Rusuk Tertukar

Rusuk Tertukar
Bab 3


__ADS_3

Setelah di lamar di pertemuan pertama, kini Aisyah resmi menjadi tunangan seorang Devano Ardian, seorang aktor papan atas. Yang banyak di kagumi setiap kalangan, mau itu ibu-ibu, remaja semua ikut mengilai dirinya.


Setiap gadis mendambakan agar dapat menjadi istrinya, namun wanita yang beruntung yang berhasil membuat hati Devano berlabuh adalah si pemilik hati Aisyah Lestari.


"Sudah sampai di hotel, Ay?" Tanya Devano dengan suara sensual yang mampu meleburkan karang di lautan. Walau sudah mendapat gelar sebagai calon istri, Aisyah tetap masih berdegup bagai genderang mau perang. Itu sih kata DP.


"Iya kak.


Makasih ya kak, udah ngasih saya hadiah. Dan ngizinin saya mewujudkan salah satu mimpi saya, sebelum menjadi istri kakak." tutur Aisyah bersyukur.


"Iya, Sayang. Buat kamu apa sih yang gak, kalau kamu minta aku ambil bintang di dasar lautan juga pasti aku minta penyelam untuk bantu ambil lin, Hahahaha." kekeh Devano menggoda sang calon istri.


"Gombal ih kak, " Aisyah ikut terkekeh geli, "Aku gak butuh bintang yang ada di langit atau di lautan kak." lanjut nya, "Kan saya udah punya satu bintang, kakak adalah satu-satunya bintang terindah buat saya."


Aisyah membalas gombalan Devano, kedua nya saling mengungkapkan perasaan masing-masing tanpa segan. Toh tak lama lagi keduanya akan terus bersama dalam suka dan duka.


********


Aisyah yang sejak kecil bermimpi ingin keling dunia, atau setidak nya bisa keluar negeri selalu terhalang langkah nya oleh orang tua. Ayah dan ibu Aisyah tidak mengizinkan dirinya pergi jauh, apa lagi naik pesawat.


Karena takut terjadi sesuatu yang buruk pada putri satu-satunya. Saat Rio melanjutkan studi di luar negeri, Aisyah sempat merajuk hingga pergi dari rumah. Karena beranggapan orang tua nya pilih kasih pada sang kakak.


Namun kali ini, sudah tidak ada yang bisa mencegah nya pergi. Karena dia memohon pada sang ayah di hadapan Devano, sambil menangis. Dan Devano ikut membujuk orang tua Aisyah sehingga di beri izin. Karena itu merupakan permintaan pertama dan terakhir dia sebelum menjabat sebagai seorang istri.


Awwkh

__ADS_1


"Sorry,


Area you okay, miss?"


"Okay gimana, kamu tidak lihat saya kesakitan." Ia menggerutu sambil terus mengusap lutut nya yang nyeri akibat tertabrak koper.


"Is okay." Karena tidak ingin repot berurusan dengan orang asing, hingga berdalih dengan berkata baik-baik saja.


"Mba yakin?" Ternyata si bocah adalah orang Indonesia juga. Aisyah meluruskan tubuh nya, mencoba menggerak-gerakkan lututnya. "Saya rasa kamu tidak baik-baik saja. Biar saya bantu duduk. "


"Eeh, mau ngapain?" Tolok nya mengangkat ke dua tangan ke udara. Saat pria itu hendak memegang tangan nya bermaksud memapahnya.


"Mba, saya gak berniat jahat kok. Cuma mau bantu saja, karena kaki Mba kan lagi sakit."


"Ya salah kamu, jalan gak pake mata." Ujar nya jutek.


Aisyah semakin kesal karena bukan nya minta maaf dengan tulus tu bocah malah ngeledek, karena salah bicara.


"Nyebelin banget sih."


"Mau di bantuin gak?" tawar nya, "Mau gak mau harus mau saya bantuin." lanjut nya lagi memaksa.


"Lah, kok maksa."


"Karena saya orang yang bertanggung jawab. Kalau sudah melakukan kesalahan maka harus berani bertanggung jawab. Apa lagi buat kesalahan nya sama cewek, sebagai pria sejati tidak boleh lari dari tanggung jawab."

__ADS_1


Aisyah merasa geli mendengar ucapan pria yang terlihat seperti bocah. Tanggung jawab, emang dia abis ngapain sama Aisyah.


"Apa lagi cowok ganteng kayak saya gini."


Uek??


"Lah kok muntah, Mba? Jadi dua x tanggung jawab dong."


"Ngomong apaan sih kamu! "


"Harus tanggung jawab sama anak nya juga dong."


Aisyah tiba-tiba merasa pusing, kepada berdenyut melihat kelakuan baca bau kencur yang sudah membuat kakinya biru. Yang dari tadi ngoceh gak jelas tentang tanggung jawab.


Karena takut pingsan, akhirnya dia berjalan dengan kaki tertatih karena menahan ngilu. Namun tiba-tiba ia kehilangan keseimbangan dan hampir jatuh. Lalu tanpa sadar kedua tangan sudah melingkar di bahunya. Bocah yang bernama Riko itu lah si pemilik tangan tersebut.


Mata Aisyah membulat, ia pun bergegas melepaskan kan diri dari pelukan Riko.


"Kamu ngapain?"


"Abis nangkap gajah jatuh dari langit." Jawab Riko santai sambil menebar senyum cerah di wajah nya.


"What?" Aisyah yang awal nya ingin marah karena di sentuh oleh nya tiba-tiba lebih kesal dengan kata gajah.


"Biasa nya gajah itu untuk di tunggangi, tapi hari ini malah saya di timpa gajah." ledek nya, Aisyah mendelik menatap tajam pada nya.

__ADS_1


"Tapi ya, saya tetep bersyukur sih, soal nya gajah nya cantik. Dan menggemaskan."


"Hehehe..."


__ADS_2