ROY ALEXANDER

ROY ALEXANDER
CHAPTER 4 : Alasan menjadi Murid


__ADS_3

Di Sebuah lorong,tepatnya perbatasan antara kelas,terlihat seorang gadis yg tengah melamun memikirkan masalahnya.


Aku tak memang tak punya bakat,aku tak bisa seperti Roy-kun.Tidak tidak jangan berpikir negatif duluan itu tidak baik.batin Tania.


Tania-san(Anna)ketua kelas.


Anna...(Tania)


Apa kau sudah sembuh?(Anna)


Ah iya terima kasih,maaf sudah merepotkanmu(Tania)


Ah tidak masalah(Anna)


Aku pergi dulu dah(Tania)


Tania pun meninggalkan Anna dan pergi ke perpustakaan, sesampainya disana Tania pun mengambil beberapa buku dan membaca dan mencatat sesuatu.


Kalau urusan belajar dan lainnya,aku berusaha lebih keras dari yg lain.aku tak akan menyerah semudah itu.batin Tania


Setelah lama mencatat dan meneliti,Tania pun menunjukkan hasil laporannya kepada Roy. dan Roy pun membaca laporan yg dibuat oleh Tania.


*Aku tak paham!(Roy)


Eh?!(Tania)


Roy...Dia Sudah berusaha membuatnya,kasihan tahu!dia sudah berusaha keras.(Rehan)


Aku selalu berpikir...kau itu tidak cocok mager deh,pekerja keras itu sifatmu. makanya kau tidak bisa(Roy)


Ehhh?!(Tania)


Kalau begitu...berarti aku memang tak bisa jadi seperti Roy-kun...?batin Tania.


Tapi menurutku,itu adalah kelebihanmu,tidak perlu repot-repot menjadi sepertiku.(Roy)


Setelah mendengar pendapat Roy,Tania terharu dan ia juga sedih tidak bisa menjadi sepertinya.akhirnya ia memberikan alasan mengapa ia berguru kepadanya.


Ada orang yg kusukai...demi menyesuaikan dengannya...aku ingin menjadi pribadi dewasa meski tubuhku Pendek(Tania)


Jadi begitu...(Rehan)


apa cowok itu tidak puas dg dirimu yg sekarang?(Roy)


Tidak kok!!dia selalu baik dan senang saat bicara denganku Tapi...(Tania)


belum sempat Tania selesai berbicara,Roy langsung menyela dg menjitak kepala Tania.


Aduh..(Tania)


kalau dia sudah menerimamu apa adanya,kenapa kau harus menyesuaikan diri lagi?kemungkinan dia lebih suka dirimu yg sekarang(Roy)


Roy-kun...(Tania)


Terlebih meski mengubah dirimu,sifat aslimu pasti akan ketahuan. Terus lebih baik ditolak sekarang dan jadilah diri sendiri(Roy)


Eh?!Ditolak??(Tania)


Roy,belum tentu dia ditolak(Rehan)


Oh iya,maaf,yg terpenting lakukan saja apa yg terbaik menurutmu(Roy)


baik guru(Tania)


aku bukan gurumu(Roy)


Setelah perbincangan yang panjang,mereka bertiga pun pergi ke toko Donat yg telah mereka rencanakan sebelumnya.


dan saat ini mereka bertiga tengah makan di tempat yg telah di sediakan oleh Toko. dan sedari tadi Roy memperhatikan Tania,karena ia heran melihat Tania makan Donat sangat banyak.


Aku tak mengerti,tubuhmu yg kecil bisa makan sebanyak itu(Roy)


beda lagi kalau buat manisan(Tania)


iya tuh,manisan ada ruang tersendiri(Rehan)


Hm iya,kata Tania sembari menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Tapi syukurlah semua berjalan lancar(Tania)


ya aku berhasil memutus hubungan muridku(Roy)


eh memutus hubungan?!(Tania)


kalau begitu,aku pergi duluan(Roy)


kemana?(Rehan)


Masjid,kata Roy yg terlihat kecewa


ternyata kau betulan kecewa?(Rehan)


Hm?(Tania)


***KEESOKAN HARINYA**


Saat ini Roy tengah melamun dg posisi kedua tangan menempel di dagu,dan tiba tiba Rehan datang dan sedikit berteriak.


Gawat nih,Roy!(Rehan)


Hm?(Roy)


Ikut sini deh(Rehan)


Ada apa Roy?kursiku baru saja hangat nanti dingin lagi(Roy)


Rehan tak mempedulikan perkataan Roy dan ia pun menunjukkan sesuatu yang tidak bisa dipercaya oleh Roy sendiri.


Coba lihat deh (Rehan)


Hm?!(Roy)


Ternyata,yg ingin ditunjukkan Roy adalah Seorang gadis berjilbab yg tengah berdiri didepan kelas,siapa lagi kalau bukan Tania.


menurut Rehan,ekspresi Tania saat melamun sangat mirip Dg Roy,bahkan melebihi kelesuan Roy.


Dia benar-benar menguasai kelesuan!batin Rehan.


Ada apa,tuh?padahal biasanya dia semangat,batin Roy.



terlebih dia membalikkan kepalanya 45 derajat tanpa alasan khusus...sudut sekaligus lirikannya itu...jilbab putih yg terkibas angin...batin Roy.


Kalau dipikir-pikir malahan Tania-san yg terlihat lebih mager(Roy)


apa yg sebenarnya terjadi?(Rehan)


apa ada kaitannya dengan orang yg dia suka?(Rehan)


mungkin dia ditolak mentah-mentah?(Roy)


Bukan,kita masih belum tahu. pokoknya,mungkin kita biarkan saja dia sendiri(Rehan)


***********


*Saat ini Para murid² tengah mengikuti Pelajaran saat ini,dan seorang guru merasa muridnya yg ada kurang.


Tania kemana?tidak masuk ya?tanya guru tersebut


pola ini... jangan² dia tidur di toilet kayak Roy,batin Rehan.


Tak lama gadis yg dibicarakan,yaitu Tania telah muncul.


Tania kau darimana saja? pelajaran sudah dimulai,kata guru


aku habis berdansa dg angin Utara...itulah jawaban yg keluar dari Mulut Tania yg membuat semua orang melongo karenanya.


Oy Roy...saking ahlinya aku tak paham omongannya..bisik Rehan.


kalem,aku tak mengerti kok,bisik Roy.


SKIP


Saat ini Roy dan Rehan tengah mengikuti Tania, karena penasaran kenapa sifat Tania tiba tiba berubah.

__ADS_1


Sepertinya Tania-san punya cara magernya sendiri(Rehan)


biarpun aku mantan gurunya,jalan magernya sangat berbeda dengan ku(Roy)


Ya...mungkin dia bisa melihat dunia yg tidak bisa dilihat oleh orang biasa seperti ku(Rehan)


Aku suka sama kamu,tapi sekarang aku sudah tak membutuhkanmu.


bukan,ini bukan salahmu,aku cuma mulai merasa bosan...Terima kasih atas segalanya. Dah,kata Tania sembari ia pergi dari sana.


Aku sengaja menaruh susu strawberry disana,supaya ia langsung bahagia melihatnya...(Rehan)


Tania-san yg kita kenal sudah lenyap(Roy)


Ya...(Rehan)


Setelah itu Roy dan Rehan pun kembali mengikuti Tania. dan mereka mendapati Tania sedang Membeli minuman kaleng.dan anehnya Tania tidak membeli susu strawberry kesukaannya,malah ia membeli Teh hitam.


Tapi sekarang ia terlihat dewasa seperti yg diharapkannya(Rehan)


Benar juga(Roy)


Setelah membeli minuman,Tania pun berjalan lagi,entah kemana ia akan pergi,tapi Roy dan Rehan tetap mengikutinya.


Kalau Tania berubah karena keinginannya,kita biarkan saja begitu(Rehan)


Rehan,lihat kenapa Tania mau masuk ke ruangan yg dilarang itu?(Roy)


Entahlah sebaiknya kita hentikan dia...HEI HENTIKAN TANIA!!(Rehan)


Karena Tania tidak merespon,Roy pun menghentikan jalannya Tania dg cara menggendongnya.


Tania-san di sana ada tulisan "Dilarang Masuk"(Roy)


Hampir saja ya...karena tubuh Tania pendek,jadi dia tak melihat tanda larangannya(Rehan)


aku akan turunkan sedikit(Rehan)


kalau kita sependek Tania,kayaknya kita bakal gk sadar dg apa yg disadari oleh orang lain(Roy)


malahan aku khawatir kalau didekat perlintasan kereta(Roy)


kalau itu sih tak masalah,emangnya kau pikir Tania sependek apa?


Hah!AKU PAHAM SEKARANG!!(Tania)


Guru dan Rehan-kun memang hebat,lagi lagi aku mengagumi kalian(Tania)


Eh!Apanya?(Roy)


Ada apa Tania?(Rehan)


Haah,aku lega karena masalahku terpecahkan,terima kasih banyak!(Tania)


Sudah jelas sih,mana ada maskot yg menguasai manusia kan?(Tania)


memang ada yg membuatmu khawatir Tania?(Rehan)


Ah iya!belakangan ini maskot sering muncul di tv kan?makanya aku sangat kepikiran.


beberapa maskot sangat kecil bagi orang dewasa,sebenarnya siapa yg ada di maskot itu?


Aku jadi kepikiran...,namun karena kalian aku jadi gk kepikiran deh,sekali lagi terima kasih Guru, Rehan-kun(Tania)


Ya...sama sama(Rehan)


Hm(Roy)


PULANG SEKOLAH


Saat Tanaka mengambil sepatu yg ada di lokernya,ia menemukan kertas yg bertuliskan...


SURAT TANTANGAN


sepertinya hari damaiku tak akan datang.batin Roy


 

__ADS_1


**BERSAMBUNG***


 


__ADS_2