"Eh! maaf kak aku lagi melamun! hehehe"😁 Ucap Gadis kecil itu dg senyuman khasnya.


"Astaga gadis kecil ini imut banget😆,pengin ku peluk aja" batin Gadis bercadar


"Oh iya Nama adek siapa?" Tanya Gadis bercadar


"Namaku Tania!" Jawab Tania


"Aku Emilia,Yoroshiku" Ucap Emilia


"Kochirakoso" Jawab Tania*


FLASBACK OFF


"*Setelah bertemu dg Tania,aku pun tak pernah bertemu dengannya. Saat aku naik ke kelas 10 aku pun menyadari kalau Tania satu sekolah denganku."


"Dan dia ternyata seumuran denganku,walaupun begitu aku tetap berteman dengannya, tapi sepertinya hanya aku yg menganggap kami berteman..."


Setelah Emilia berkata seperti itu...tiba tiba suasana menjadi hening.


Di sisi lain Tania yg mendengar itu merasa bersalah,dan ia juga menyesal kenapa ia marah hanya karena kue.

__ADS_1


Tania pun memutuskan menghampiri Emilia Serta meminta maaf dan juga ia akan memberitahu yg sebenarnya.


"Emi-chan! Panggilnya.


Merasa terpanggil Emilia pun menoleh ke belakang dan mendapati Tania yg terlihat ragu ragu untuk berbicara.


"Tania? Aku..."


Belum sempat Emilia selesai bicara, pembicaraannya di potong langsung Tania.


"EMI-CHAAN!! SEBENARNYA AKU MENCINTAIMU!!!" Teriak Tania


"Eh?! maksudnya apa Tania?" Ucap Emilia


"Kau bilang kau penasaran kan,dengan orang yg aku suka?" Tanya Tania


"Iya benar" Jawab Emilia mengangguk


"Kaulah orang yg aku sukai itu Emi-chan" Ucap Tania


"Aku? tapi kenapa?" Tanya Emilia


"Karena aku suka dengan sikapmu,cara berpakaianmu,makanya aku menyukaimu Emi-chan" Jawab Tania


"Tania...." Ucap Emilia


"Dan juga aku ingin meminta maaf padamu kalau aku bersikap berlebihan soal kue itu!" Lanjut Tania.


"Tania..." Ucap Emilia sambil memeluk Tania


"Aku juga minta maaf soal kue itu,soalnya aku tak bisa makan yg bentuknya imut seperti itu" Jelas Emilia.


"Jadi Sekarang kita berteman lagi?" Tanya Emilia


"Kita kan selalu berteman." Jawab Tania


"Kyaaaa... Tania-chan aku mencintaimu!!😘"


"Aku juga Emi-chan."


"Akhirnya aku hidupku kembali damai lagi" Ucap Roy bahagia


"Aku senang untukmu Roy" Ucap Rehan


"Ayo kita pulang!" Ucap Roy sembari menggendong tasnya.


"Baiklah tunggu aku Roy!" Ucap Rehan


Belum sempat Roy dan Rehan melangkah, mereka di hentikan oleh suara Tania yg memanggil mereka.


"Guru tunggu!" Teriak Tania


"Ada apa?" Tanya Roy


"Terima kasih karena membantuku berdamai dengan Emi-chan." Ucap Tania


"Iya Roy! Aku juga ingin berterima kasih padamu dan maaf atas perlakuanku hari ini.."


Ucap Emlia


"Hm,tidak apa apa! yg penting kalian jangan menggangguku lagi." Ucap Roy sembari meninggalkan mereka bersama Rehan.


Bagi Roy hari hari yg damai pun akan kembali padanya,tapi ia tak tahu kalau sebenarnya Inilah langkah awal ia tak menjadi akan bermalas-malasan lagi*

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2