
Di aula istana sedang diadakan persiapan untuk acara pengangkatan permaisuri banyak tamu tamu penting dan anggota kerajaan lain yang akan datang nantinya karena kerajaan zovan adalah kerajaan terbesar di seluruh daratan cina.
Sementara di kediaman phoenix Mayleen sedang berdandan dibantu oleh Li wei. Dia memakai pakaian khas permaisuri karajaan dengan make up tipis yang semakin menambah kecantikannya. Li wei beberapa kali berdecak kagum dengan kecantikan Mayleen ,sungguh orang yang menghina wajah jie jie nya adalah orang yang bodoh.
Mayleen tetap memakai cadar begitu juga Li wei. Mayleen berjalan menuju aula istana diikuti Li wei dan beberapa dayang(pelayan) lainnya.
Sampai disana sudah hadir beberapa anggota kerajaan lain termasuk kerajaan Xiao. Saat memasuki aula Mayleen memancarkan aura tegas dan kedewasaannya. Banyak orang yang sedikit terkejut akan aura yang dimiliki Mayleen tapi cepat cepat mereka segera menormalkan keterjutannya.
Sementara Kaisar Fang Ling yang sudah berada di singgah sananya hanya menampilkan ekspresi datar dan dingin Mayleen pun tak kalah dingin. Mayleen melangkah dan duduk di singgah sana di sebelah kaisar Fang Ling. Acara pengangkatan di mulai berbagai tarian dan pertunjukan musik di tampilkan hingga membuat Mayleen bosan karena tariannya hanya melenggak lenggokkan tubuh dengan pakaian terbuka sementara pertunjukan musik sungguh sangat membosankan.
Hingga sampailah di acara pertunjukan bakat dari para putri dan permaisuri dari kerajaan lain. Ada yang menari dan ada yang bermain musik dan lain lainnya yang pasti khas bakat wanita kerajaan Zaman dahulu. Mayleen hanya memperhatikan saja sementara Kaisar Fang Ling memasang wajah datar seperti tembok. 'Yaelah orang disamping ini apa gak karatan ya diem aja ya wajar sih diem memancarkan kepemimpinan tapi ya jangan terlalu'. Batin Mayleen jengah.
__ADS_1
"Permaisuri bisakah anda menampilkan bakat anda? ".Tanya You Ling saudara tiri Mayleen lebih tepatnya anak selir You.
Untuk sesaat Mayleen menyeryit kemudian tersenyum miring dibalik cadarnya. 'Mau bermain main denganku baiklah ayo'.
"Baiklah".Jawab Mayleen yang memuat You Ling tersenyum karena rencana nya untuk mempermalukan Mayleen berhasil.Lagi pula Mayleen tak mungkin menolak karena pertanyaan itu ditanyakan di depan banyak orang jika dia menolaknya itu hanya akan mempermalukan dirinya.
Sementara disisi lain Li wei sangat cemas karena dia tahu betul bahwa sejak kecil jie jie nya tidak memiliki bakat apa pun karena itu dia sering dihina dan dikucilkan. 'Semoga jie jie baik baik saja'. Li wei merapalkan doa didalam hati.
Mayleen melangkah ketengah tengah aula dia meminta sorang pelayan untuk mengambilkannya guqin pelayan tersebut hanya menuruti perintah Mayleen dan segera mengambilkan guqinnya.
Mayleen duduk dikursi yang tersedia ditengah tengah aula. Pelayan yang dia suruh memeberikan guqin yang ia minta. Maylen memainkan guqin dengan sangat merdu dan ia mulai bernyanyi mengikuti nadanya. Banyak orang yang terkejut karena Maylen bisa menyanyi dan bermain guqin tapi Mayleen hanya santai sambil fokus menyanyi dan memetik guqin. Alunan nadanya terdengar sangat lembut dan merdu membuat orang yang mendengarnya seakan terhanyut dalam alunan nada. Li wei sungguh tak menyangka sejak kapan jie jie nya bisa menyanyi dan memainkan alat musik. Sebenarnya Mayleen baik dikehidupan yang dulu dan yang sekarang sangat suka menyanyi dan dikehidupan yang dulu dia sangat pandai memainkan alat musik jadi hal itu sangatlah mudah baginya apalagi dia menguasai beberapa bahasa asing.Tetapi lagu ini ia nyanyikan dengan bahasa mandarin lagu yang dikarangnya langsung dari mulutnya sangat sesuai dengan irama guqin. setelah ia mengakhiri pertunjukkannya semua orang hanya diam sampai
__ADS_1
1 detik
2 detik
3 detik
4 detik
proook prook prook prook prook
Suara tepuk tangan semua orang terdengar sangat nyaring.
__ADS_1